Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ini Cara Pemprov Bikin Layanan Terasa Lebih Dekat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Ini Cara Pemprov Bikin Layanan Terasa Lebih Dekat

Pelayanan publik itu bukan lomba siapa paling cepat. Kadang, yang dicari warga cuma satu: didengar. Jawa Tengah paham betul soal itu. Di era serba aplikasi dan notifikasi, Pemprov Jateng mencoba satu hal sederhana tapi penting, bikin negara terasa hadir, bukan sekadar respons otomatis.

T. Budianto
Last updated: Desember 28, 2025 8:54 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
APLIKASI JNN: Kadinas Komunikasi dan Informatika Jateng, Agung Hariyadi membuka aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN) di gawai miliknya. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, pendekatan pelayanan publik di Jawa Tengah pelan-pelan digeser. Bukan hanya soal cepat beres, tapi juga soal rasa dekat. Birokrasi tak lagi menunggu laporan datang, tapi aktif membuka pintu, baik lewat layar ponsel maupun ruang layanan fisik.

Upaya itu dirajut lewat Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN). Aplikasi resmi Pemprov Jateng yang tampil sederhana, tapi membawa pesan besar: pemerintah siap disapa kapan saja. Lewat JNN, warga bisa cari informasi, menyampaikan aspirasi, hingga mengadu soal pelayanan publik, semua cukup dari genggaman.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jateng, Agung Hariyadi menyebut,  JNN sebagai jembatan yang memangkas jarak antara pemerintah dan masyarakat. Fitur-fitur di dalamnya terus dikembangkan agar relevan dengan kebutuhan warga yang dinamis.

Isinya pun lengkap. Mulai dari kanal pengaduan 24 jam, call center 150945 (Isogas), berita seputar Jawa Tengah, bursa kerja terhubung e-Makaryo, info Trans Jateng, cek pajak kendaraan, layanan Dukcapil, daftar fasilitas kesehatan, sampai ruang Zilenial buat generasi muda. Bahkan fitur khusus Mudik Natal dan Tahun Baru juga disiapkan.

Baca juga: 3,8 Juta Warga Manfaatkan Layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis Pemprov Jateng

Di fitur mudik ini, warga bisa memantau kondisi lalu lintas, lokasi posko, rest area, CCTV keramaian, cuaca, fasilitas kesehatan, sampai titik SPKLU. Jadi sebelum berangkat, bisa cek situasi dulu, nggak cuma modal nekat dan doa.

Sejak diluncurkan Gubernur Ahmad Luthfi pada Agustus 2025, JNN mulai menemukan tempat di ponsel warga. Hingga Desember, aplikasi ini sudah diunduh 7.034 pengguna. Dari sana, ribuan suara masuk.

“Total aduan mencapai 9.247 laporan, dan 3.020 di antaranya berasal langsung dari aplikasi JNN,” kata Agung. Angka yang menunjukkan satu hal: warga mulai percaya untuk bersuara.

Dari laporan tersebut, sekitar 59 persen atau 5.449 aduan sudah ditangani. Sisanya masih berproses. Bagi Pemprov Jateng, ini bukan sekadar statistik, tapi tanda bahwa masyarakat ikut terlibat mengawasi jalannya pemerintahan.

Jalur Offline

Meski begitu, Pemprov sadar betul: tidak semua orang nyaman dengan aplikasi dan layar sentuh. Karena itu, jalur offline tetap dirawat lewat program Kantor Gubernur Rumah Rakyat.

Di sini, warga bisa datang langsung. Duduk, ngobrol, dan menyampaikan keluhan tanpa sekat formalitas berlebihan. Kantor gubernur bukan cuma tempat rapat, tapi ruang layanan.

Rumah Rakyat tak hanya ada di Semarang. Layanan serupa juga tersedia di eks kantor Bakorwil Pati, Solo, dan Banyumas. Pemerintah yang mendekat ke warga, bukan sebaliknya.

Aduan yang masuk pun beragam, mulai dari jalan rusak, lampu penerangan, fasilitas umum, layanan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial. Semua jadi bahan evaluasi sekaligus alarm dini bagi pemerintah. “Masyarakat ikut mengontrol program pemerintah. Dari laporan itu, kekurangan bisa segera diperbaiki,” ujar Agung.

Baca juga: Pemprov Jateng Buka Hotline Aduan Menu MBG, Lapor Kalau Nemu Masalah!

Di titik ini, pelayanan publik menemukan maknanya. Negara hadir, mendengar, lalu bergerak. Dari aplikasi di ponsel sampai ruang tatap muka sederhana. JNN dan Kantor Gubernur Rumah Rakyat jadi cermin arah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin: responsif, inklusif, dan membumi. Teknologi bukan untuk menjauhkan, tapi mendekatkan. Tatap muka tetap dijaga agar sentuhan manusiawi tak hilang.

Di Jateng negara sekarang bisa dihubungi lewat aplikasi dan didatangi langsung. Tinggal satu PR kecil: semoga laporan warga nggak cuma “dibaca”, tapi juga benar-benar bikin perubahan. Bukan sekadar centang hijau tanda sudah diterima. (tebe)

You Might Also Like

Dituding Terima Uang Tutup Mulut, AMPB Duga Ada Pihak Sengaja Adu Domba Demonstran dan Ojol

Warga Pati Syukuran Gelar Tumpengan Usai Bupati Sudewo Kena OTT KPK

Kawin Anak di Semarang Kini Nggak Bisa Asal Gas

Pelaku Bakar Mobil dan Pos Polisi saat Demo Ricuh Semarang Akhirnya Ketangkep

Soal Kebakaran dan Kekeringan, PDAM: Air Gratis

TAGGED:ahmad luthfiheadlinejnnpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article UMK Rp5 Jutaan Cuma di Jabodetabek, Jateng Masih Jaga Jarak
Next Article Taj Yasin: Wayang Nggak Cuma Buat Orang Tua

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Ombak Lagi Ganas, HNSI Jateng: Jangan Pertaruhkan Nyawa

Januari 20, 2026
Hukum

Wabup Sukoharjo: “Pemerintahan Normal, Kami Tunggu Penjelasan KPK”

Juli 11, 2026
Fokus

Semarang Cetak Rekor Dunia, 288 Ribu Orang Nyanyikan Mars MTQ

September 13, 2026
Info

Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih

Juni 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ini Cara Pemprov Bikin Layanan Terasa Lebih Dekat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?