Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dokter Penghujat Pasien BPJS Ramai-ramai Bilang Maaf setelah Korban Meninggal Dunia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dokter Penghujat Pasien BPJS Ramai-ramai Bilang Maaf setelah Korban Meninggal Dunia

R. Izra
Last updated: Agustus 5, 2026 12:25 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
MINTA MAAF--Dokter Benny C. Sihombing meminta maaf usia berkomentar sinis di media sosial terhadap warganet yang curhat soal layanan pengguna BPJS. (ist)
MINTA MAAF--Dokter Benny C. Sihombing meminta maaf usia berkomentar sinis di media sosial terhadap warganet yang curhat soal layanan pengguna BPJS. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sejumlah tenaga kesehatan, termasuk dokter, ramai-ramai menyampaikan permintaan maaf setelah komentar mereka terhadap pasien BPJS, Yurizal Tri Chaerawan, menuai kecaman publik.

Sebelumnya, Yurizal sempat viral usai mengeluhkan harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang rawat inap.

Alih-alih mendapat simpati, ia justru dihujani komentar pedas dari sejumlah akun yang diduga milik tenaga kesehatan. Belakangan, Yurizal dikabarkan meninggal dunia.

Bacaaja: Sebelum Meninggal, Yurizal Paisen BPJS Dibully Nakes setelah Keluhkan Antrean Ruang Perawatan
Bacaaja: Viral Keluhan Pasien BPJS Ditanggapi Sadis Dokter hingga Korban Meninggal, RSUP dr Sardjito Buka Suara

Salah satu yang menyampaikan permintaan maaf adalah dokter Elda Putri Rahardini. Melalui surat pernyataan yang diunggah di media sosial pada Selasa (4/8/2026), ia mengakui komentarnya tidak pantas dan tidak mencerminkan etika profesi.

“Saya mengakui sepenuhnya bahwa komentar yang saya tuliskan melalui akun media sosial saya beberapa waktu lalu sangatlah tidak pantas, tidak etis, dan menunjukkan ketiadaan empati,” tulis Elda.

Ia juga menyatakan komentarnya tidak mencerminkan sumpah profesi kedokteran maupun nilai kemanusiaan yang seharusnya dijunjung tinggi. Elda turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Yurizal.

Permintaan maaf serupa juga disampaikan Norma Zahara. Dalam unggahan klarifikasinya, ia meminta maaf kepada keluarga Yurizal dan masyarakat atas komentar yang menghina almarhum.

Norma mengaku khilaf saat menggunakan media sosial dan menegaskan akan lebih berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Yurizal.

Dokter Benny C. Sihombing turut menyampaikan permintaan maaf. Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas komentar yang ditulisnya di Threads.

“Saya juga menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya pemilik utas yaitu @yurizaltrich. Saya bertanggung jawab penuh atas tulisan yg saya posting dan saya siap menerima konsekuensi dari RS, IDI, MKEK, Pengadilan ataupun instansi lain,” tulisnya.

Permintaan maaf juga datang dari Widhiyarini Pangestika. Ia mengakui komentarnya tidak menunjukkan etika, empati, maupun profesionalisme sebagai tenaga kesehatan.

Selain meminta maaf kepada keluarga almarhum, Widhiyarini juga meminta maaf kepada instansi tempatnya bekerja. Ia menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa. (bae)

You Might Also Like

Pemuda Banjarnegara Tampil Berani, Suarakan Harapan hingga Senja di Gedung DPRD

Karyawan KONI Jateng Gelar Syukuran, Permenpora “Horor” Resmi Dicabut!

Adonan Maut Mi Nyemek Boyolali: 100 Kg Bahan Dicampur 1 Liter Cairan Pengawet Mayat

Absurd! Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Markas Polisi

Kader HMI Didorong Ciptakan Lapangan Kerja

TAGGED:dokterheadlineminta maafnakespasien bpjs
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TILANG - Ilustrasi polisi lalu lintas (Polantas) melakukan tilang manual terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Polisi Kembali Berlakukan Tilang Manual? Kakorlantas Bilang Begini
Next Article BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul) SPPG Karangturi Langgar 16 SOP, Dinkes Ungkap Penyebab Keracunan 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Uang Bertanda Tangan Purbaya Mulai Diburu Kolektor

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

GIIAS Semarang 2026 Kembali Digelar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) alias polisi.
Hukum

Polisi Tukang Intip Polwan Mandi akan Dipecat? Polda Jateng: Pekan Depan Penentuan

April 10, 2026
Daerah

Ratusan ASN Semarang Diajak Move On dari Trauma Korupsi

April 10, 2026
Sepak Bola

Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS

Februari 8, 2026
Ilustrasi anak berhadapan dengan hukum atau tersangka anak.
Hukum

Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Oktober 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dokter Penghujat Pasien BPJS Ramai-ramai Bilang Maaf setelah Korban Meninggal Dunia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?