Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hari Ketiga Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, Basarnas Fokus Sisi Utara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hari Ketiga Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, Basarnas Fokus Sisi Utara

R. Izra
Last updated: September 10, 2026 9:27 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
UPAYA PENCARIAN - Basarnas Lampung menyisir Sebesi hingga Krakatau, tetapi jejak lima wartawan dan tiga kru masih belum ditemukan, Rabu (9/9/2026). (Basarnas)
UPAYA PENCARIAN - Basarnas Lampung menyisir Sebesi hingga Krakatau, tetapi jejak lima wartawan dan tiga kru masih belum ditemukan, Rabu (9/9/2026). (Basarnas)
SHARE

BACAAJA, BANTEN – Rombongan lima jurnalis dan tiga orang lain hilang kontak saat liputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Senin (7/9/2026).

Pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan, namun belum membuahkan hasil. Tim SAR memperluas area pencarian pada hari ketiga, Kamis (10/9/2026).

Basarnas menyatakan, mengerahkan tim gabungan dengan area pencarian yang disesuaikan berdasarkan kondisi laut. Kali ini, penyisiran akan lebih difokuskan ke sisi utara kawasan Gunung Anak Krakatau.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan seluruh kekuatan di lapangan akan dioptimalkan.

Bacaaja: Speedboat 5 Jurnalis Hilang Kontak saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Kapal

“Mohon doanya semoga proses pencarian korban dapat berjalan dengan lancar, aman, dan selamat serta seluruh korban dapat ditemukan,” ujarnya.

Delapan orang yang hingga kini belum ditemukan terdiri dari lima jurnalis dan tiga orang dalam rombongan kapal.

Lima jurnalis tersebut yakni:

  1. M Bagus Khoirunnas dari ANTARA
  2. Ari Basuki dari Merdeka.com
  3. Yudhistiro dari iNews
  4. Firdaus dari Anadolu
  5. Donal, jurnalis lepas

Sementara tiga orang lainnya adalah Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.

Mereka berada di kawasan Selat Sunda untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau ketika kapal kemudian hilang kontak.

Jejak area pencarian

Pencarian pertama dilakukan Selasa (8/9/2026). Saat itu, KN SAR Tetuka dan RIB-02 menyisir area dengan radius sekitar 3,2 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Namun hasilnya masih nihil.

Pada hari kedua, Rabu (9/9/2026), wilayah pencarian diperluas hingga 68,3 nautical mile dan dibagi menjadi empat sektor.

Sejumlah armada ikut diterjunkan, mulai dari kapal Basarnas, TNI AL, Polairud, hingga RIB dari Kantor SAR Banten dan Lampung. KRI Loser, KRI Kerambit, KRI Lepu, KAL Anyer, KAL Pahawang, serta KP Sanjaya juga dilibatkan.

Bacaaja: Bukan Antek Asing atau HAARP, Dosen UGM Ungkap Fakta Kenapa 6 Gunung Erupsi Hampir Bersamaan

Nelayan dan relawan SAR di sekitar Selat Sunda turut membantu penyisiran. Namun sampai pencarian hari kedua berakhir, delapan orang tersebut belum ditemukan.

“Dari rangkaian operasi sampai dengan saat ini, hasil pencarian masih nihil,” kata Edy.

Fokus sisi utara Anak Krakatau

Basarnas melanjutkan operasi pada Kamis pagi dengan memperluas dan menyesuaikan wilayah pencarian. Sisi utara Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu fokus utama.

Tim SAR tidak hanya berpatokan pada titik terakhir kapal. Arus laut, pergerakan ombak, dan arah angin juga menjadi pertimbangan untuk menentukan area yang harus disisir.

Basarnas memastikan seluruh kekuatan gabungan akan terus dimaksimalkan untuk menemukan lima jurnalis, kapten kapal, ABK, dan pemandu yang hingga kini masih hilang kontak. (*)

You Might Also Like

Jejak Longsor Cilacap dan Upaya Tanpa Henti Tim SAR

Pria Blora dan Jejak Terakhir Percakapan Mozza, Menguak Tabir Misteri Hilangnya Gadis 18 Tahun

Nama Sherly Tjoanda Mencuat, KPK Kejar Jejak Suap Pajak Nikel

Luwak Hitam Bantal Juarai Campus School Battle 2026

Marak Kekerasan Seksual di Institusi Pendidikan, SASV Gemas UIN Walisongo Respons Keras

TAGGED:anak krakataubasarnashari ketigaheadlinejurnalisjurnalis hilangpancarian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalur Bambangan Ditutup, Gunung Slamet Dibersihkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UPAYA PENCARIAN - Basarnas Lampung menyisir Sebesi hingga Krakatau, tetapi jejak lima wartawan dan tiga kru masih belum ditemukan, Rabu (9/9/2026). (Basarnas)

Hari Ketiga Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, Basarnas Fokus Sisi Utara

Jalur Bambangan Ditutup, Gunung Slamet Dibersihkan

Pakar: Kelalaian MBG Picu Keracunan Bisa Dipidana

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Februari 17, 2026
PELANTIKAN PEJABAT - Presiden RI, Prabowo Subianto resmi melantik enam pejabat, di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026). Keenam pejabat tersebut menduduki jabatan sebagai Menteri, Kepala Lembaga, dan Penasehat Khusus dalam Kabinet Merah Putih.
Info

Prabowo Reshuffle Kabinet: Dudung Jadi Kepala KSP, Hasan dan Karding Masuk Lagi

April 27, 2026
Surat perjanjian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berisi klausul “tanggung risiko sendiri” bikin geger netizen. Dari risiko keracunan hingga denda Rp80 ribu untuk wadah makan hilang, semuanya dibebankan ke orang tua. Foto: dok
InfoPendidikan

Surat Sakti MBG: Orang Tua Tanggung Risiko, Negara Cuci Tangan?

September 17, 2025
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Info

Konflik PBNU, Gus Yahya: Mari Selesaikan Baik-baik Lewat Muktamar

November 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hari Ketiga Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, Basarnas Fokus Sisi Utara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?