BACAAJA, SEMARANG-Naik jenjang pendidikan sampai doktor bukan perkara enteng. Selain harus kuat menghadapi tumpukan bacaan dan riset, urusan waktu juga sering menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang sudah bekerja.
Peluang itu coba dijawab Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang melalui Program Doktor Manajemen yang kini resmi mengantongi akreditasi pertama.
Status Terakreditasi Pertama tersebut ditetapkan melalui Keputusan Perkumpulan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) Nomor 036/DE/A.5/LAMEMBA-P/X/2026.
Baca juga: Untag Posisi Ketiga Lomba Rancang Bangun Atap Nasional
Bagi Program Studi Manajemen pada Program Doktor Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Untag Semarang, capaian ini menjadi pijakan untuk mengembangkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat tata kelola akademik.
Ketua Program Studi Manajemen Program Doktor, Prof Dr Honorata Ratnawati Dwi Putranti, SE,MM menyambut positif penetapan tersebut. Menurutnya, akreditasi perdana merupakan langkah awal untuk terus mengembangkan program dan memperluas kesempatan masyarakat menempuh pendidikan doktoral di bidang manajemen.
“Akreditasi pertama ini menjadi langkah awal yang penting bagi Program Doktor Manajemen Untag Semarang untuk terus bertumbuh dan berkembang. Kami berkomitmen menghadirkan pendidikan doktoral yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, serta mampu melahirkan lulusan yang berintegritas, kompeten, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan maupun kemajuan organisasi,” ungkapnya.
Kuliah Sambil Bekerja
Salah satu pendekatan yang diterapkan Program Doktor Manajemen Untag Semarang adalah sistem pembelajaran hybrid. Model ini memberikan fleksibilitas bagi kalangan profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan.
Di tengah kebutuhan dunia usaha terhadap sumber daya manusia dengan kemampuan analisis dan pengambilan keputusan yang kuat, pendidikan doktoral di bidang manajemen diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi akademik sekaligus profesional.
Meski demikian, fleksibilitas perkuliahan tetap perlu diimbangi dengan komitmen mahasiswa menjalani proses akademik, termasuk penelitian dan penyusunan disertasi.
Baca juga: Kuliah ke Malaysia Makin Terbuka, Jateng Lirik Beasiswa hingga Peluang Magang
Program Doktor Manajemen menjadi program doktor kedua di Untag Semarang, setelah Program Doktor Ilmu Hukum yang lebih dahulu memperoleh predikat akreditasi Unggul.
Sementara itu, FEB Untag Semarang memiliki jenjang pendidikan yang mencakup tiga program sarjana, yakni Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Digital, serta satu program magister, yaitu Magister Manajemen.
Rangkaian program tersebut memberikan pilihan bagi mahasiswa dan kalangan profesional untuk melanjutkan pendidikan sesuai kebutuhan karier maupun pengembangan keilmuan.
Dengan akreditasi perdana ini, pekerjaan berikutnya bagi Program Doktor Manajemen bukan sekadar menambah jumlah mahasiswa. Mutu pembelajaran, kualitas penelitian, dan kontribusi lulusan juga menjadi bagian penting dari perjalanan menuju pendidikan doktoral yang semakin kuat.
Sebab, gelar doktor memang bisa menjadi pencapaian akademik, tetapi nilai sesungguhnya terletak pada ilmu yang dikembangkan dan manfaatnya bagi masyarakat maupun dunia usaha. (tebe)

