Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Korporasi Jadi Tersangka Korupsi, PT Toba Pulp Lestari Terjerat Kasus Ekspor Bubur Kertas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Korporasi Jadi Tersangka Korupsi, PT Toba Pulp Lestari Terjerat Kasus Ekspor Bubur Kertas

R. Izra
Last updated: September 8, 2026 10:33 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
PENGGELEDAHAN - Ilustrasi tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi. (ist)
PENGGELEDAHAN - Ilustrasi tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Korporasi bisa jadi tersangka korupsi. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan korporasi atau perusahaan perhutanan dan bubur kertas PT Toba Pulp Lestari (TPL) jadi tersangka korupsi transfer pricing dan under-invoicing.

PT Toba Pulp Lestari (TPL) disangka melakukan permainan ekspor bubur kertas dengan perusahaan terafiliasi sejak 2008 hingga 2025.

Permainan ekspor bubur kertas TPL diduga merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp2 triliun.

Penetapan korporasi TPL sebagai tersangka korupsi tersebut diumumkan Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Saiful Bahri Siregar di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Senin (7/9/2026).

“Tim penyidik pada hari ini telah menetapkan korporasi PT TPL Tbk sebagai tersangka,” kata Saiful.

Penetapan itu berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-48/F.2/Fd.2/09/2026 tertanggal 7 September 2026.

Dugaan manipulasi harga dan kode produk

Kasus ini berkaitan dengan aktivitas ekspor bubur kertas yang dilakukan TPL sejak 2008 hingga 2025.

Menurut Kejagung, TPL diduga menjual produk pulp kepada perusahaan yang masih terafiliasi, yakni DP Macau Marketing International Ltd. Sementara penjualan dalam negeri dilakukan kepada Asia Pacific Rayon.

Masalahnya, transaksi ekspor tersebut diduga menggunakan skema under-invoicing. Kejagung menduga ada perubahan atau manipulasi HS Code, kegunaan, hingga harga produk dalam dokumen ekspor.

Produk yang menurut penyidik seharusnya masuk kategori dissolving pulp diduga dilaporkan sebagai paper grade pulp atau bleached hardwood kraft pulp (BHKP).

Perubahan ini menjadi sorotan karena kategori produk berkaitan dengan karakteristik sekaligus nilai jualnya.

Kejagung sebelumnya menyebut kasus ini diduga menyebabkan kerugian keuangan negara sementara sekitar Rp2 triliun.

Namun, angka tersebut belum final. Kejagung masih menunggu hasil penghitungan resmi dari tim auditor.

“Untuk kerugian keuangan negara dalam perkara ini masih dalam proses perhitungan oleh tim auditor. Sementara dari hasil penyidikan kami, diperoleh sementara nilai kerugian sebesar Rp2 triliun,” ujar Saiful pada Agustus 2026.

Jadi, angka Rp2 triliun tersebut masih merupakan hasil sementara penyidikan dan belum menjadi angka kerugian negara final.

Ada pejabat yang bermain

Kejagung juga menduga praktik tersebut tidak berjalan sendirian. Penyidik menemukan dugaan kerja sama antara pihak TPL dengan pejabat yang berwenang agar pengawasan terhadap transaksi tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam kasus ini, dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak berinisial BP dan SR juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya diduga tidak menjalankan pengawasan serta penelaahan terhadap kertas kerja pemeriksaan dan laporan hasil pemeriksaan sesuai program audit yang telah ditentukan.

Kejagung menduga ada uang yang diterima pihak terkait dari TPL. Akibatnya, pendapatan negara yang seharusnya masuk diduga menjadi lebih rendah.

Penyidikan kasus ini juga terus diperluas. Kejagung mengaku telah memeriksa 112 orang saksi, termasuk satu orang yang disebut sebagai kuasa direktur PT TPL.

Penyidik juga telah menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik berdasarkan persetujuan pengadilan.

Dengan ditetapkannya TPL sebagai tersangka korporasi, kasus ini kini semakin serius. Sebab yang sedang dibongkar bukan sekadar persoalan administrasi ekspor, melainkan dugaan rekayasa transaksi yang menurut penyidik berdampak pada penerimaan negara. (*)

You Might Also Like

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Dari K-Pop ke Green Energy: Puan Ajak Korea Investasi Hijau Bareng Indonesia

Ribuan Warga Israel Demo, Netanyahu: “Perang Gaza Tetap Jalan Terus!”

Enam Hari Pencarian, Dua Korban Longsor Pemalang Ditemukan

Sepanjang 2025, Backlog Jateng Turun 274 Ribu

TAGGED:ekspor bubur kertasheadlinekejagungPT Toba Pulp Lestaritersangka korupsitpl
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Asal Bongkar Kebohongan dari Gerakan Mata, Ikuti Trik Ini
Next Article Bersin sampai Menguap, Ternyata Ini Alasannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bersin sampai Menguap, Ternyata Ini Alasannya

PENGGELEDAHAN - Ilustrasi tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi. (ist)

Korporasi Jadi Tersangka Korupsi, PT Toba Pulp Lestari Terjerat Kasus Ekspor Bubur Kertas

Jangan Asal Bongkar Kebohongan dari Gerakan Mata, Ikuti Trik Ini

Ngaku Bawa Air Bersih, Truk Tangki Ini Malah Bawa Jutaan Rokok Ilegal

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Ekonomi dan Bahasa Inggris

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Keluarga Mozza Minta Luthfi Kawal Kasus Sampai Tuntas

September 7, 2026
Pendidikan

Server SPMB Jateng Dipasang ‘Turbo’, Jamin Nggak Ada Drama Saat Daftar Sekolah

Juni 11, 2026
Info

Semarang Bangun Ingatan KH Sholeh Darat

Februari 13, 2026
Hukum

Bejat! Marbot di Cilacap Diduga Cabuli 24 Anak Selama 11 Tahun

Agustus 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Korporasi Jadi Tersangka Korupsi, PT Toba Pulp Lestari Terjerat Kasus Ekspor Bubur Kertas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?