Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih

Musim kemarau belum mencapai puncaknya, tapi sejumlah wilayah di Jateng sudah mulai merasakan dampaknya. Sumur mengering, pasokan air menipis, dan bantuan air bersih pun mulai berdatangan.

T. Budianto
Last updated: Juni 25, 2026 6:07 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANTUAN AIR BERSIH: Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy memimpin penyaluran bantuan air bersih kepada warga Dusun Kalisari, Desa Plumutan, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Selasa, (23/6/2026). (Foto: Humas Polres Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng mulai mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah daerah yang terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026.

Kepala BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, seluruh pemerintah kabupaten dan kota telah menyiapkan cadangan logistik air bersih sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau tahun ini.

Secara keseluruhan, pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 123 juta liter air bersih yang siap didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat. “Daerah kabupaten/kota sudah menyiapkan secara total sekitar 123 juta liter air bersih untuk menghadapi musim kemarau tahun ini,” ujar Bergas, Rabu (24/6/2026).

Hingga 24 Juni 2026, BPBD mencatat sebanyak 654 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada warga di enam kabupaten/kota, meliputi tujuh kecamatan dan sebels desa.

Baca juga: Duh.. Kemarau Baru Mulai, Banyumas dan Purbalingga Sudah Krisis Air Bersih Duluan

Bantuan tersebut telah menjangkau 4.808 kepala keluarga atau sekitar 16.258 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Kabupaten Klaten menjadi wilayah dengan distribusi terbesar, yakni sekitar 553 ribu liter. Disusul Purbalingga sebanyak 30 ribu liter, Banjarnegara 26 ribu liter, Cilacap dan Jepara masing-masing 20 ribu liter, serta Purworejo sebanyak 5 ribu liter.

Sementara dari sisi wilayah terdampak, Klaten dan Purbalingga masing-masing memiliki tiga desa yang mengalami kekeringan. Disusul Banjarnegara dengan dua desa, sedangkan Jepara, Purworejo, dan Cilacap masing-masing satu desa. Selain menyalurkan air bersih, sejumlah daerah juga telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

Hingga akhir Juni 2026, tercatat delapan daerah telah menetapkan status tersebut, yakni Kabupaten Sukoharjo, Demak, Temanggung, Brebes, Kendal, Sragen, serta Kota Tegal dan Kota Salatiga.

Wilayah Kekeringan

BPBD Jateng juga memetakan sedikitnya 18 kabupaten/kota berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau tahun ini. Wilayah tersebut meliputi Demak, Kudus, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Sragen, Brebes, Tegal, Pemalang, Boyolali, Kabupaten Semarang, Cilacap, Purbalingga, Purworejo, Klaten, Jepara, dan Banjarnegara.

Meski biaya operasional distribusi air diperkirakan meningkat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Bergas memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Sesuai arahan Gubernur, pemerintah daerah diminta mengoptimalkan anggaran yang tersedia pada Juni hingga Juli. Jika diperlukan tambahan anggaran, akan diakomodasi melalui perubahan APBD.

Baca juga: Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih

Selain distribusi air bersih, Pemprov Jateng juga memperkuat ketahanan air melalui pembangunan sumur dalam dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

BPBD mengimbau masyarakat mulai menghemat penggunaan air sejak dini dan segera melapor kepada pemerintah desa, kecamatan, atau BPBD setempat apabila mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.

“Kami mengimbau warga untuk mempersiapkan diri dengan menghemat dan menabung air. Ini langkah penting agar kita bisa bertahan menghadapi kondisi kekeringan ini,” kata Bergas.

Air memang tidak bersuara saat mengalir. Tapi ketika kerannya berhenti menetes, barulah semua orang sadar bahwa yang paling berharga sering kali justru yang selama ini dianggap biasa. (tebe)

You Might Also Like

Gubernur Luthfi Dorong Atlet Jateng Giat Berlatih untuk Songsong PON 2028

PSIS Masuk Mode Survival

Piala Dunia 2026: 17 Negara Sudah Lolos, Asia Bawa Dua Debutan

PSIS Gas Pol Cari Nafas, Persipal Ogah Jadi Penonton

KPK Bongkar Uang Percepatan Haji: Khalid Basalamah Disebut Paling Tahu

TAGGED:air bersih jatengheadlinemusim kemaraupemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang
Next Article ILUSTRASI - SPPG atau dapur MBG. Kejagung Selidiki Dugaan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, dari Kuburan hingga Hutan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI - SPPG atau dapur MBG.

Kejagung Selidiki Dugaan 100 Dapur MBG Fiktif di Cilacap, dari Kuburan hingga Hutan

Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih

PDIP Balik Serang Isu BEM UBK Terima Uang

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Tiga Calon Manajer KDMP Meninggal saat Latihan Dasar Militer, DPR: Evaluasi Total!

Bidan Janjikan Kursi BUMN, Uang Puluhan Juta Malah Melayang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Bhara Cup 2026 Bukan Cuma Turnamen, Tapi Seleksi Atlet Wartawan

Februari 12, 2026
Timnas U-23 yang bermain dalam kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2025. Dalam laga perdana, Garuda Muda ditahan imbang Timnas U-23 Laos 0-0. Foto: dok.
Sepak Bola

Timnas U-23 Indonesia Gagal Menang Lawan Laos di Laga Perdana Kualifikasi Piala Asia U-23

September 4, 2025
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Info

Korban Keracunan MBG di Majene Merata: Mulai Ibu Hamil, Balita, hingga Siswa Sekolah

Januari 15, 2026
Hukum

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

November 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kemarau Baru Mulai, BPBD Jateng Sudah Kucurkan 654 Ribu Liter Air Bersih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?