Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekolah Keagamaan Gratis Dimatangkan, Nasib Guru Ikut Disorot
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Sekolah Keagamaan Gratis Dimatangkan, Nasib Guru Ikut Disorot

Nugroho P.
Last updated: Oktober 20, 2026 7:27 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Menteri Luar Negeri Sugiono.
Menteri Luar Negeri Sugiono.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Biaya sekolah masih menjadi beban bagi banyak keluarga, termasuk mereka yang menyekolahkan anak di lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Pemerintah kini tengah mematangkan skema pendidikan gratis yang tak hanya menyasar kebutuhan siswa, tetapi juga memperhatikan pembiayaan dan kesejahteraan guru.

Contents
Tiga Klaster Pendidikan Jadi PerhatianAnggaran Dihitung, Kesejahteraan Guru Tak Boleh LuputSkema Masih Dikaji Sesuai Kemampuan Negara

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengatakan, rancangan kebijakan tersebut mencakup sejumlah jalur pendidikan, mulai dari sekolah keagamaan di wilayah tertinggal hingga perluasan akses kuliah di perguruan tinggi keagamaan.

Pemerintah masih menghitung kebutuhan anggaran dan menyiapkan skenario pelaksanaannya. Skema yang dikaji meliputi penambahan bantuan operasional sekolah, perluasan Program Indonesia Pintar (PIP), hingga opsi penghapusan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan penambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

“Kita harus menyamakan persepsi bahwa pendidikan gratis ini dirancang secara utuh, merangkul pendidikan umum maupun keagamaan secara setara,” kata Sugiono dalam keterangan pers, Selasa (20/10/2026).

Tiga Klaster Pendidikan Jadi Perhatian

Rancangan pendidikan gratis ini menyasar tiga klaster utama. Pertama, pendidikan dasar dan menengah berbasis keagamaan, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kedua, pemerintah mengkaji perluasan akses pendidikan tinggi melalui perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKN). Opsi yang dibahas mencakup penghapusan UKT serta penambahan kuota KIP Kuliah agar kesempatan melanjutkan pendidikan tidak terhambat persoalan biaya.

Ketiga, pemerintah mengevaluasi dukungan pembiayaan untuk kebutuhan esensial siswa yang selama ini belum sepenuhnya tertutupi oleh sekolah. Salah satu opsi yang dikaji adalah penambahan komponen bantuan operasional sekolah, termasuk dukungan untuk seragam dan sekolah berasrama.

Sugiono menegaskan, tambahan anggaran harus benar-benar terasa manfaatnya bagi keluarga. Kebijakan tersebut tidak boleh berhenti pada perubahan skema di atas kertas, tetapi perlu membantu mengurangi pengeluaran orang tua.

“Target utama penambahan alokasi ini adalah mengurangi pengeluaran orang tua secara nyata terhadap kebutuhan esensial siswa yang selama ini belum tertutupi oleh sekolah,” tegasnya.

Anggaran Dihitung, Kesejahteraan Guru Tak Boleh Luput

Di balik rencana pendidikan gratis, pemerintah juga menaruh perhatian pada nasib tenaga pendidik. Sugiono meminta agar setiap skenario pembiayaan disusun secara terperinci, termasuk menyangkut gaji dan kesejahteraan guru.

Menurutnya, rancangan anggaran harus menjelaskan kebutuhan dana untuk berbagai program, mulai dari BOS hingga KIP Kuliah, sekaligus memastikan hak-hak guru ikut diperhitungkan.

“Setiap skenario pembiayaan harus terperinci dengan jelas, baik itu terkait dana BOS, KIP Kuliah, hingga hak-hak guru,” ujar politikus Partai Gerindra tersebut.

Untuk mendukung perencanaan itu, pemerintah perlu memetakan status serta persebaran guru aparatur sipil negara (ASN), baik yang mengajar di satuan pendidikan negeri maupun swasta.

Data tersebut dinilai penting agar alokasi pembiayaan tidak timpang dan kebijakan yang disusun bisa mempertimbangkan kondisi tenaga pendidik di berbagai lembaga pendidikan.

“Karena ini akan menjadi basis data kita untuk memetakan keadilan pembiayaan bagi tenaga pendidik,” kata Sugiono.

Skema Masih Dikaji Sesuai Kemampuan Negara

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan saat ini masih mengevaluasi sejumlah alternatif pembiayaan untuk menyusun peta jalan pelaksanaan pendidikan gratis. Perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara agar program bisa dirancang secara realistis.

Dengan cakupan yang meliputi pendidikan keagamaan, wilayah 3T, hingga perguruan tinggi keagamaan, kebijakan ini diharapkan membuka kesempatan belajar yang lebih merata.

Meski begitu, skema tersebut masih dalam tahap pematangan. Pemerintah perlu memastikan besaran anggaran, sasaran penerima manfaat, serta mekanisme pelaksanaannya sebelum kebijakan pendidikan gratis tersebut dijalankan. (*)

You Might Also Like

Siswa Berprestasi SMK Purworejo Dilaranag Ikut Ujian, Cuma Gegara Ini

Guru Ini Kreatif Banget, Kasih Nilainya Gak Biasa Bikin Semangat

Jangan Asal Pilih Sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus

PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

Kasus UI Jadi Alarm Keras! UIN Walisongo Gas Penyadaran Kolektif Cegah Kekerasan Seksual

TAGGED:menko pmksekolah keagamaan gratissugiono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Haji 2027 Mulai 11 April, Catat Jadwal Lengkapnya
Next Article Demo Memanas di Eropa, KBRI Diminta Siaga Lindungi WNI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Demo Memanas di Eropa, KBRI Diminta Siaga Lindungi WNI

Menteri Luar Negeri Sugiono.

Sekolah Keagamaan Gratis Dimatangkan, Nasib Guru Ikut Disorot

Haji 2027 Mulai 11 April, Catat Jadwal Lengkapnya

Bukan Sekadar Droping Air, Polres Banjarnegara Bangun Solusi Permanen

Polres Banjarnegara Bantu Seragam, Sepatu, dan Semangat Siswa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends dalam Raker dengan Kemendikdasmen, Kamis (4/9/2025) di Senayan Jakarta. Foto: dok.
Pendidikan

Gaji Guru Cuma Rp200 Ribuan? DPR Desak Pemerintah Revisi Aturan BOS, Digitalisasi Sekolah Harus Merata!

September 5, 2025
Pendidikan

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Prodi Ini Diburu Orang

Juni 4, 2026
Pendidikan

Rahasia di Balik Mandi Wajib, Bukan Cuma Soal Suci, Tapi Begini

September 17, 2025
Pendidikan

Siswa SDN 1 Banjarejo Buat Totebag Jadi Karya Ecoprint

Agustus 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekolah Keagamaan Gratis Dimatangkan, Nasib Guru Ikut Disorot
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?