Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BBM Naik, Pakar Ingatkan Melambungnya Harga Barang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

BBM Naik, Pakar Ingatkan Melambungnya Harga Barang

Kenaikan harga BBM ternyata bukan cuma soal isi tangki kendaraan yang makin mahal. Pakar ekonomi mengingatkan, lonjakan harga Pertamax bisa menjadi efek domino yang membuat biaya hidup masyarakat ikut terkerek.

T. Budianto
Last updated: Juni 12, 2026 3:48 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)
BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kenaikan harga BBM diperkirakan baru menjadi awal. Dalam waktu dekat, masyarakat perlu bersiap menghadapi kenaikan harga berbagai kebutuhan karena efeknya bakal merembet ke banyak sektor.

Mulai 10 Juni 2026, harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Pertamax Green juga naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar masih Rp6.800 per liter.

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, FX Sugiyanto mengatakan, kenaikan BBM hampir selalu diikuti naiknya biaya distribusi. Akibatnya, barang-barang yang bergantung pada transportasi berpotensi ikut mengalami kenaikan harga.

Baca juga:Rupiah Ambles APBN Jebol? Pakar Undip Sorot Kebijakan Pemerintah Naikkan BBM

“Yang jelas bahan bakar sudah naik. Kalau bahan bakar sudah naik, pasti nanti akan merembet kepada komoditas-komoditas lain yang akan naik,” kata Sugiyanto, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, dampak itu tidak hanya dirasakan pada harga bahan pokok. Tarif listrik juga berpotensi mengalami penyesuaian meski kemungkinan masih ditahan pemerintah untuk sementara waktu. “Mungkin sementara masih ditahan. Tapi untuk barang-barang yang menggunakan angkutan pasti akan naik. Itu pasti,” ujarnya.

Rupiah Melamah

Selain biaya distribusi dan bunga kredit, barang-barang impor juga diprediksi mengalami kenaikan harga karena pelemahan rupiah membuat biaya pembelian dari luar negeri semakin tinggi.

Menurut Sugiyanto, situasi ekonomi saat ini jauh lebih berat dibanding beberapa bulan sebelumnya. Sebab, kenaikan BBM menjadi sinyal bahwa ruang fiskal pemerintah mulai tertekan.

“Sesungguhnya ini jauh lebih berat dibanding kondisi beberapa bulan yang lalu. Karena ini sudah menunjukkan indikator pemerintah agak kewalahan dengan terpaksa menaikkan harga bahan bakar minyak yang akan menjalar ke hal yang lain,” ujarnya.

Baca juga: Terburuk Sepanjang Sejarah! Rupiah Makin Lemah, Jebol Rp18.000 per Dolar AS

Artinya, masyarakat kemungkinan tidak hanya menghadapi kenaikan harga BBM. Jika tekanan ekonomi terus berlanjut, biaya transportasi, kebutuhan sehari-hari, hingga barang impor berpotensi ikut merangkak naik dalam beberapa waktu ke depan.

Dulu yang bikin kaget cuma angka di papan SPBU. Sekarang, jangan heran kalau beberapa minggu lagi label harga di warung, pasar, sampai toko online ikut belajar naik kelas. Karena dalam ekonomi, ketika BBM melompat, barang-barang lain biasanya tidak mau ketinggalan ikut lari. (bae)

You Might Also Like

Edit Foto Mantan Pacar Pakai AI, Mahasiswa di Semarang Terancam 12 Tahun Bui

Hukuman Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku Januari 2026, Gimana Sih Ketentuannya?

WNI Jadi Tentara Bayaran Israel Bikin Heboh Netizen, Kemenlu: Kami Belum Mengetahui

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Akhiri Dominasi Solo, Semarang Juara Umum Peparpeda Jateng 2026

TAGGED:bbm naikheadlinepakar undipundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 4,2 Juta Pelaku UMKM Jadi Andalan Jateng
Next Article Jalan Jepara-Keling Akhirnya Dibeton

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gol Sabda Bikin PSIS Raih Tiga Poin di Laga Perdana

847 Kafilah Sudah Tiba di Semarang, MTQ Nasional Tinggal Gas!

Biar Nggak Main Hakim Sendiri, Warga Diajak “Melek” Hukum

MTQ Nasional, Pemprov Siapkan 306 Nakes

3.796 Paralegal Jateng Disiapkan Jadi “Penolong Pertama”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prancis Emmanuel Macron saat di Borobudur. Borobudur merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Jateng.
Ekonomi

Jateng Jadi Provinsi Paling Cuan dari Pariwisata, Kalahkan Bali dan Jogja

Januari 5, 2026
Daerah

ASN Semarang Diminta Nggak Cuma Sibuk, Tapi Berdampak

Januari 2, 2026
Hukum

Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”

Maret 4, 2026
Daerah

DPR RI Acungi Jempol Penanganan Bencana di Jateng

Januari 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BBM Naik, Pakar Ingatkan Melambungnya Harga Barang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?