BACAAJA, SEMARANG – Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas menghadirkan kejutan. Tim yang biasanya jadi langganan juara justru harus tersingkir lebih awal.
Di tengah persaingan itu, SU HIGH malah tampil mengejutkan. Tim yang sudah lama tidak mengikuti turnamen akhirnya kembali dan langsung mengamankan gelar juara.
Turnamen yang digelar Sabtu (8/8/2026) ini diikuti hampir 40 tim dari komunitas Free Fire RIKAS Semarang. Kompetisi kembali digelar karena antusias para pemain masih tinggi dan banyak yang ingin turnamen rutin terus berjalan.
Bacaaja: Mode Clash Squad Kian Ngetren, Turnamen FF 4v4 di Warmindo Mayoritas Dipenuhi Peserta
Bacaaja: Gratis! Pelajar SMP Semarang Bisa Adu Skill Free Fire di K-RUSH
CEO RIKAS, Setiawan Abdur Rouf, mengatakan jalannya pertandingan cukup sengit. Hasil akhirnya juga di luar perkiraan karena beberapa tim kuat gagal melaju jauh.
“Beberapa tim yang selama ini dikenal sebagai langganan juara justru harus gugur di babak awal,” ujar Setiawan, Minggu (9/8/2026).
Kondisi itu menjadi kesempatan bagi tim lain untuk mengambil alih podium. SU HIGH yang sudah lama absen dari kompetisi justru berhasil memanfaatkan peluang tersebut.
Tak cuma SU HIGH. KOBOY TZY juga mencatat pencapaian yang cukup menarik. Setelah lama mengikuti berbagai turnamen Free Fire RIKAS, tim ini akhirnya berhasil meraih posisi runner-up.
“KOBOY TZY sudah lama mengikuti turnamen Free Fire RIKAS dan akhirnya berhasil meraih gelar juara dua untuk pertama kalinya,” kata Setiawan.
Hasil akhirnya, SU HIGH menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati KOBOY TZY, sementara tim ‘Semoga Ada Cintanya’ berada di posisi ketiga dan tim ‘Papa Resbob’ finis sebagai juara keempat.
Menurut Setiawan, hasil tersebut menunjukkan bahwa perjalanan setiap tim bisa berbeda. Tim yang belum pernah juara tetap punya kesempatan selama terus mengikuti kompetisi dan memperbaiki permainan.
“Setiap turnamen memiliki arti penting dalam proses perkembangan tim. Pengalaman, evaluasi, dan konsistensi mengikuti kompetisi menjadi bagian dari perjalanan untuk terus berkembang dan meraih prestasi,” ujarnya.
Penyelenggaraaan turnamen ini turut disupport media online bacaaja.co. Kerja sama ini merupakan bagian dari dukungan BacaAja terhadap berbagai kegiatan Gen Z. (bae)
Kejutan Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas, SU HIGH Naik Podium Juara
BACAAJA, SEMARANG – Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas menghadirkan kejutan. Tim yang biasanya jadi langganan juara justru harus tersingkir lebih awal.
Di tengah persaingan itu, SU HIGH malah tampil mengejutkan. Tim yang sudah lama tidak mengikuti turnamen akhirnya kembali dan langsung mengamankan gelar juara.
Turnamen yang digelar Sabtu (8/8/2026) ini diikuti hampir 40 tim dari komunitas Free Fire RIKAS Semarang. Kompetisi kembali digelar karena antusias para pemain masih tinggi dan banyak yang ingin turnamen rutin terus berjalan.
CEO RIKAS, Setiawan Abdur Rouf, mengatakan jalannya pertandingan cukup sengit. Hasil akhirnya juga di luar perkiraan karena beberapa tim kuat gagal melaju jauh.
“Beberapa tim yang selama ini dikenal sebagai langganan juara justru harus gugur di babak awal,” ujar Setiawan, Minggu (9/8/2026).
Kondisi itu menjadi kesempatan bagi tim lain untuk mengambil alih podium. SU HIGH yang sudah lama absen dari kompetisi justru berhasil memanfaatkan peluang tersebut.
Tak cuma SU HIGH. KOBOY TZY juga mencatat pencapaian yang cukup menarik. Setelah lama mengikuti berbagai turnamen Free Fire RIKAS, tim ini akhirnya berhasil meraih posisi runner-up.
“KOBOY TZY sudah lama mengikuti turnamen Free Fire RIKAS dan akhirnya berhasil meraih gelar juara dua untuk pertama kalinya,” kata Setiawan.
Hasil akhirnya, SU HIGH menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati KOBOY TZY, sementara tim ‘Semoga Ada Cintanya’ berada di posisi ketiga dan tim ‘Papa Resbob’ finis sebagai juara keempat.
Menurut Setiawan, hasil tersebut menunjukkan bahwa perjalanan setiap tim bisa berbeda. Tim yang belum pernah juara tetap punya kesempatan selama terus mengikuti kompetisi dan memperbaiki permainan.
“Setiap turnamen memiliki arti penting dalam proses perkembangan tim. Pengalaman, evaluasi, dan konsistensi mengikuti kompetisi menjadi bagian dari perjalanan untuk terus berkembang dan meraih prestasi,” ujarnya.
Penyelenggaraaan turnamen ini turut disupport media online bacaaja.co. Kerja sama ini merupakan bagian dari dukungan BacaAja terhadap berbagai kegiatan Gen Z. (bae)

