Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mahasiswa Turun ke Jalan, Wagub Jateng Janji Tak Tutup Telinga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mahasiswa Turun ke Jalan, Wagub Jateng Janji Tak Tutup Telinga

Gelombang aksi mahasiswa di berbagai daerah belum juga reda. Menanggapi hal itu, Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen memastikan pemerintah provinsi tidak menutup mata.

T. Budianto
Last updated: Juni 17, 2026 5:43 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)
SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng memastikan berbagai tuntutan yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi tidak akan berhenti di jalanan. Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen mengatakan, seluruh aspirasi akan dipetakan untuk kemudian dikawal sesuai kewenangan pemerintah daerah.

“Kita melihat aksi-aksi yang dilakukan oleh mahasiswa. Kita petakan mana yang menjadi tuntutan untuk pemerintah di Provinsi Jateng, baik untuk eksekutif maupun legislatif. Apa yang perlu kami kawal, ya kami kawal. Kami akan mendengarkan semuanya,” ujar Taj Yasin usai mewakili Gubernur dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Tengah Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Gedung Berlian, Semarang, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: Demo di Semarang Memanas! Ban Dibakar hingga Mahasiswa Dikejar Aparat Berpakaian Sipil

Menurut tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu, sebagian besar isu yang disuarakan mahasiswa berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, peran Pemprov Jateng adalah memastikan aspirasi tersebut sampai kepada pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan.

“Yang disuarakan oleh kawan-kawan mahasiswa ini sifatnya untuk pemerintah pusat. Sehingga kita pastikan bahwa suara itu tersampaikan,” katanya. Gus Yasin menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik maupun masukan dari masyarakat.

Ia menyebut pemerintah pusat juga telah membuka ruang dialog dengan mahasiswa dan mulai merespons sejumlah tuntutan yang berkembang. “Semuanya sudah ditampung. Tinggal kami kawal ke pemerintah pusat. Di pusat sendiri juga sudah disampaikan. Pemerintah juga sudah membuka ruang diskusi,” ujarnya.

Berharap Tertib

Meski mendukung kebebasan menyampaikan pendapat, ia berharap aksi demonstrasi tetap berlangsung secara tertib dan damai. Menurutnya, situasi yang kondusif menjadi modal penting agar pembangunan dan perekonomian Jateng tetap berjalan positif.

Ia mengungkapkan, realisasi investasi di Jateng pada Triwulan I 2026 mencapai Rp23,02 triliun. Sebagian besar investasi tersebut bergerak di sektor padat karya yang dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

“Investor yang saat ini sudah menginvestasikan modalnya harus kita kawal bersama-sama. Kalau suasananya kondusif, pertumbuhan ekonomi juga akan berjalan baik,” kata Gus Yasin.

Baca juga: Demo Bubar tapi Gerakan Belum Kelar, Mahasiswa Semarang Siapkan Konsolidasi Lanjutan

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk mahasiswa, untuk tetap menjaga keseimbangan antara menyampaikan aspirasi dan menciptakan iklim daerah yang aman serta kondusif.

Menurutnya, demonstrasi merupakan hak yang dijamin dalam negara demokrasi. Namun, pesan yang ingin disampaikan akan lebih efektif apabila dilakukan secara tertib sehingga dapat diterima dan ditindaklanjuti oleh para pengambil kebijakan.

Dalam demokrasi, jalanan memang menjadi tempat menyuarakan keresahan. Tapi pada akhirnya, yang paling ditunggu bukan seberapa keras suara diteriakkan, melainkan seberapa serius suara itu didengar dan benar-benar sampai ke meja tempat keputusan dibuat. (tebe)

You Might Also Like

Tiga Tewas dan Belasan Ribu Warga Terdampak Bencana Banjir-Longsor di Muria Raya

“Pak Rahman”, Jurus Pemkot Jinakin Harga Pangan

Riset UI Bongkar Cerita MBG, Anak Bosan, Sayur Banyak

Prabowo Mau Setop PLTD dan Putus Ketergantungan BBM

UMKM Jateng Unjuk Gigi di Inacraft 2025, Nawal Yasin: Saatnya Naik Kelas!

TAGGED:bem semarangdemo mahasiswa semarangheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Aset Fadia Arafiq Mulai Disita, Rumah hingga Toko Ritel
Next Article PERSETUJUAN RAPERDA - DPRD Jateng menyetujui Raperda Perlindungan Pekerja Informal dalam rapat paripurna, Rabu (17/6/20226). (dul) Kabar Gembira buat Ojol dan Pekerja Lepas, DPRD Jateng Setujui Raperda Perlindungan Pekerja Informal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

Usai Jaga, Dokter Muda Undip Ikut Demo di Semarang: Harga Obat Naik saat Rupiah Lemah

BERI PENJELASAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memberi penjalasan kepada wartawan. (ist)

BOP RT Rp25 Juta Segera Cair, Wali Kota Semarang Pastikan Penggunaannya Dikawal Ketat

MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang berjalan kaki menuju gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian

MENCERDASKAN ANAK BANGSA - Ilustrasi guru honorer sedang mengajar siswa. Meski mereka berjuang sekuat tenaga mencerdaskan anak bangsa, nasib mereka acap kali terbaikan oleh kebijakan.

Anggaran Lagi Diketatkan, Saleh Minta Nasib 1.814 Guru Honorer Jangan Diabaikan

MENGGUGAT MBG - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)

PMII Semarang Turun Jalan Soroti MBG, Isyaratkan Gelombang Demo Belum Selesai

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Pocong Tlogowungu Minta Maaf, Konten Iseng yang Bikin Sekampung Parno

Mei 28, 2026
IHSG AMBLES - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi salah satu bursa saham dengan performa terjelek di dunia pada awal tahun 2026 ini. Banyak investor asing mulai kehilangan kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia. (ist/ai)
Ekonomi

‘Sell Indonesia’ Menggema di Pasar Global, Investor Asing Hilang Kepercayaan

Juni 6, 2026
BNN Jateng sosialisasi pencegahan peredaran narkotika di hadapan warga Perumahan Grand Tembalang Regency RT2/RW6, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Minggu (24/8/2025) pagi.
Daerah

BNN Jateng Bilang Kehadiran Orangtua Kunci Cegah Anak-anak Terpapar Narkotika

Agustus 24, 2025
Olahraga

Kabar Baik, Megawati Hangestri Kembali Perkuat Timnas Voli Putri Indonesia di SEA V League 2025

Juni 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mahasiswa Turun ke Jalan, Wagub Jateng Janji Tak Tutup Telinga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?