Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Minum Kopi Jangan Asal, Ada Doanya, Warisan Para Sufi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Minum Kopi Jangan Asal, Ada Doanya, Warisan Para Sufi

Cerita menarik juga datang dari catatan Sayyid Nahlawi bin Sayyid Khalil. Konon, doa minum kopi ini diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada seorang sufi asal Maghribi yang memang suka kopi. Sejak itu, doa ini jadi tradisi para ahli tasawuf.

Nugroho P.
Last updated: September 27, 2025 5:37 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi minum kopi
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ngopi itu udah jadi gaya hidup banyak orang. Dari nongkrong di kafe sampai rebahan di rumah, secangkir kopi seakan jadi teman setia buat mikir, kerja, atau sekadar nyantai. Tapi tahukah kamu, dalam tradisi Islam ternyata ada doa khusus saat minum kopi?

Bukan sekadar rutinitas, doa minum kopi bikin aktivitas sederhana ini bernilai ibadah. Dengan doa, kopi yang kamu teguk nggak cuma bikin melek, tapi juga diyakini membawa cahaya, kesehatan, penawar hati, dan obat dari segala penyakit.

Sejarahnya, kopi erat banget sama para sufi. Mereka menjadikan kopi sebagai booster untuk ibadah malam, dzikir panjang, dan doa. Dari situlah lahir doa minum kopi yang masih diajarkan dan diamalkan sampai sekarang.

Doa ini bahkan tercatat dalam kitab klasik Tadzirunnas. Lafaznya seperti ini:

اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا نُوْرًا لِبَصَرِي، وَعَافِيَةً لِبَدَنِي، وَشِفَاءً لِقَلْبِي، وَدَوَاءً لِكُلِّ دَاءٍ، يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ

 Allahumma aj‘alhā nūran libasharī, wa ‘āfiyatan libadanī, wa syifā’an liqalbī, wa dawā’an likulli dā’in, yā Qawwiyyu yā Matīn.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kopi ini sebagai cahaya bagi penglihatanku, kesehatan bagi tubuhku, penyembuh bagi hatiku, dan obat dari segala penyakit, wahai Tuhan yang Maha Kuat lagi Maha Teguh.”

Biasanya doa ini dibaca setelah basmalah. Sederhana, tapi maknanya dalam banget kalau direnungi sambil ngopi.

Cerita menarik juga datang dari catatan Sayyid Nahlawi bin Sayyid Khalil. Konon, doa minum kopi ini diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada seorang sufi asal Maghribi yang memang suka kopi. Sejak itu, doa ini jadi tradisi para ahli tasawuf.

Bahkan disebutkan, malaikat akan terus memohonkan ampun bagi seseorang selama aroma kopi masih menempel di mulutnya. Kebayang kan, betapa berkahnya secangkir kopi kalau disertai doa?

Beberapa ulama juga punya pandangan keren tentang kopi. Imam Ibnu Hajar Al-Haitami menyebut kopi bisa mendatangkan cahaya Ilahi bagi orang sholeh. Habib Abu Bakar bin Abdullah Al-Attas bahkan bilang, rumah yang dipakai buat bikin kopi akan terjaga dari gangguan jin.

Jadi jelas, kopi bukan cuma minuman buat ngejaga stamina, tapi juga punya simbol spiritual. Ada ketenangan, ada keberkahan, bahkan ada “proteksi” bagi rumah yang menyeduhnya.

Cara mengamalkan doa minum kopi pun gampang banget. Pertama, baca basmalah. Kedua, lafalkan doanya. Ketiga, resapi maknanya. Dengan begitu, tegukan kopi yang pahit tapi nikmat itu bisa jadi pelajaran hidup: pahit dulu, manis kemudian.

Di era modern kayak sekarang, ngopi sering dianggap lifestyle semata. Padahal, dengan doa, gaya hidup ini bisa berubah jadi ibadah yang penuh makna.

Makanya, jangan asal minum kopi. Sertakan doa biar setiap tegukan jadi ladang pahala, bukan sekadar pelengkap vibes nongkrong.

Akhirnya, doa minum kopi ngajarin kita buat selalu inget Allah dalam hal kecil sekalipun. Karena sejatinya, berkah bisa datang dari aktivitas sederhana asal kita sertakan doa di dalamnya. (*)

You Might Also Like

Bukan Margoyoso, Pemprov Jateng Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Anak Papua Merantau Demi Ilmu, Puan Datang Dengar Cerita

Tim Ekspedisi Patriot IPB Gelar FGD Bahas Pengembangan Sagu di Kawasan Transmigrasi Salor

Server SPMB Jateng Dipasang ‘Turbo’, Jamin Nggak Ada Drama Saat Daftar Sekolah

PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

TAGGED:doa minum kopikopikopi hitamminum kopi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wisata Petik Melon di Pagak Lagi Viral Banget, Pas Buat Isi Weekend
Next Article Gaspol! Pembalap Muda Purbalingga Siap Tempur di Pra Porprov Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TES UKBI--Siswa SMAN 6 Semarang sedang mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang digelar secara kolektif di aula sekolah, Selasa (11/8/2026). (bae)

SMAN 6 Semarang Jadi Sekolah Pertama Gelar UKBI 2026

Siswa SMPN 22 Surakarta Diajak Jadi Calon Entrepreneur

Siswa SMAN 6 Semarang Ikuti UKBI, Ukur Kemampuan Bahasa

Siswa SD Serengan Diajak Kenali Bahaya Cyberbullying

Tapak Suci Dorong Anak Muda Jadi Jagoan yang Punya Karakter

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Puan Buka Suara Soal Kasus FH UI: “No Excuse!”

April 17, 2026
Pendidikan

Geger di Banyumas!! Kacang Rebus Jadi Menu MBG, Warganet Ragukan Standar Gizi

September 19, 2025
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026
Pendidikan

Apakah Keputihan Membatalkan Wudhu? Ini Jawaban Ulama

September 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Minum Kopi Jangan Asal, Ada Doanya, Warisan Para Sufi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?