BACAAJA, SEMARANG- Tim biliar Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng mulai “panasin mesin” menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV yang bakal digelar di Lampung pada 5-12 April 2027.
Dengan waktu persiapan sekitar sepuluh bulan, tim langsung nyusun program latihan biar nggak sekadar hadir, tapi juga punya cerita pulang yang lebih berwarna dari Lampung nanti.
Koordinator cabang olahraga biliar Siwo PWI Jateng, Alan Henry Pambuko menyebut, persiapan dini ini penting supaya atlet punya cukup waktu mengasah teknik sekaligus mental bertanding. “Kami punya waktu sekitar sepuluh bulan untuk persiapan,” ujarnya.
Baca juga: Bhara Cup 2026 Bukan Cuma Turnamen, Tapi Seleksi Atlet Wartawan
Dari hasil seleksi awal, Jateng menurunkan tiga nama di lapis utama: Hermansyah Bakri (jatengekspos.com), Rinto Wicaksono (otoviral.id), dan Dian Chandra (bacaaja.co). Sementara lapis kedua diisi Bachtiar Rifai dari RRI serta Alan sendiri dari Lingkar.co.
Sebagai pemanasan, tim Jateng akan turun di Turnamen Biliar Antarwartawan dan Umum yang digelar Siwo PWI DKI Jakarta pada Minggu, 28 Juni 2026. Ajang bola 9 single ini bakal jadi “tes rasa” sebelum masuk latihan yang lebih serius. “Turnamen ini jadi pemanasan sebelum program latihan intensif,” kata Alan.
Kekuatan Merata
Meski peta persaingan diprediksi makin rapat, pebiliar andalan Jateng di ajang Porwanas, Hermansyah Bakri tetap realistis. Namun peraih medali perak nomor bola 9 single pada Porwanas XIV di Banjarmasin itu optimistis bisa tampil lebih baik di Lampung.
Menurutnya, sekarang hampir semua daerah sudah punya kualitas merata. Jawa Timur, Jawa Barat, dan Lampung sebagai tuan rumah disebut bakal jadi batu sandungan utama. Tapi Riau, Bali, hingga DKI Jakarta juga punya potensi bikin kejutan. “Sekarang semua bisa jadi ancaman. Nggak bisa lagi anggap enteng siapa pun,” ujar lelaki yang akrab disapa Dio ini.
Baca juga: Lampung Tuan Rumah Porwanas 2027
Porwanas XV Lampung sendiri diperkirakan bakal diramaikan sekitar 5.000 wartawan dari seluruh Indonesia. Bukan cuma soal medali, tapi juga ajang kumpul besar insan pers nasional.
Di meja biliar nanti, Jateng nggak cuma ngejar bola masuk lubang, tapi juga ngejar pembuktian. Karena di Porwanas, satu yang pasti: kalau stik sudah di tangan, yang jatuh bukan cuma bola… tapi juga ego yang terlalu percaya diri. (tebe)

