BACAAJA, SEMARANG – Mantan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, diterpa isu loncat ke gerbong Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Isu ini sempat menjadi perhatian publik.
Benarkah sosok politikus yang akrab disapa Hendi itu akan mengkhianati PDIP? Spekulasi tersebut semakin berkembang setelah kunjungannya ke Solo menjadi perhatian publik.
Untuk menepis isu tersebut, mantan calon Wakil Gubernur Jateng pada Pilkada 2024 itu menemui Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto.
Bacaaja: PSI Jateng Respons Rumor Hendi, Tegaskan Partai Terbuka untuk Siapa Saja
Bacaaja: Tia Hendi Wakili Indonesia di Forum WHO soal Kota Sehat di Malaysia
Di hadapan Hasto dan sejumlah pengurus DPP PDIP, Hendi meneguhkan ikrar setia kepada partai moncong putih yang telah membesarkan namanya.
Hendi menegaskan sampai saat ini masih menjadi kader PDI Perjuangan dan memiliki Kartu Tanda Anggota atau KTA partai.
“Mboten, saya masih ber-KTA PDIP,” kata Hendi dalam keterangannya pada awal Juli 2026.
Pertemuan Hendi dengan Hasto Kristiyanto pun menjadi sorotan karena keduanya sama-sama memiliki hubungan kuat dengan PDI Perjuangan.
Hasto merupakan salah satu tokoh penting partai, sementara Hendi dikenal sebagai kader PDI Perjuangan yang pernah menjabat Wali Kota Semarang selama dua periode, 2013 hingga 2022.
Sebelum menjadi Walikota, Hendi juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Semarang pada 2010–2013. Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Walikota, Hendi dipercaya menduduki posisi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah atau LKPP.
Adanya rumor mengenai kemungkinan dirinya berpindah partai, Hendi sejauh ini masih menyatakan kesetiaannya kepada PDI Perjuangan.
Pertemuan dengan Hasto Kristiyanto pun menjadi sinyal bahwa komunikasi politik Hendi dengan internal PDI Perjuangan masih berjalan.
Namun, belum ada keterangan resmi mengenai agenda khusus dalam pertemuan tersebut. Hingga kini, Hendrar Prihadi tetap menyatakan dirinya sebagai kader PDI Perjuangan.
Juru bicara PDI Perjuangan Guntur Romli mengunggah foto bersama mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) pada Kamis (23/7/2026).
Dalam unggahannya, Guntur menyebut kedatangan Hendi menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang belakangan ini.
“Hari ini, Kamis 23 Juli 2026 kedatangan Mas Hendi: Hendrar Prihadi,” tulis Guntur pada Threads.
Ia mengulas rekam jejak Hendi yang memimpin Kota Semarang selama dua periode sebagai wali kota (2013–2022), setelah sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota Semarang pada 2010–2013.
Menurut Guntur, berbagai capaian pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan selama kepemimpinan Hendi menjadi alasan dirinya dipercaya memimpin Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada periode 2022–2025.
“Prestasi sebesar itu wajar banyak mata melirik, termasuk bujuk rayu gombal dari luar rumah sendiri,” tulis Hasto.
Sebagai penegasan terhadap rumor yang beredar, Hasto mengunggah foto bersama dan swafoto dengan Hendi.
“Untuk menjawab rumor itu, kami mengabadikan foto bersama & selfie,” tulisnya. (wsn)

