BACAAJA, SEMARANG- Tim Biliar PWI Jawa Tengah resmi memulai perjalanan menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XVI 2027 di Lampung.
Semangat kebersamaan dan optimisme mengiringi peluncuran resmi tim yang digelar di Ceqiu Pool & Cafe Semarang, Jalan Brigjen Sudiarto No 371, Pedurungan, Kamis (27/8/2026).
Acara berlangsung hangat dan jauh dari suasana kaku. Para pengurus, atlet, hingga komunitas biliar berkumpul dalam satu ruang dengan satu tujuan yang sama: membawa nama Jawa Tengah berbicara di panggung nasional.
Momentum peluncuran semakin spesial dengan diperkenalkannya Frits Yohanes sebagai Manajer Tim Biliar PWI Jawa Tengah. Pria asal Wonogiri yang dikenal sebagai pelaku dan pembina otomotif serta kini menjabat Ketua Umum Pengprov IMI Jateng itu dipercaya memimpin perjalanan skuad biliar PWI Jateng menuju Porwanas XVI.
Peluncuran tim dihadiri Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana, GM Ceqiu Pool & Cafe Semarang Untung Prawiro Negoro, Ketua Siwo PWI Jateng, Wisnu Setiadji beserta jajaran pengurus, serta Koordinator Tim Biliar PWI Jateng, Alan Henry Pambuko.
Baca juga: Tim Biliar Wartawan Jateng Mulai Panaskan “Mesin”
Sejumlah atlet andalan juga hadir. Salah satunya Hermansyah “Dio” Bakri yang baru saja meraih gelar juara dalam Turnamen Biliar PWI Depok yang hadir bersama Dian Chandra, Bakhtiar Rivai, Rinto Wicaksono, Lia Dina dan Ajie Mahendra Bustaman.
Kehadiran para pebiliar dari komunitas Sedulur Billiard Semarang (SBS) juga membuat suasana semakin meriah. Prosesi peresmian dilakukan secara simbolis melalui penyerahan stik biliar dari Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana kepada Manajer Tim Biliar PWI Jateng, Frits Yohanes.
Selanjutnya, Frits menyerahkan jersey tim kepada Koordinator Tim Biliar, Alan Henry. Dua simbol sederhana itu menjadi penanda dimulainya persiapan tim menuju Lampung.
Dalam sambutannya, Frits Yohanes mengatakan dirinya bukan orang asing dengan dunia biliar. Ia meminta seluruh atlet menjaga kekompakan dan konsisten menjalani latihan.
Menurutnya, kemampuan memasukkan bola bukan satu-satunya faktor yang menentukan kemenangan. Kondisi fisik juga memiliki peran besar. “Biliar itu butuh stamina kuat untuk mampu mengontrol bola, serta menempatkannya secara tepat dan presisi,” tegas Frits.
Ia menjelaskan, kondisi tubuh yang prima sangat penting untuk menjaga kestabilan, ketajaman penglihatan, dan fokus pemain selama pertandingan berlangsung. Dalam pertandingan dengan tekanan tinggi, satu pukulan bisa menentukan. Karena itu, fisik dan mental harus berjalan beriringan.
Bonus Khusus
Frits tidak hanya datang membawa arahan. Sebagai bentuk motivasi, ia juga menyiapkan bonus khusus bagi atlet PWI Jateng yang berhasil mencatatkan prestasi di Porwanas XVI 2027.
Targetnya pun tak dibuat malu-malu, medali emas. “Tunjukkan prestasi dulu. Prestasi menentukan posisi,” tandas Frits, yang langsung membakar semangat para atlet.
Sementara itu, Ketua PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana menilai kehadiran Frits Yohanes sebagai manajer menjadi tambahan energi baru bagi Tim Biliar PWI Jateng.
“Kami berterima kasih, maturnuwun, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Pak Frits menjadi manajer tim biliar PWI. Kami yakin Pak Frits ingin sekali tim kita juara,” ujar pria yang akrab disapa Iwan tersebut.
Menurut Iwan, harapan besar itu harus dijawab dengan latihan yang serius dan persiapan matang. Tim Biliar PWI Jateng sudah memiliki pengalaman meraih medali perak pada Porwanas 2024 di Banjarmasin. Kini, target berikutnya adalah meningkatkan warna medali.
“Pada Porwanas 2024 di Banjarmasin kita meraih medali perak, dan kini saatnya kita berjuang mengonversinya menjadi medali emas,” katanya. Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada Ceqiu Pool & Cafe yang memberikan dukungan berupa fasilitas latihan bagi para atlet.
Baca juga: Biliar Semarang All Out! Loloskan Seluruh Atlet ke Porprov 2026
Dukungan juga datang dari komunitas Sedulur Billiard Semarang (SBS) yang siap menjadi mitra latihan untuk membantu meningkatkan kemampuan teknis maupun fisik para pebiliar.
GM Ceqiu Pool & Cafe Semarang, Untung Prawiro Negoro menegaskan komitmen pihaknya untuk memberikan dukungan terhadap persiapan Tim Biliar PWI Jateng.
Pihaknya berharap para atlet mampu tampil maksimal dan membawa prestasi membanggakan pada Porwanas XVI 2027 di Lampung. Perjalanan menuju Lampung memang masih panjang.
Masih ada waktu untuk memperbaiki teknik, membangun chemistry, memperkuat fisik, dan tentu saja memperbanyak jam latihan. Namun, pesan dari peluncuran tim sudah cukup jelas: PWI Jateng tak ingin sekadar mengulang pencapaian sebelumnya.
Medali perak memang sudah enak dipajang, tapi rupanya selera Tim Biliar PWI Jateng mulai naik kelas. Kalau stik sudah diserahkan, jersey sudah dipakai, dan bonus sudah disiapkan, sekarang tinggal satu pertanyaan: bola terakhir nanti mau masuk ke lubang atau malah masuk angin? (tebe)

