Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bocah Boyolali Bikin NASA Kasih Salut
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Bocah Boyolali Bikin NASA Kasih Salut

Nugroho P.
Last updated: Juli 17, 2026 7:30 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Bocah Kelas 6 SD Asal Boyolali Raih Pengakuan dari NASA Berkat Kontribusi di Bidang Keamanan Siber
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI – Prestasi membanggakan datang dari sebuah desa di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Seorang siswa kelas 6 SD berhasil mencuri perhatian hingga mendapat surat apresiasi resmi dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) usai menemukan celah keamanan pada salah satu sistem publik lembaga antariksa Amerika Serikat itu.

Anak tersebut adalah Ibrahim Al Abrar, siswa SDN 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu. Meski usianya belum genap 12 tahun, kemampuannya di bidang cybersecurity sudah membuat namanya dikenal hingga level internasional.

Ibrahim menerima surat penghargaan dari NASA yang diterbitkan pada 9 Juli 2026. Pengakuan itu diberikan setelah laporan yang ia kirim melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP) dinyatakan valid oleh tim keamanan NASA.

Temuan Ibrahim berkaitan dengan celah keamanan jenis broken link hijacking, yakni kondisi ketika tautan yang sudah tidak aktif berpotensi dimanfaatkan pihak lain untuk tujuan yang tidak semestinya.

Alih-alih memanfaatkan celah tersebut, Ibrahim memilih melaporkannya sesuai prosedur. Sikap itu membuat NASA memberikan apresiasi atas kontribusinya dalam membantu meningkatkan keamanan sistem.

“Alhamdulillah, senang,” ujar Ibrahim singkat saat menceritakan pencapaiannya.

Ketertarikannya pada dunia keamanan siber ternyata muncul belum lama ini. Awalnya, seperti kebanyakan anak seusianya, Ibrahim lebih sering menggunakan ponsel untuk bermain gim.

Rasa penasaran kemudian membawanya belajar membuat gim sederhana. Dari situ, minatnya berkembang ke dunia pemrograman hingga akhirnya mengenal cybersecurity.

Semua ilmu yang dimiliki dipelajari secara otodidak. Ibrahim memanfaatkan internet, video tutorial di YouTube, komunitas daring, hingga teknologi kecerdasan buatan untuk memahami materi yang masih terasa rumit.

Ia mengaku sempat beberapa kali mengirim laporan temuan kerentanan ke NASA. Namun, baru laporan terbaru yang berhasil lolos proses verifikasi dan mendapat balasan resmi.

Cita-citanya pun sudah jelas. Ibrahim ingin menjadi seorang profesional di bidang cybersecurity yang mampu membantu menjaga keamanan sistem digital.

Ayahnya, Aminuddin Salas, mengungkapkan sang anak mulai serius mempelajari keamanan siber pada awal 2026. Sebelumnya, Ibrahim lebih banyak belajar coding dan membuat program sederhana.

Menurut Aminuddin, laporan yang dikirim ke NASA sudah dilakukan hampir dua bulan sebelum akhirnya mendapat respons berupa surat apresiasi.

Sebagai orang tua, ia berharap pencapaian tersebut menjadi langkah awal bagi putranya untuk terus berkembang. Bahkan, ia berharap suatu hari nanti Ibrahim bisa mengikuti program bug bounty, yakni program penghargaan bagi para peneliti keamanan yang menemukan dan melaporkan celah keamanan secara bertanggung jawab.

Aminuddin juga berharap kisah anaknya bisa menjadi penyemangat bagi pelajar lain yang tertarik pada dunia teknologi informasi. Menurutnya, akses belajar kini jauh lebih mudah dibanding beberapa tahun lalu.

Internet, YouTube, hingga AI membuka kesempatan bagi siapa saja untuk belajar tanpa harus memiliki fasilitas yang mahal. Yang paling menentukan, kata dia, adalah rasa ingin tahu dan kemauan untuk terus mencoba.

Prestasi Ibrahim membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk menghasilkan karya yang diakui dunia. Dari sebuah desa di Boyolali, semangat belajar dan rasa penasaran justru mengantarkan seorang bocah SD mendapat apresiasi langsung dari lembaga antariksa paling bergengsi di dunia. (*)

You Might Also Like

Final Cerdas Cermat Kalbar Makin Riuh, Sambas Ikut Buka Suara

Dari Bali Sampai Madura, Sekolah Rakyat Terus Bertambah Cepat

Melon Kini Bisa Dipantau Lewat HP, Unwahas Pasang Smart Farming di Meteseh

Mahasiswa Ini Temukan Program Teman Curhat Mode AI

Minum Kopi Jangan Asal, Ada Doanya, Warisan Para Sufi

TAGGED:boyolaliibrahimNasasiber
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Nekat, Puncak Merapi Belum Aman
Next Article Ampun… Pemuda Lecehkan Wanita Usia 90 Tahun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tujuh Pejabat Polres Banjarnegara Resmi Berganti

Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang

Jangan Disepelekan, Ini 6 Tanda Gula Darah Tinggi

Baru Diresmikan, Jembatan Pongpet Mendadak Melengkung

Kebanyakan Daun Pepaya Bisa Bikin Tubuh Bereaksi, Simak!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Jago Bobol Celah NASA, Siswa Pinrang Bikin Daerah Ikut Bangga

Juli 8, 2026
Pendidikan

Unwahas Bareng Forum Internasional Bakal Gelar Dialog Sukseskan MBG

Maret 19, 2026
Pendidikan

Satyalancana Dosen Unsoed Dipersoalkan, Ini Kata Kampus

Agustus 18, 2026
Pendidikan

Sekolah Gratis Jateng Makin Luas Ribuan Kursi Siap Menampung Siswa Baru

Juni 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bocah Boyolali Bikin NASA Kasih Salut
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?