Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPR Perumahan di Jateng Tembus Rp4,96 Triliun, Nomor Satu di Indonesia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

KPR Perumahan di Jateng Tembus Rp4,96 Triliun, Nomor Satu di Indonesia

Jateng lagi-lagi bikin kejutan. Kali ini bukan soal investasi atau industri, melainkan urusan rumah. Hingga akhir Juli 2026, Jateng sukses menjadi provinsi dengan realisasi Kredit Program Perumahan (KPR) tertinggi di Indonesia.

T. Budianto
Last updated: Agustus 2, 2026 2:20 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
RUMAH SUBSIDI: Warga berbincang di depan rumah subsidi yang telah selesai dibangun dalam program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) di Kabupaten Batang, beberapa waktu lalu. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BATANG– Provinsi Jawa Tengah resmi menjadi juara nasional dalam penyaluran Kredit Program Perumahan. Hingga 29 Juli 2026, total realisasi pembiayaan mencapai Rp4,96 triliun dengan 28.275 debitur, tertinggi dibanding seluruh provinsi di Indonesia.

Capaian itu diumumkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat menghadiri Akad Massal 62.710 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan di Perumahan Puri Delta City Side, Desa Siwatu, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Kamis (30/7/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta jajaran Kabinet Merah Putih.

Baca juga: Jateng Ngebut Beresin Backlog

Berdasarkan data Kementerian PKP, nilai Rp4,96 triliun tersebut berasal dari penyaluran kredit melalui bank-bank Himbara, bank pembangunan daerah, hingga bank swasta.

“Untuk lima provinsi paling tinggi, juaranya nomor satu Provinsi Jawa Tengah, terima kasih Pak Gubernur (Ahmad Luthfi). Nomor dua Jawa Timur, nomor tiga Jawa Barat, nomor empat Sulawesi Selatan, nomor lima Bali,” kata Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara.

Ara menjelaskan, untuk kelompok bank Himbara, penyaluran KPR Subsidi terbesar dilakukan oleh Bank Tabungan Negara (BTN). Sementara KUR Perumahan paling banyak disalurkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Adapun untuk kategori bank swasta, penyaluran terbesar berasal dari Bank Nobu. “Untuk Bank Pembangunan Daerah, penyalur terbesar juga Bank Jateng,” ujarnya.

Bukti Keseriusan

Gubernur Ahmad Luthfi menyebut capaian tersebut menjadi bukti keseriusan Jawa Tengah mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah sekaligus memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki hunian layak.

Menurutnya, program KPR dan KUR Perumahan sangat membantu masyarakat, khususnya kelompok desil 1 hingga desil 4, agar bisa memperoleh rumah dengan skema pembiayaan yang ringan.

“Pak Presiden dan Menteri PKP mengapresiasi KUR Perumahan di Jateng. Bank Jateng juga diapresiasi karena tertinggi di Indonesia. Ini memang menjadi prioritas kita bersama, termasuk Bank Jateng salah satu bank untuk KUR UMKM,” kata Luthfi.

irektur Dana Jasa dan UMKM Bank Jateng, Anna Kusumarita menjelaskan, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dari berbagai profesi.

Baca juga: Jateng Kejar 970 Ribu Hektare Lahan Hijau

Mulai dari aparatur sipil negara, pegawai swasta, wiraswasta, hingga pekerja sektor informal bisa memanfaatkan fasilitas tersebut. Skema yang ditawarkan pun cukup ringan, yakni bunga tetap 5 persen per tahun, subsidi sebesar Rp4 juta, bebas biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pilihan tenor hingga 15 sampai 20 tahun.

“Ini untuk calon debitur berpenghasilan di bawah Rp8 juta,” jelas Anna. Hingga 27 Juli 2026, Bank Jateng telah menyalurkan pembiayaan FLPP kepada 663 debitur dengan nilai sekitar Rp104 miliar, baik melalui Bank Jateng Konvensional maupun Bank Jateng Syariah.

Menurut Anna, penyaluran tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional pembangunan 3 juta rumah sekaligus tindak lanjut arahan Gubernur Ahmad Luthfi agar semakin banyak masyarakat bisa memiliki rumah sendiri.

“Jawa Tengah sendiri, khususnya Bank Jateng juga didorong untuk melaksanakan program ini. Pak Gubernur sangat antusias dan beberapa kali juga mengadakan acara akad massal bersama Bank Jateng untuk akad massal KPR FLPP,” pungkasnya.

Punya rumah memang belum semudah bikin konten viral. Tapi setidaknya, kalau akses kredit makin luas dan cicilan makin ringan, mimpi punya kunci rumah sendiri kini terasa lebih realistis daripada sekadar disimpan di vision board. (tebe)

You Might Also Like

Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Romo Mudji ‘Pulang ke Keabadian’ Diantar Kereta, Dimakamkan di Girisonta

Kutuk Teror Air Keras ke Andrie Yunus, Tokoh Lintas Iman Jateng: Usut sampai Dalangnya!

Jangan sampai Terlewat! Jadwal One Way hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026

Jumlah Pedagang Bakso di Jateng Tembus 17 Ribu

TAGGED:headlinekprpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pilgub Masih Lama, Jateng Mulai Nabung Biar APBD Nggak Kaget
Next Article Guru Honorer Jogja: Jangan Lagi MBG Makan Anggaran Sekolah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Raffi Ahmad dan Willie Salim berfoto bersama di sela menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu, 29 Oktober 2026.

Raffi Ahmad Kena Cancel Culture, Musisi hingga UMKM Ramai-ramai Boikot RANS Carnival

Kuliner legendaris Ayam Goreng Suharti.

Sejarah Kuliner Ayam Goreng Suharti: Dipisahkan Perceraian, Disatukan Keturunan

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Palang Sudah Turun, Gas Masih Naik: Drama Harian di Perlintasan Jrakah

Mei 5, 2026
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.
Hukum

KPK Tunggu Kehadiran Nusron, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

Oktober 15, 2026
Ekonomi

Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes

April 17, 2026
Hukum

Mantan Kaprodi Anestesi Undip Dituntut Tiga Tahun Bui Gara-Gara “Iuran Siluman”

September 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPR Perumahan di Jateng Tembus Rp4,96 Triliun, Nomor Satu di Indonesia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?