Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buya Yahya Beberkan Amalan Ibu Hamil, Ini Pesannya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Buya Yahya Beberkan Amalan Ibu Hamil, Ini Pesannya

Nugroho P.
Last updated: Oktober 30, 2026 6:46 am
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
KH Yahya Zainul Ma'arif (Buya YAhya).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Mempersiapkan kelahiran anak bukan cuma soal membeli perlengkapan bayi atau menata kamar agar nyaman. Bagi orang tua Muslim, masa kehamilan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat ibadah dan membangun kebiasaan baik sejak dini.

Contents
Pendidikan Anak Dimulai Sebelum LahirJaga Perilaku dan Perbanyak IbadahSedekah sebagai Bentuk SyukurAyah Juga Punya Tanggung Jawab

Buya Yahya mengingatkan bahwa pendidikan anak tidak baru dimulai setelah bayi lahir. Menurut pendakwah bernama KH Yahya Zainul Ma’arif tersebut, tanggung jawab orang tua sudah berjalan sejak memilih pasangan hidup hingga mendampingi proses kehamilan.

Dalam kajiannya, pengasuh LPD Al Bahjah itu menjelaskan sejumlah amalan yang bisa dilakukan ibu hamil. Mulai dari menjaga perilaku, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, hingga bersedekah sebagai bentuk syukur atas kehamilan.

Pendidikan Anak Dimulai Sebelum Lahir

Dalam kajian yang diunggah di kanal YouTube @buyayahyaofficial, Buya Yahya mengisahkan dialog seorang ayah yang mengadukan perilaku anaknya kepada Sayyidina Umar bin Khattab.

Dalam kisah tersebut, sang anak justru mempertanyakan tanggung jawab ayahnya dalam mendidik sejak awal kehidupannya. Cerita ini digunakan untuk menjelaskan bahwa pembentukan karakter anak berkaitan erat dengan peran orang tua.

Buya Yahya menyampaikan tiga tanggung jawab utama yang dikaitkan dengan kisah tersebut, yakni memilih pasangan yang baik, memberikan nama yang baik, serta mengajarkan Al-Qur’an kepada anak sejak dini.

Menurutnya, memilih pasangan yang memahami agama menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi berikutnya. Sebab, orang tua akan menjadi lingkungan pendidikan pertama yang dikenal anak.

“Kalau ingin punya anak yang sholeh, jangan hanya cari istri karena wajah cantik atau harta. Pilih yang paham agama, karena ia akan jadi madrasah pertama bagi anak-anaknya,” tegas Buya Yahya.

Jaga Perilaku dan Perbanyak Ibadah

Setelah kehamilan terjadi, Buya Yahya mengingatkan ibu agar tetap memperhatikan perilaku dan kebiasaan sehari-hari. Ia menganjurkan agar ibu hamil menjauhi maksiat serta menjaga penglihatan, pendengaran, dan pergaulan dari hal-hal yang tidak diridhai Allah SWT.

Selain menjaga diri, ibu hamil juga dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, dan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Amalan tersebut bisa dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan.

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa kondisi fisik ibu hamil perlu diperhatikan ketika menjalankan ibadah. Apabila kehamilan membuat seseorang kesulitan melakukan sholat sambil berdiri, misalnya, terdapat keringanan untuk sholat dengan posisi duduk sesuai ketentuan yang berlaku.

Pesannya, jangan sampai keterbatasan fisik membuat ibu merasa tidak mampu menjaga kedekatan dengan Allah SWT. Ibadah dapat dilakukan dengan menyesuaikan kondisi, tanpa memaksakan diri hingga membahayakan kesehatan.

Ia juga menyinggung doa sebelum berhubungan suami istri, yaitu:

اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ

Latin: Allahumma jannibna asy-syaithan.

Artinya: “Ya Allah, jauhkanlah kami dari setan.”

Doa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual pasangan Muslim dalam memohon perlindungan Allah SWT.

Sedekah sebagai Bentuk Syukur

Amalan berikutnya yang disampaikan Buya Yahya adalah sedekah. Ia menyarankan orang tua menjadikan kabar kehamilan sebagai kesempatan untuk bersyukur dan berbagi kepada sesama.

Dalam kajiannya, ia menyinggung sedekah setelah mengetahui kehamilan, ketika usia kandungan empat bulan, serta menjelang tujuh bulan. Amalan tersebut dapat dilakukan sesuai kemampuan keluarga, tanpa harus mengadakan acara besar.

