Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jalur Bambangan Ditutup, Gunung Slamet Dibersihkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jalur Bambangan Ditutup, Gunung Slamet Dibersihkan

Nugroho P.
Last updated: September 10, 2026 9:21 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Gerbang pendakian Gunung Slamet via Bambangan.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA — Buat pendaki yang sudah menyiapkan carrier dan punya target naik Gunung Slamet lewat Bambangan, sebaiknya cek lagi jadwalnya. Pengelola menutup sementara jalur pendakian dari Basecamp Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, selama tiga hari pada 15–17 September 2026.

Contents
Trek Dibenerin dari Bawah sampai AtasShelter Masih Aman, Fokus di TrekPendaki Diminta Cek Ulang PesananJalur Lain Bisa Jadi Pilihan

Bukan karena kondisi darurat, penutupan dilakukan untuk memberi ruang bagi petugas membenahi trek sekaligus membersihkan kawasan pendakian. Jalur yang cukup ramai digunakan pendaki ini perlu mendapat perawatan agar tetap nyaman dan aman saat kembali dibuka.

Selain Bambangan, jalur pendakian Gunung Slamet melalui Basecamp Dipajaya juga ikut ditutup pada tanggal yang sama. Artinya, selama tiga hari tersebut aktivitas pendakian dari dua basecamp itu untuk sementara dihentikan.

Trek Dibenerin dari Bawah sampai Atas

Pengelola Basecamp Gunung Slamet via Bambangan sudah mengumumkan kebijakan penutupan tersebut kepada calon pendaki. Selama 15, 16, dan 17 September, pendaki tidak diperbolehkan memulai pendakian melalui Bambangan maupun Dipajaya.

Petugas akan memanfaatkan masa penutupan untuk melakukan perawatan di sepanjang jalur. Pembenahan ini mencakup bagian trek yang mengalami kerusakan akibat tingginya aktivitas pendakian.

Petugas juga akan melakukan pembersihan dan pengondisian sampah yang berada di sepanjang kawasan pendakian. Perawatan tersebut diharapkan bisa membuat kondisi jalur lebih tertata sebelum kembali dipakai pendaki.

Rangkah, petugas pengelola Basecamp Bambangan, mengatakan pekerjaan utama selama penutupan adalah pembenahan jalur dari bagian bawah hingga kawasan puncak, sekaligus menangani persoalan sampah.

“Intinya pembenahan jalur dari bawah sampai atas, sekaligus pengkondisian sampah. Kalau fasilitas shelter saat ini masih dalam kondisi baik semua,” kata Rangkah saat dikonfirmasi Serayunews.

Menurutnya, perbaikan trek diperlukan karena sejumlah bagian jalur mulai terdampak aktivitas pendakian yang cukup tinggi. Beberapa titik juga perlu ditangani karena mengalami erosi maupun kerusakan.

Shelter Masih Aman, Fokus di Trek

Meski jalur mendapat perawatan, kondisi shelter pendakian disebut masih baik. Karena itu, pekerjaan kali ini lebih banyak diarahkan pada trek serta pembersihan kawasan dari bawah sampai atas.

Pengelola berharap perawatan tersebut bisa mengembalikan kondisi jalur agar lebih rapi dan terawat. Dengan begitu, pendaki nantinya bisa kembali melintas dengan kondisi trek yang lebih siap.

Penutupan sementara juga menjadi bagian dari pemeliharaan berkala sarana dan prasarana pendakian. Faktor keselamatan tetap menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum jalur kembali dibuka.

Pendaki Diminta Cek Ulang Pesanan

Calon pendaki yang sudah memesan tiket untuk 15–17 September diminta menyesuaikan kembali rencana perjalanan. Pilihannya bisa menggeser tanggal pendakian atau mencari basecamp resmi Gunung Slamet lain yang masih membuka jalur.

Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan. Tiket dari Basecamp Bambangan maupun Dipajaya tidak otomatis bisa dipindahkan ke basecamp resmi lainnya.

Pengelola menyebut tidak ada mekanisme koordinasi pengalihan tiket secara langsung antar-basecamp. Jadi, pendaki yang ingin berganti jalur perlu memastikan sendiri ketentuan dan pemesanan di basecamp tujuan.

