Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Melon Kini Bisa Dipantau Lewat HP, Unwahas Pasang Smart Farming di Meteseh
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Melon Kini Bisa Dipantau Lewat HP, Unwahas Pasang Smart Farming di Meteseh

Dulu petani harus bolak-balik mengecek kondisi tanaman secara manual. Sekarang, cukup buka smartphone, kondisi nutrisi melon bisa langsung dipantau.

T. Budianto
Last updated: Agustus 29, 2026 4:20 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PERTANIAN MODERN: Tim Unwahas memasang teknologi modern untuk pertanian melon hidroponik di Newasena Farm, Meteseh, Tembalang, Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Tim dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) memasang teknologi smart farming berbasis Internet of Things (IoT) di Newasena Farm, Meteseh, Tembalang, Semarang.

Teknologi ini digunakan untuk membantu menjaga produksi melon hidroponik tetap stabil. Alat tersebut bisa memantau kondisi nutrisi tanaman secara real-time. Petani bisa mengecek kadar pH, TDS, suhu air, dan suhu green house lewat smartphone.

Baca juga: Jagung Unwahas Tinggal Nunggu Lampu Hijau

Ketua Tim Pengabdian Unwahas, Rony Wijanarko mengatakan, sistem ini dibuat untuk menggantikan pemantauan manual yang selama ini dilakukan petani.  “Dengan sistem IoT ini, petani bisa memantau kondisi nutrisi dari smartphone mereka kapan saja dan di mana saja,” kata Rony, Sabtu (29/8/2026).

Teknologi tersebut juga dilengkapi fitur auto dosing. Sistem akan otomatis menambahkan larutan penyesuai pH dan nutrisi ketika kadarnya berada di luar batas yang sudah ditentukan.

Terhubung Sensor

Untuk tanaman melon, sistem menjaga pH pada kisaran 5,5–6,5 dan TDS 1.500–2.000 ppm. Teknologi ini menggunakan ESP32 yang terhubung dengan sensor dan pompa dosing otomatis.

Anggota tim pengabdian, Istanto mengatakan, alat tersebut digunakan untuk menjaga kondisi nutrisi dalam tandon berkapasitas 1.500 liter. Dari pengujian, sensor pH memiliki deviasi akurasi sekitar ±0,2 dan sistem mampu menjaga pH tetap pada rentang yang ditentukan.

Baca juga: Unwahas Jajaki Tukar Dosen-Mahasiswa Bareng Kampus Thailand

Selain memasang alat, tim Unwahas juga memberikan pelatihan kepada pengelola Newasena Farm. Mereka diajari membaca dashboard, memahami data, melakukan kalibrasi sensor, dan menangani gangguan dasar. (bae)

You Might Also Like

Gus Yasin: Madrasah Jangan Cuma Ajar Ilmu, Tapi Bentengi Iman Anak

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Curhat Alumni Viral, Dugaan Perundungan Guru SMAN Bantul Diusut Serius Sekarang

Sekolah Swasta Minta “Dilirik” Serius, Bukan Nunggu Sisa Kuota

Kuota Sekolah Rakyat Bertambah, Orangtua Masih Ragu Lepas Anak SD

TAGGED:kkn mahasiswaunwahas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gen Z Paling Banyak, Cancer Paling Ramai: Peta Penduduk Indonesia Bikin Zodiak Ikut Disorot
Next Article Target Emas di Lampung, Tim Biliar PWI Jateng Dijanjikan Bonus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PSIS Datangkan Felipe Cadenazzi, Bomber Argentina dengan Rekam Jejak 27 Gol

KUNJUNGAN INDUSTRI - Kenalkan industri telekomunikasi, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah terima kunjungan dari SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten, di Semarang.

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah Terima Kunjungan Industri SMK Muhammadiyah 1 Prambanan Klaten

SIDANG KORUPSI: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman (baju batik) didampingi tim penasihat hukumnya (sisi kanan) menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (13/10/2026). (bae)

Ngaku Gak Salah, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Merengek Minta Dibebaskan

Healing Biar Tenang, Bukan Biar Buang Uang

PROSESI WISUDA: Wisudawan UPGRIS mengikuti pemindahan toga dalam prosesi Wisuda ke-84 di gedung Balairung kampus tersebut, Selasa (13/10/2026). (bae)

Daftar Wisudawan Terbaik Wisuda ke-84 UPGRIS, Ada yang Raih IPK 4,00

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Apocil Ajak Siswa Melek Obat

September 15, 2026
Pendidikan

Dari Hama Jadi Cuan: BEM FEB Undip Bikin Ikan Red Devil Jadi Produk Hits Desa Asinan

Oktober 9, 2025
Pendidikan

Hafal Alquran Dapat Bonus Rp1 Juta

Juni 11, 2026
Pendidikan

Tim KKN-T Undip 21 Dorong Petani Gedong Ciptakan Produk Inovasi Kopi

Agustus 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Melon Kini Bisa Dipantau Lewat HP, Unwahas Pasang Smart Farming di Meteseh
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?