Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kematian Dokter PPDS Ramai Lagi, IDI Jateng Bilang Sudah Punya Jalur Aduan Rahasia
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kematian Dokter PPDS Ramai Lagi, IDI Jateng Bilang Sudah Punya Jalur Aduan Rahasia

R. Izra
Last updated: Juli 30, 2026 7:00 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi dokter sedang melayani pasien. (net)
Ilustrasi dokter sedang melayani pasien. (net)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus kematian dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kembali jadi sorotan. Belakangan muncul kasus serupa di sejumlah daerah.

Kita ingat pada 2024 lalu kasus kematian dokter PPDS dr. Aulia Risma Lestari di Semarang yang menyita perhatian publik

Terbaru, peserta PPDS Anestesi Universitas Riau, dr. Alex Cristo Loris, ditemukan meninggal saat bertugas di Kabupaten Siak pada pertengahan Juli 2026. Sebelumnya, dr. Adrian Rantung ditemukan meninggal di kamar indekosnya di Manado pada Juli 2026.

Bacaaja: Kemenkes: Sistem Kasta Senioroitas Tak Hanya di PPDS Undip
Bacaaja: Tega Peras Mahasiswa PPDS Undip, Kaprodi Dihukum Dua Tahun

Rangkaian kasus itu kembali memunculkan pertanyaan soal dugaan perundungan atau bullying dalam lingkungan pendidikan dokter spesialis.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jawa Tengah, Telogo Wismo Agung Durmanto, mengatakan organisasi profesi sebenarnya sudah lama memiliki mekanisme pengaduan bagi dokter maupun masyarakat yang ingin melaporkan dugaan pelanggaran.

“IDI sudah sejak lama memiliki Biro Hukum Pembinaan dan Pembelaan Anggota (BHP2A). Itu ada di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Semua keluhan yang masuk akan kami tindak lanjuti,” kata dokter yang akrab disapa dr. TW, melalui telepon, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, setiap laporan akan diklasifikasikan lebih dulu karena tidak semua persoalan masuk ranah etik.

Jika berkaitan dengan etik kedokteran, kasus akan diteruskan ke Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Sementara jika mengandung unsur pidana, prosesnya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kalau pidana ya kita ikuti proses hukumnya. IDI tidak pernah membela anggota yang melakukan pelanggaran pidana,” tegasnya.

Sedangkan dugaan pelanggaran disiplin profesi akan dinilai berdasarkan penyebabnya, apakah karena kelalaian, kesengajaan, atau faktor fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memadai.

Salah satu kekhawatiran korban dugaan bullying adalah identitas mereka diketahui sehingga berdampak pada karier. Telogo memastikan laporan yang masuk ke IDI dijaga kerahasiaannya.

“Pasti dirahasiakan. Baik yang melapor masyarakat maupun sesama anggota. Nanti kalau sudah masuk tahap klarifikasi, baru pelapor dan terlapor dipertemukan sesuai prosedur,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Bekas Gubernur Jabar Ridwan Kamil Diperiksa KPK: Biar Cepet Clear!

Kasus Penyekapan Intel di Aksi Semarang, Terdakwa Ngaku Niatnya Justru Mengamankan

Influenza A Naik, Begini Bedanya dengan Covid-19

Sekolah Keagamaan Gratis Dimatangkan, Nasib Guru Ikut Disorot

CJIBF 2026 Bawa Potensi Rp19,07 Triliun ke Jateng

TAGGED:dokter residenheadlineIDI Jatengkematian dokterPPDS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sulap Lahan Tidur Jadi Cuan, Revola Jateng Andalkan Drone hingga Smart Farming
Next Article HAPUS TATO--Napi Lapas Semarang menghapus tato mereka lewat program penghapusan tato di dalam penjara, Rabu (29/7/2026). (ist) Khawatir Penilaian Negatif, 7 Warga Binaan Lapas Semarang Hapus Tato

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Timsel Pilih 15 Terbaik Calon Komisioner Informasi Jateng

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

KPK Sebut Penggeledahan Kantor Djarum Terkait Dugaan Korupsi Cukai Triliunan Rupiah

Ojol Jateng Bisa Cek Peluang Bansos 2027 Lewat HP, Tak Perlu Bolak-balik Kantor

Buya Yahya Beberkan Amalan Ibu Hamil, Ini Pesannya

Bolehkah Seragam Kerja Buat Sholat? Ini Jawaban Gus Baha

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Eks-Kanit Narkoba Beralih Profesi Jadi Bandar Sabu, Kirim Narkoba Lewat Ekspedisi

April 27, 2026
SALING DORONG--Massa yang didominasi mahasiswa lintas kampus adu doromg dengan polisi di Jalan Pemuda Semarang, Rabu (26/8/2026). (bae)
Info

Aksi Mahasiswa Semarang Memanas, Massa dan Polisi Adu Dorong di Jalan Pemuda

Agustus 26, 2026
Warga antusias memeriksakan kesehatan gratis di kantor DPD PDIP Jateng, Jumat (10/4/2026). Dapur Marhaen PDIP Jateng menyediakan makan siang dan pemeriksaan kesehatan gratis. (bae)
Info

Dapur Marhaen: dari Makan hingga Urusan Kesehatan, Bikin PDIP Makin Dekat ke Rakyat

April 10, 2026
Effendi Petrus Sitorus, pengacara dua tersangka kasus love scamming usai mengikuti sidang praperadilan di PN Semarang, Selasa (22/9/2026). (bae)
Hukum

Sosok Misterius Big Boss Jaringan Love Scamming Solo, Tak Tersentuh Hukum

September 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kematian Dokter PPDS Ramai Lagi, IDI Jateng Bilang Sudah Punya Jalur Aduan Rahasia
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?