Jalur Lain Bisa Jadi Pilihan

Penutupan Bambangan dan Dipajaya bukan berarti seluruh jalur Gunung Slamet berhenti beroperasi. Sejumlah jalur melalui basecamp resmi lainnya masih dapat digunakan, tergantung status operasional masing-masing pengelola.

Pendaki yang tetap ingin naik pada periode tersebut disarankan mengecek informasi terbaru sebelum berangkat. Jangan cuma mengandalkan informasi lama karena kondisi jalur dan kebijakan basecamp bisa berubah sewaktu-waktu.

Bagi pendaki yang sudah menyiapkan perjalanan, beberapa informasi penting yang perlu dicatat adalah sebagai berikut:

  • Jalur: Gunung Slamet via Bambangan
  • Lokasi basecamp: Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga
  • Jalur lain yang ditutup: Dipajaya
  • Tanggal penutupan: 15–17 September 2026
  • Durasi: 3 hari
  • Alasan: Pembenahan jalur dan pengondisian atau pembersihan sampah
  • Kondisi shelter: Masih dalam kondisi baik

Pengelola mengimbau calon pendaki terus memantau pengumuman terbaru sebelum berangkat. Pastikan jalur yang dipilih memang sudah berstatus buka agar perjalanan tidak mentok di gerbang pendakian.

Penutupan selama tiga hari ini diharapkan membuat proses perbaikan trek dan pembersihan kawasan bisa berjalan maksimal. Setelah pekerjaan rampung, aktivitas pendakian di jalur Bambangan dan Dipajaya diharapkan kembali berjalan dengan kondisi jalur yang lebih terawat dan aman. (*)

You Might Also Like

Robot Detektor Gas ala Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Inovasi Super Keren Demi Keselamatan

Pelaku Bakar Mobil dan Pos Polisi saat Demo Ricuh Semarang Akhirnya Ketangkep

Kiromal Katibin Pecahkan Batas: Panjat Tebing Indonesia Duduki Ranking #1 Dunia

800 Atlet Padel Serbu Semarang, Rekor Nasional Auto Pecah!

SPMB SMA/SMK Resmi Dibuka, Luthfi: No Titip, No Jastip

TAGGED:bambangangunung slametpendakian gunungpurbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pakar: Kelalaian MBG Picu Keracunan Bisa Dipidana
Next Article UPAYA PENCARIAN - Basarnas Lampung menyisir Sebesi hingga Krakatau, tetapi jejak lima wartawan dan tiga kru masih belum ditemukan, Rabu (9/9/2026). (Basarnas) Hari Ketiga Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, Basarnas Fokus Sisi Utara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UPAYA PENCARIAN - Basarnas Lampung menyisir Sebesi hingga Krakatau, tetapi jejak lima wartawan dan tiga kru masih belum ditemukan, Rabu (9/9/2026). (Basarnas)

Hari Ketiga Pencarian 5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau, Basarnas Fokus Sisi Utara

Jalur Bambangan Ditutup, Gunung Slamet Dibersihkan

Pakar: Kelalaian MBG Picu Keracunan Bisa Dipidana

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Sawah Terendam Banjir, Klaim Asuransi Petani Masuk Tahap Validasi

Januari 19, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi (kanan) bersama atlet ASEAN Para Games di Tailan.
Olahraga

Siapkan Bonus Atlet ASEAN Para Games, Respati Pengin Solo Terus Jadi Kota Ramah Difabel

Januari 22, 2026
Advokat Evarisan saat diskusi dalam program Titik Kumpul 2 SKS hasil kerja sama Peradi SAI Kota Semarang dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Pelajar Boleh Ikut Demonstrasi, Peradi SAI Semarang Ingatkan Perlunya Paham Aturan Main

April 9, 2026
SNC 2026 DIBATALKAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng akhirnya membatalkan gelaran Semarang Night Carnival (SNC) 2026, setelah lokasi diguyur hujan deras dan menimbulkan genangan, Sabtu (2/5/2026). (dul)
Info

Gelaran Semarang Night Carnival 2026 Dikalahkan Hujan, Penonton Auto Bubar Jalan

Mei 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalur Bambangan Ditutup, Gunung Slamet Dibersihkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?