Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 4,2 Juta Pelaku UMKM Jadi Andalan Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

4,2 Juta Pelaku UMKM Jadi Andalan Jateng

Saat banyak daerah masih berjibaku mencari cara menjaga roda ekonomi tetap berputar, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi justru mendapat pengakuan nasional.

T. Budianto
Last updated: Juni 12, 2026 3:42 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TERIMA PENGHARGAAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima penghargaan kategori Penggerak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Ekonomi Kreatif dalam ajang Top Regional Leader 2026 yang digelar di JW Marriott Hotel Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima penghargaan kategori Penggerak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Ekonomi Kreatif dalam ajang Top Regional Leader 2026 yang digelar di JW Marriott Hotel Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dahlan Iskan dalam rangkaian Leadership Forum dan Awarding Ceremony bertema “Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional”.

Bagi Luthfi, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi. Ia menyebut penghargaan tersebut menjadi suntikan semangat untuk terus memperkuat pembinaan UMKM di Jateng yang jumlahnya mencapai sekitar 4,2 juta pelaku usaha. “Ini inspirasi untuk seluruh kepala daerah agar lebih kreatif dalam menciptakan terobosan di tengah situasi dan keterbatasan fiskal,” kata Luthfi.

Data triwulan I 2026 dari Dinas Koperasi dan UKM Jateng mencatat sebanyak 199.781 UMKM telah mendapatkan pembinaan. Angka itu naik 1.001 unit dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: CJTEC, “Rumah” UMKM Jateng Menuju Pasar Dunia

Rinciannya meliputi 81.595 UMKM sektor produksi, 28.586 sektor pertanian, 67.595 sektor perdagangan, dan 22.005 sektor jasa. Dari aktivitas tersebut, sekitar 1,38 juta tenaga kerja terserap. Tak hanya jumlah pelaku usaha yang bertambah, nilai aset UMKM binaan juga tercatat mencapai Rp39,675 miliar dengan total omzet sekitar Rp70,6 miliar.

Pemprov Jateng sendiri menggenjot penguatan UMKM melalui berbagai jalur, mulai dari kemudahan akses permodalan, pelatihan keterampilan, peningkatan kapasitas manajemen usaha, pendampingan legalitas, hingga perluasan akses pasar dan digitalisasi pemasaran.

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, pemerintah daerah juga memanfaatkan portal satu data Dinas Koperasi dan UKM serta Silap CSR guna memantau penyaluran bantuan, kemitraan, dan penerima manfaat secara berkala.

Di sektor pembiayaan, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jateng juga menunjukkan angka besar. Hingga kini penyalurannya telah mencapai Rp361,36 triliun untuk lebih dari 10,31 juta debitur.

Tren Positif

Sementara itu, perkembangan ekonomi kreatif di Jateng juga menunjukkan tren positif. Saat ini terdapat 14 Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Beberapa di antaranya adalah Kabupaten Grobogan dengan produk unggulan kuliner Japede, Kabupaten Pati untuk subsektor seni pertunjukan, serta Kabupaten Cilacap yang dikenal dengan pengembangan animasi, film, dan video. Tak hanya itu, Kota Surakarta dan Kota Semarang juga telah masuk jaringan Unesco Creative Cities Network untuk kategori kerajinan dan seni rakyat.

Sebanyak 29 kabupaten/kota di Jawa Tengah kini juga telah memiliki Komite Ekonomi Kreatif yang bertugas memperkuat ekosistem industri kreatif daerah. Salah satu fokus pengembangannya adalah pembangunan creative hub, penguatan infrastruktur digital, dan penyediaan ruang kreatif yang lebih dekat dengan generasi muda.

Baca juga: Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM

“Kami bina sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat di tingkat kecil. Secara tidak langsung ini akan menambah kuatnya ekonomi daerah,” ujar Luthfi.

Sementara itu, Dahlan Iskan menegaskan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang tetap mampu menghadirkan inovasi meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Kami memberikan penghargaan ini karena di saat paling sulit tetap akan lahir beberapa kepala daerah yang istimewa. Ini salah satu pembelajaran terbaik untuk kajian efisiensi dan skala prioritas,” katanya.

Ketika sebagian orang sibuk menghitung berapa yang harus dipangkas dari anggaran, ada daerah yang justru sibuk menghitung berapa UMKM lagi yang bisa naik kelas. Sebab di tengah ekonomi yang penuh tanda tanya, usaha kecil sering kali menjadi jawaban yang paling nyata. (tebe)

You Might Also Like

Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman

Pemprov-Baznas Salurkan 8.000 Paket Sembako

Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun

Sekda Jateng: Inspektorat Harus Jadi “Alarm Dini” Korupsi

Agustina Dorong Pemetaan Potensi Kelurahan untuk Hidupkan Koperasi Merah Putih

TAGGED:ahmad luthfiheadline KURpemprov jatengumkm jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ekonomi Sudah Beri Sinyal Kritis, Akankah Krisis 98 Terulang?
Next Article BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae) BBM Naik, Pakar Ingatkan Melambungnya Harga Barang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PHK Jangan Panik, Ini Jurus Pemprov Bikin Buruh Lebih Aman

Luthfi: Jangan Cuma Jadi Tukang Kritik, Mahasiswa Juga Harus Ikut Bangun Daerah

SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

JALIN MOU--Unwahas dan Govokasi Maxwell menjalin kerja sama. (ist)

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Sobat Bersinar Siap Jadi Influencer Anti Narkoba di Semarang

Juli 27, 2026
Pendidikan

Perkuat Kualitas Akademik, FPP Undip Gelar Workshop RPS OBE-SDGs

Mei 13, 2026
Daerah

Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat

April 4, 2026
Ekonomi

Luthfi: Bank Jateng Jangan Cuma Simpan Uang, UMKM Harus Dibikin Naik Kelas

Juni 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 4,2 Juta Pelaku UMKM Jadi Andalan Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?