Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Konvoi Berujung Ricuh, Belasan Pesilat Dibawa Polisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Konvoi Berujung Ricuh, Belasan Pesilat Dibawa Polisi

Nugroho P.
Last updated: Juli 13, 2026 9:14 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi bentrokan.
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN – Kericuhan yang melibatkan rombongan pesilat dan warga di Desa Menduran, Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini masih dalam penyelidikan kepolisian. Sebanyak 15 anggota rombongan diamankan untuk dimintai keterangan terkait bentrokan yang sempat viral di media sosial.

Satreskrim Polres Grobogan bergerak cepat setelah insiden tersebut terjadi. Petugas langsung menelusuri para peserta konvoi dan mengamankan sejumlah orang beserta kendaraan yang diduga terlibat dalam kericuhan.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budianto menjelaskan, 15 orang yang dibawa ke kantor polisi saat ini belum berstatus tersangka. Mereka masih diperiksa sebagai saksi guna mengungkap kronologi lengkap kejadian.

Menurut Rizky, para pesilat yang diamankan diduga berasal dari perguruan Pagar Nusa. Mereka diamankan tidak lama setelah bentrokan pecah di wilayah Kecamatan Brati.

Seluruh orang yang diperiksa merupakan peserta konvoi yang sudah berusia dewasa. Polisi mencatat mereka berasal dari Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Blora.

Selain memeriksa para saksi, penyidik juga menyita sejumlah sepeda motor yang digunakan saat konvoi berlangsung. Barang bukti tersebut akan menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami penyebab utama bentrokan hingga mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan peran masing-masing orang yang berada di lokasi kejadian.

Sementara itu, Ketua Pagar Nusa Grobogan, Ali Mas’ud, mengatakan sebagian besar peserta yang diamankan diperkirakan dapat dipulangkan setelah pemeriksaan selesai. Namun, ia menyebut ada tiga orang yang diduga berpotensi menghadapi proses hukum lebih lanjut.

Menurut Ali, ketiga orang tersebut berasal dari Kabupaten Blora. Meski begitu, penentuan status hukum sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik kepolisian berdasarkan hasil pemeriksaan.

Ali menjelaskan, sebelum kericuhan terjadi, Pagar Nusa menggelar acara pengesahan anggota baru di Desa Putatsari, Grobogan. Kegiatan tersebut dihadiri peserta dari berbagai daerah.

Usai acara selesai, ratusan peserta melakukan konvoi di jalan raya. Dalam perjalanan itulah rombongan terlibat bentrok dengan warga di Desa Menduran hingga situasi berubah ricuh.

Pihak Pagar Nusa menyatakan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan. Organisasi itu juga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada kepolisian sambil berharap penyelidikan dapat mengungkap penyebab kericuhan secara menyeluruh. (*)

You Might Also Like

Kasus Pelecehan saat KKN UAD Bergulir, Korban Pilih Tempuh Jalur Hukum

Tak Tahan Pegang Duit Panas, Istri Tersangka Korupsi BUMD Cilacap Balikin Rp6,5 Miliar

Gus Yazid Sudah Bawa Massa, Apa Alasan Hakim Tunda Sidang Putusan TPPU BUMD Cilacap?

Siber Polda Jateng – FBI Bongkar Penipuan Pig Butchering di Solo: Targetkan Korban Warga Amerika Serikat, Kerugian Puluhan Miliar

Drama Mengguncang Negara, Keluarga Terkaya Indonesia Terseret Kasus Pajak

TAGGED:grobogankonvoipesilat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Video Tak Senonoh Boyolali Akhirnya Berujung Kursi Camat Melayang
Next Article Robot Rp50 Juta Bawa ITS Terbang ke Hong Kong

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

FARIETAS BARU--Dua farietas jagung baru hasil penelitian pihak Unwahas. (ist)

Unwahas Cetuskan Dua Jagung Hibrida, Potensi Panen 13 Ton per Hektare

SAKSI KORUPSI--Suami (kemeja putih) dan anak tiri (batik biru) Fadia Arafiq menjadi saksi sidang korupsi, Jumat (28/8/2026). (bae)

Balada Keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Istri Terdakwa, Suami dan Anak Jadi Saksi Sidang Korupsi

Buya Yahya Ingatkan Efek Ribut di Depan Anak

Dzikir Sambil Tiduran, Boleh Nggak Sih?

Benteng Van der Wijck Siap Naik Kelas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bella Puspita Sari didampingi penasihat hukumnya menjalani sidang pemeriksaan PK di PN Semarang, Senin (4/5/2026). (bae)
Hukum

Bella Ajukan PK, Berharap Bebas dari Jerat Hukum dan Kembali Berkumpul dengan Bayinya

Mei 4, 2026
Hukum

AKBP Basuki Akui Salah tapi Tak Pernah Minta Maaf Atas Kematian Levi

Maret 17, 2026
Aktivis perempuan Laras Faizati.
Hukum

Laras Faizati Divonis Bersalah, Dihukum 6 Bulan Penjara dengan Masa Percobaan 1 Tahun

Januari 15, 2026
Hukum

Wagub Babel Kena Vonis, Kasus Penipuan Tagihan Hotel

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Konvoi Berujung Ricuh, Belasan Pesilat Dibawa Polisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?