Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rekor Baru! Agustina Terima Penghargaan, 25 Ribu Warga Kompak Tari Dug Dug Der Semarangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Rekor Baru! Agustina Terima Penghargaan, 25 Ribu Warga Kompak Tari Dug Dug Der Semarangan

R. Izra
Last updated: Agustus 10, 2026 9:23 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
REKOR BARU--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (kanan) bersalaman saat menerima rekor dalam acara menari Dug Dug Der Semarangan, Minggu (9/8/2026). (ist)
REKOR BARU--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng (kanan) bersalaman saat menerima rekor dalam acara menari Dug Dug Der Semarangan, Minggu (9/8/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Simpang Lima Semarang mendadak jadi lautan penari, Minggu (9/8/2026). Sekitar 25 ribu warga kompak mengikuti Festival Tari Dug Dug Der Semarangan.

Bukan sekadar joget bareng, kegiatan ini sekaligus membawa pulang rekor baru dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID).

Festival tersebut tercatat sebagai “Pemrakarsa dan Penyelenggara Rekor Festival Nari Bareng Dug Dug Der Semarangan diikuti Peserta Terbanyak.”

Bacaaja: Bocah 17 Tahun Pecahkan Rekor Timnas
Bacaaja: Bocah Boyolali Bikin NASA Kasih Salut

Piagam rekor itu diserahkan langsung Pendiri sekaligus Ketua Umum LEPRID Paulus Pangka kepada Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

Namun, Agustina tidak menganggap rekor tersebut sebagai pencapaian pribadi. Menurutnya, penghargaan itu justru milik warga Kota Semarang.

“Ketika 25 ribu orang menari bersama, kita melihat ada kebersamaan, kegembiraan, dan rasa bangga menjadi bagian dari Kota Semarang,” ujar politikus PDIP itu.

Festival ini juga menjadi cara Pemkot Semarang mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Agustina ingin tradisi tidak hanya berhenti sebagai cerita sejarah.

“Kalau masyarakat ikut menari, budaya itu tidak disimpan sebagai sejarah semata, melainkan benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” katanya.

Tari Dug Dug Der Semarangan sendiri tidak bisa dilepaskan dari tradisi Dugderan yang sudah berkembang di Semarang sejak abad ke-19.

Nama Dugderan berasal dari bunyi bedug “dug” dan dentuman meriam “der” yang dahulu menjadi penanda datangnya bulan Ramadan. Tradisi ini juga lekat dengan ikon Warak Ngendog.

Festival tari ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (bae)

You Might Also Like

Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

Selamat Jalan John Tobing! Pencipta Lagu ‘Darah Juang’ Tutup Usia di Jogja

IKA Lemhannas Jateng-LPMK Banyumanik Dekatkan Pancasila dengan Gen Z

Hotman Bongkar Fakta Mengejutkan: Bos Sritex Disikat setelah Tolak Gabung BUMN Danareksa

Natalan Sambil Ingat Bumi

TAGGED:agustina wilujenglepridpdipsimpang limatari dug dug derwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KUMPULKAN SUSU--Pengurus Kelompok Sengkut Makaryo mengumpulkan susu sapi hasil setoran peternak di lereng Gunung Merapi, Sleman, Minggu (9/8/2026). (bae) Menilik Aktivitas Warga Lereng Merapi Memerah Rezeki dari Sapi
Next Article Pensiun Boleh, Semangat Jangan Ikut Pensiun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

NYARIS BENTROK--Massa pro versus kontra Sudewo berhadap-hadapan di dekat pengadilan, Senin (10/8/2026). (bae)

Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang

HUT ke-81 RI di Lapas Purwodadi: Ada Darah yang Dibagi dan Lingkungan yang Dibersihkan

KELUARGA - Ilustrasi keluarga yang merawat anak sekaligus orang tua (lansia). (ist)

Pemerintah Siapkan Skema Bantuan Khusus untuk Keluarga yang Rawat Anak dan Lansia

Siswa SDN 1 Banjarejo Buat Totebag Jadi Karya Ecoprint

PADATI PENGADILAN - Massa pendukung dan kontra Bupati Pati nonaktif Sudewo, sama-sama memadati Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (10/8/2026). Potensi bentrokan antarmassa patut diwaspadai. (bae)

Sidang Sudewo Potensi Bentrok, Massa Pro dan Kotra Sama-sama Padati Pengadilan Tipikor Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Kartu Kuning BUMD Jateng, PRPP Jadi Sorotan

Agustus 4, 2026
Info

Pikap Koperasi Merah Putih Masuk Selokan di Banyumas Hingga Terguling

Juli 10, 2026
Pendidikan

Program Sekolah Rakyat Telan Rp4 Triliun

Juli 15, 2026
Info

Sempat Bersitegang, Kejati dan Polda Jateng Pamer Kekompakan

Juli 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rekor Baru! Agustina Terima Penghargaan, 25 Ribu Warga Kompak Tari Dug Dug Der Semarangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?