Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang

Nugroho P.
Last updated: Agustus 31, 2026 9:20 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan anggaran Rp61,10 triliun untuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2027. Meski angkanya naik dibanding pagu indikatif sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menilai dana tersebut belum cukup untuk menggeber seluruh program prioritas pendidikan.

Contents
Rp55,5 Triliun untuk Program PrioritasAda Dana dari BLU dan PNBPKemendikdasmen Minta Tambahan Rp157 TriliunPendidikan Gratis Diusulkan Rp306,51 Triliun

Kenaikannya mencapai Rp2,86 triliun dari pagu indikatif yang sebelumnya berada di angka Rp58,24 triliun. Namun, tambahan itu masih jauh dari kebutuhan yang diajukan Kemendikdasmen untuk menjalankan berbagai agenda pendidikan nasional.

Abdul Mu’ti menyampaikan hal tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026). Ia mengatakan seluruh pagu Kemendikdasmen pada 2027 masuk dalam anggaran fungsi pendidikan.

Rp55,5 Triliun untuk Program Prioritas

Dari total Rp61,10 triliun yang diterima, sekitar Rp55,5 triliun diarahkan untuk mendukung berbagai program kerja prioritas nasional.

Salah satu alokasi terbesar adalah revitalisasi pendidikan yang mendapat anggaran Rp9,28 triliun. Angka ini mengalami penyesuaian dari rencana awal sebesar Rp14,28 triliun setelah dilakukan perubahan oleh Kementerian Keuangan.

Program wajib belajar untuk jenjang pendidikan dasar mendapatkan alokasi Rp5 triliun. Selain itu, pemerintah menyiapkan Rp250 miliar untuk bantuan perlengkapan sekolah.

Ada pula anggaran Rp7,21 triliun untuk program sekolah nasional terintegrasi. Sementara digitalisasi pembelajaran memperoleh Rp5,83 triliun.

Untuk meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN, Kemendikdasmen mendapat alokasi Rp14,09 triliun. Pos anggaran ini menjadi salah satu bagian penting dari dukungan terhadap tenaga pendidik.

Meski ada tambahan dana, Mu’ti menilai nominal tersebut belum mampu menjawab seluruh kebutuhan. Menurut dia, anggaran yang tersedia masih belum optimal untuk memastikan program prioritas berjalan secara tepat sasaran dan mendorong pendidikan bermutu bagi semua.

Ada Dana dari BLU dan PNBP

Jika dilihat berdasarkan sumbernya, sebagian besar anggaran Kemendikdasmen berasal dari rupiah murni sebesar Rp61,10 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp2,69 triliun digunakan untuk belanja operasional pegawai dan perkantoran. Sedangkan Rp58,36 triliun dialokasikan untuk menjalankan berbagai program prioritas.

Selain rupiah murni, terdapat pula dana dari Badan Layanan Umum (BLU) pada Satker Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan di Unit Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp30,8 miliar.

Kemendikdasmen juga mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sejumlah unit kerja, antara lain Sekretariat Jenderal, Ditjen GTK, Ditjen Dikmentiksus, dan Badan Bahasa. Nilainya mencapai Rp9,05 miliar.

Kemendikdasmen Minta Tambahan Rp157 Triliun

Karena pagu yang tersedia dinilai belum mencukupi, Kemendikdasmen mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp157,76 triliun.

Dana tambahan tersebut nantinya diarahkan untuk memperluas sejumlah program pendidikan. Salah satunya revitalisasi satuan pendidikan hingga menjangkau 100.000 sekolah sesuai arahan Presiden.

Kemendikdasmen juga mengusulkan peningkatan satuan biaya Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SD dan SMP. Selain itu, ada rencana memperkuat bantuan beasiswa serta pembiayaan pendidikan bagi murid.

Kebutuhan sarana dan peralatan pendidikan di berbagai jenjang juga masuk dalam usulan tambahan anggaran. Fasilitas tersebut dianggap penting untuk menunjang proses pembelajaran.

Tak hanya murid, guru juga masuk perhatian. Kemendikdasmen ingin memperluas sekaligus menjaga keberlanjutan bantuan biaya pendidikan bagi guru yang ingin meningkatkan kompetensi hingga jenjang S1 atau D4.

Pendidikan Gratis Diusulkan Rp306,51 Triliun

Selain tambahan Rp157,76 triliun, Mu’ti mengusulkan anggaran khusus sebesar Rp306,51 triliun untuk mendukung program pendidikan gratis.

Usulan tersebut berkaitan dengan upaya menjalankan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 3/PUU-XXII/2024. Targetnya, penyelenggaraan pendidikan dasar tanpa pungutan biaya bisa diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Tambahan anggaran juga diarahkan untuk memperkuat pembelajaran yang inklusif, merata, dan berkeadilan. Dengan begitu, akses pendidikan diharapkan tidak hanya semakin luas, tetapi juga didukung fasilitas dan kualitas pembelajaran yang memadai.

Mu’ti menegaskan, kebutuhan tambahan anggaran bukan sekadar soal memperbesar angka belanja. Dana tersebut diharapkan bisa membuat program pendidikan lebih tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Untuk saat ini, pagu Rp61,10 triliun menjadi anggaran yang telah disiapkan bagi Kemendikdasmen pada 2027. Sementara usulan tambahan masih harus melalui pembahasan lebih lanjut bersama pemerintah dan DPR. (*)

You Might Also Like

Rakernas Ismapeti Desak Hilirisasi hingga Harga Unggas Dibikin Stabil

Banjarnegara Dorong Inovasi Guru TK lewat Pelatihan Deep Learning dan Karakter Anak Hebat

Dari Pesantren ke Kampus Dunia

Sekolah Rusak Dikebut, Tahun Depan Tambah 100 Ribu

Libur Ramadhan Nggak Full, Sekolah Tetap Jalan Santai

TAGGED:apbndana pendidikandana pendidikan naikMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jangan Disepelekan, Ini 6 Tanda Gula Darah Tinggi
Next Article Tujuh Pejabat Polres Banjarnegara Resmi Berganti

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tujuh Pejabat Polres Banjarnegara Resmi Berganti

Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang

Jangan Disepelekan, Ini 6 Tanda Gula Darah Tinggi

Baru Diresmikan, Jembatan Pongpet Mendadak Melengkung

Kebanyakan Daun Pepaya Bisa Bikin Tubuh Bereaksi, Simak!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Buku "Gerakan Aksi Massa" karya dosen dan aktivis mahasiswa SCU. (ist)
Pendidikan

Dosen dan Ketua BEM SCU Bikin Buku Panduan Demo: Jangan Asal Turun Jalan!

Maret 13, 2026
Pendidikan

Atasi Blank Spot Pendidikan, Pemkot Semarang Dorong Tiga SMA Negeri Baru

Juli 14, 2025
Pendidikan

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Juni 28, 2026
Pendidikan

Heboh Banget Guru ASN Diberhentikan, Ini Alasannya

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anggaran Pendidikan 2027 Naik, Tapi Masih Kurang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?