Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo

R. Izra
Last updated: Agustus 10, 2026 1:39 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
SAKSI SIDANG--Kepala Desa Sidoluhur, Sudardi duduk di kursi roda saat bersaksi di sidang korupsi Bupati Pati, Sudewo, di Semarang, Senin (10/8/2026). (bae)
SAKSI SIDANG--Kepala Desa Sidoluhur, Sudardi duduk di kursi roda saat bersaksi di sidang korupsi Bupati Pati, Sudewo, di Semarang, Senin (10/8/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sidang kasus korupsi Bupati Pati nonaktif, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/8/2026), punya pemandangan berbeda.

Seorang saksi harus mengikuti persidangan dari atas kursi roda. Ia adalah Sudardi, Kepala Desa Sidoluhur, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.

Sudardi bukan datang sebagai penonton. Ia dihadirkan Penuntut Umum KPK untuk memberikan kesaksian dalam perkara yang menjerat Sudewo.

Bacaaja: Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang
Bacaaja: Sudewo Raja Tega? Peras Calon Perangkat Desa di Pati Rp2,49 Miliar

Kondisinya terlihat cukup memprihatinkan. Sudardi duduk di kursi roda saat memasuki ruang persidangan.

Meski begitu, ia tetap bersedia memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

Kondisi Sudardi menarik perhatian majelis hakim. Hakim kemudian menanyakan kondisi kesehatan saksi tersebut.

Sudardi menjelaskan dirinya sedang mengalami sakit yang cukup parah. Kondisi itu membuatnya harus menggunakan kursi roda.

“Kepala saya sakit, otak saya juga sakit dan bisa dikatakan cukup parah. Jadi saya harus menggunakan kursi roda,” kata Sudardi di ruang sidang.

Ia juga mengingatkan hakim bahwa kondisi kesehatannya bisa memburuk selama memberikan kesaksian.

“Nanti kalau saya semakin parah saya izin, Yang Mulia. Karena ini saja saat tangan saya kepal rasanya sampai ke otak,” ujarnya.

Majelis hakim kemudian memastikan kondisi Sudardi. Hakim memberikan izin jika kondisi kesehatannya memburuk, ia bisa meninggalkan persidangan dan tidak perlu memaksakan diri mengikuti seluruh proses sidang.

Sudardi menjadi salah satu dari lima saksi yang dihadirkan KPK.

Empat saksi lainnya yakni Sumindar selaku Plt Sekretaris Desa Sidoluhur, Ria Erlita Sari, Mohammad Suyanto, dan Joko Lastari yang merupakan warga Sidoluhur, Jaken, Pati.

Kelima saksi tersebut dimintai keterangan terkait dugaan pemerasan dalam pengisian perangkat desa serta penyetoran uang kepada sejumlah pihak.

“Saksi yang kami hadirkan terkait pengisian perangkat desa dan penyetoran uang ke sejumlah pihak, Yang Mulia,” terang pihak KPK kepada majelis hakim. (bae)

Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades Sudardi dari Pati Bersaksi di Sidang Sudewo

BACAAJA, SEMARANG – Sidang kasus korupsi Bupati Pati nonaktif, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/8/2026), punya pemandangan berbeda.

Seorang saksi harus mengikuti persidangan dari atas kursi roda. Ia adalah Sudardi, Kepala Desa Sidoluhur, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.

Sudardi bukan datang sebagai penonton. Ia dihadirkan Penuntut Umum KPK untuk memberikan kesaksian dalam perkara yang menjerat Sudewo.

Kondisinya terlihat cukup memprihatinkan. Sudardi duduk di kursi roda saat memasuki ruang persidangan.

Meski begitu, ia tetap bersedia memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

Kondisi Sudardi menarik perhatian majelis hakim. Hakim kemudian menanyakan kondisi kesehatan saksi tersebut.

Sudardi menjelaskan dirinya sedang mengalami sakit yang cukup parah. Kondisi itu membuatnya harus menggunakan kursi roda.