Sedekah bisa berupa makanan, uang, atau bantuan lain yang bermanfaat bagi orang yang membutuhkan. Hal terpenting adalah niat berbagi dan bersyukur kepada Allah SWT, bukan besarnya biaya yang dikeluarkan.

Buya Yahya juga membahas tradisi tujuh bulanan yang masih dijalankan sebagian masyarakat. Menurut penjelasannya, kegiatan tersebut bisa menjadi sarana bersyukur dan berdoa bersama selama tidak dianggap sebagai kewajiban agama dengan ketentuan khusus yang tidak memiliki dasar.

Karena itu, keluarga tidak perlu memaksakan diri menggelar acara mewah. Kegiatan sederhana yang diisi doa dan sedekah dapat menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menandai masa kehamilan.

Ayah Juga Punya Tanggung Jawab

Buya Yahya mengingatkan bahwa mendampingi kehamilan bukan hanya tugas ibu. Ayah juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana keluarga, memberikan dukungan, dan ikut memperkuat kehidupan spiritual rumah tangga.

Peran ayah tidak berhenti pada urusan mencari nafkah atau memenuhi kebutuhan perlengkapan bayi. Dukungan emosional dan kebiasaan beribadah bersama juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kelahiran anak.

Ia menekankan bahwa orang tua perlu menjaga akhlak, perkataan, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut menjadi bagian dari pendidikan keluarga yang akan berlanjut setelah anak lahir.

Meski begitu, amalan-amalan tersebut sebaiknya dipahami sebagai ikhtiar spiritual, bukan jaminan bahwa seorang anak pasti memiliki sifat tertentu. Pembentukan karakter juga berkaitan dengan pengasuhan, lingkungan, pendidikan, serta berbagai faktor lain dalam kehidupannya.

Pesan Buya Yahya mengajak calon orang tua untuk memanfaatkan masa kehamilan dengan memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Dengan menjaga ibadah, memperbanyak doa, bersedekah, dan saling mendukung, orang tua diharapkan bisa membangun lingkungan keluarga yang baik bagi buah hati. Ikhtiar tersebut menjadi bagian dari harapan agar anak tumbuh menjadi pribadi sholeh atau sholehah yang membawa kebaikan bagi keluarga dan masyarakat. (*)

You Might Also Like

Nebulizer Murah Belum Tentu Aman Buat Anak

Lima Daun Herbal Ampuh Redakan Ambeien Secara Alami

Tips Agar Tidak Terjebak Gogle Maps yang Ngaco

Jantung Terlihat Baik-Baik, Tiba-Tiba Tubuh Mendadak Tumbang Sendirian

Jangan Anggap Sepele, Ini Dampak Kesepian

TAGGED:amalan ibu hamilberita islamibuya yahyahamilibu hamilislamislami
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bolehkah Seragam Kerja Buat Sholat? Ini Jawaban Gus Baha
Next Article Ojol Jateng Bisa Cek Peluang Bansos 2027 Lewat HP, Tak Perlu Bolak-balik Kantor

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dua Tahun Tahan Nyeri, Warga Lereng Lawu Akhirnya Bisa Konsultasi Dokter Spesialis Gratis

Timsel Pilih 15 Terbaik Calon Komisioner Informasi Jateng

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

KPK Sebut Penggeledahan Kantor Djarum Terkait Dugaan Korupsi Cukai Triliunan Rupiah

Ojol Jateng Bisa Cek Peluang Bansos 2027 Lewat HP, Tak Perlu Bolak-balik Kantor

Buya Yahya Beberkan Amalan Ibu Hamil, Ini Pesannya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Resep Karumeyaki, Jajanan Jadul Jepang yang Manisnya Bikin Nostalgia dan Bisa Jadi Ide Jualan

September 11, 2025
Tips

Cinta Sehat Bukan Cuma Soal Bucin

Juli 25, 2026
Tips

Masya Allah Kalimat Singkat Maknanya Dalam Banget, Kapan Penggunaannya?

Juli 17, 2026
Tips

Sering Mimpi Kematian Bikin Deg-degan Ternyata Bukan Pertanda Buruk

April 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buya Yahya Beberkan Amalan Ibu Hamil, Ini Pesannya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?