Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Emosi Bapak Anaknya Dikeroyok hingga Meninggal, Nadirin: Nyawa Balas Nyawa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Emosi Bapak Anaknya Dikeroyok hingga Meninggal, Nadirin: Nyawa Balas Nyawa

R. Izra
Last updated: Desember 30, 2025 4:16 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ayah korban pengeroyokan, Nadirin (tengah) sedang berdoa beraama pelayat.
Ayah korban pengeroyokan, Nadirin (tengah) sedang berdoa beraama pelayat.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Nadirin dan keluarganya masih berduka. Anaknya yang merupakan pesilat Pagar Nusa Semarang, tewas. Tragisnya, sang anak tewas karena dikeroyok rame-rame di jalanan.

Di rumah duka, suasananya berat. Ayah korban, Nadirin, bicara pelan tapi jelas penuh emosi.

“Ya tentu keluarga kami harus mendapat keadilan. Nyawa anak saya harus diganti nyawa juga,” ucapnya, Senin (29/12/2025) malam.

Bacaaja: Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang
Bacaaja: Tiga Kreak Ditangkap setelah Keroyok Pesilat Pagar Nusa hingga Tewas di Demak

Sepintas pikirannya kriminal, tapi sepertinya itu cara ayah korban meluapkan emosi kehilangan.

Nadirin minta polisi serius usut kasus pengeroyokan anaknya di jalanan Semarang–Demak pada Jumat (26/12/2025) dini hari.

Korban malam itu baru pulang dari kopdar Pagar Nusa lintas daerah. Harusnya perjalanan biasa. Tapi di jalan, situasinya berubah jadi mimpi buruk.

Pelakunya diduga rombongan tukang balap liar pegiat skateboard. Nadirin nyebut ada pelaku yang mukul pakai papan skateboard dan hustru itu yang paling fatal.

“Jangan hanya memburu geng motor. Buru juga geng skateboard,” katanya.

Peristiwa pengeroyokan ini terekam kamera. Videonya cepat menyebar. Media sosial langsung penuh potongan adegan pengeroyokan.

Di salah satu video, terlihat puluhan orang berkerumun. Korban sudah babak belur. Bibirnya jontor, pelipis memar, darah mengalir di wajah.

Meski begitu, korban masih sadar. Ia terlihat jongkok sambil memohon belas kasihan. Tapi permintaan itu tak banyak berarti.

Video lain memperlihatkan pukulan dan tendangan datang bertubi-tubi. Korban tak diberi kesempatan berdiri. Begitu jatuh, kekerasan justru makin brutal.

Tubuhnya diinjak. Ada juga yang menghantam dengan benda keras. Amukan terjadi di tengah kerumunan.

Dari puluhan orang di lokasi, hanya satu-dua yang mencoba melerai. Tapi usaha itu tenggelam. Wajah-wajah beringas lebih mendominasi.

Yang paling menyayat, ada rekaman korban sudah lemas dan tengkurap di pedestrian. Namun teriakan dan intimidasi belum berhenti.

Polisi akhirnya datang dan mengevakuasi korban. Ia dibawa ke RS Pelita Anugerah Mranggen, Demak. Tapi nyawanya tak tertolong. (bae)

You Might Also Like

Nasib Bripda Rio Eks Brimob Aceh setelah Gabung Tentara Bayaran Rusia, Menkum Buka Suara

Waduh! Pemilik Akun TikTok Provokasi Penjarahan Rumah Pejabat Ditangkap Polisi, Hati-hati Sebar Konten Provokatif!

Santuy Banget Beli Alphard Pakai Duit Proyek, Bapak Anak Diciduk

Prabowo Rehabilitasi Ira Puspadewi, Status Terpidana Resmi Gugur

Ribuan Pil Terlarang Disita dari Penghuni Kos di Purwokerto

TAGGED:geng motorgeng skateboardpagar nusapengeroyokanpesilat pagar nusatewas dikeroyok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Superflu Lagi ‘Ganas’ di New York, UGD Sampai Kewalahan
Next Article Romo Mudji Sutrisno. Romo Mudji ‘Pulang ke Keabadian’ Diantar Kereta, Dimakamkan di Girisonta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Polisi Kembali Membunuh? Polisi Tewas Dianiaya Polisi di Asrama Polisi Polda Sulsel

Februari 23, 2026
Hukum

Gelapkan Kredit, Pegawai BNI Semarang Dituntut 5,5 Tahun Bui

Oktober 13, 2025
Dwi Hartono, mahasiswa S2 UGM, residivis ijazah palsu, dan otak pembunuhan Kacab Pembantu BRI Cempaka Putih.
Hukum

Jejak Dwi Hartono di Semarang: Jebolan Fakultas Kedokteran, Residivis Ijazah Palsu, Kini Dinonaktifkan UGM

Agustus 28, 2025
Jajaran pejabat FH Untag Semarang menunjukkan bukti proses doktoral Bupati Fadia Arafiq, Rabu (11/3/2026). (ist)
Hukum

Dugaan Joki hingga Mahasiswi ‘Super Cerdas’, Kuliah S3 Fadia Arafiq di Untag Disorot

Maret 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Emosi Bapak Anaknya Dikeroyok hingga Meninggal, Nadirin: Nyawa Balas Nyawa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?