“Kepala saya sakit, otak saya juga sakit dan bisa dikatakan cukup parah. Jadi saya harus menggunakan kursi roda,” kata Sudardi di ruang sidang.

Ia juga mengingatkan hakim bahwa kondisi kesehatannya bisa memburuk selama memberikan kesaksian.

“Nanti kalau saya semakin parah saya izin, Yang Mulia. Karena ini saja saat tangan saya kepal rasanya sampai ke otak,” ujarnya.

Majelis hakim kemudian memastikan kondisi Sudardi. Hakim memberikan izin jika kondisi kesehatannya memburuk, ia bisa meninggalkan persidangan dan tidak perlu memaksakan diri mengikuti seluruh proses sidang.

Sudardi menjadi salah satu dari lima saksi yang dihadirkan KPK.

Empat saksi lainnya yakni Sumindar selaku Plt Sekretaris Desa Sidoluhur, Ria Erlita Sari, Mohammad Suyanto, dan Joko Lastari yang merupakan warga Sidoluhur, Jaken, Pati.

Kelima saksi tersebut dimintai keterangan terkait dugaan pemerasan dalam pengisian perangkat desa serta penyetoran uang kepada sejumlah pihak.

“Saksi yang kami hadirkan terkait pengisian perangkat desa dan penyetoran uang ke sejumlah pihak, Yang Mulia,” terang pihak KPK kepada majelis hakim. (bae)

You Might Also Like

Viral Lagi Mabuk dan Ngaku Mau Rampok Uang Negara, Anggota F-PDIP DPRD Gorontalo Langsung Dipecat

IHSG Rontok! Dua Hari Berturut Kena Trading Halt, Ekonomi Indonesia Bakal Ambruk?

Program Sekolah Rakyat Telan Rp4 Triliun

Ombudsman Jateng Ikut Turun Tangan Desak Bank Mandiri Transparan: Jangan Main Gelap-gelapan

Wali Kota Nggak Pilih-Pilih Warga

TAGGED:bupati pati nonaktifheadlinekades sidoluhurpatisidang sudewosudardisudewotipikor semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TURNAMEN FREE FIRE--Pemain Free Fire sedang bertanding dalam Clash Squad 4V4 Tournament Warmindo Mayoritas, Sabtu (8/8/2026). (ist) Kejutan Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas, SU HIGH Naik Podium Juara
Next Article CALON TUNGGAL - Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI. Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Begini Respons DPR

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nrimo Ing Pandum, Jalan Jawa Menuju Hati Tenang

Wayang Jadi Jurus Dakwah Sunan Kalijaga

Warga Takut Kasus Geotermal Dieng Terulang di Gunung Ungaran

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mendorong seluruh personel untuk mengenali kondisi tubuh melalui pelaksanaan Daily Health Checking. Pemeriksaan rutin kesehatan ini dilakukan bagi personel sebelum memulai aktivitas kerja.

PLN Icon Plus Dorong Penerapan Budaya HSSE melalui Daily Health Checking

AKSI DI GUBERNURAN--Warga yang melakukan aksi jalan kaki dari Gedong Songo membaur dengan massa aksi Jateng Guyub di depan Gubernuran, Semarang, Kamis (24/9/2026). (bae)

Jalan Kaki dari Gedong Songo, Warga Suarakan Penolakan Geotermal di Gubernuran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

AKBP Basuki berdiri usai jalani sidang di PN Semarang, Rabu (11/3/2026). (bae)
Hukum

Jaksa Ungkap Kejamnya AKBP Basuki: Teman Wanitanya Sekarat, Eh Malah Ditinggal Tidur

Maret 11, 2026
Ilustrasi tawuran.
Hukum

Janjian Duel via Instagram, Dua Geng Magelang Malah Berujung Ditangkap

Juni 30, 2026
Sirkular

Groundbreaking PSEL Semarang Raya Ditarget Desember

September 8, 2026
Daerah

PLTSa Jatibarang, Impian Besar yang Tumbang Gara-Gara Gas Seret

Oktober 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sakit dan Pakai Kursi Roda, Kades dari Pati Tetap Bersaksi di Sidang Sudewo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?