Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gaji Hakim Naik, Mafia Peradilan Jangan Ikut Naik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gaji Hakim Naik, Mafia Peradilan Jangan Ikut Naik

Kenaikan gaji hakim hingga 280 persen seharusnya menjadi kabar baik bagi dunia peradilan. Namun di balik peningkatan kesejahteraan itu, muncul satu pesan tegas: jangan sampai yang ikut naik bukan integritasnya, melainkan tarif permainan di balik meja hijau.

T. Budianto
Last updated: Juni 7, 2026 12:10 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KRITIK HAKIM: Anggota Komisi Yudisial RI, Abhan Misbah (batik kuning) membahas hakim dan mafia peradilan dalam seminar yang digelar Peradi SAI Kota Semarang, Sabtu (6/6/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gaji hakim sudah naik sampai 280 persen. Tapi kalau masih ada yang main mata di ruang sidang, Komisi Yudisial bilang tidak ada ampun.

Pesan itu disampaikan anggota Komisi Yudisial RI, Abhan Misbah saat menjadi salah satu pembicara dalam seminar “Hukum untuk Siapa? Menepis Stigma Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas, di Mana Peran Advokat?” yang digelar Peradi Suara Advokat Indonesia (SAI) DPC Kota Semarang, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Abhan, kesejahteraan hakim sekarang sudah jauh lebih baik. Karena itu, tidak boleh lagi ada alasan munculnya mafia peradilan atau praktik hukum yang bersifat transaksional.

Baca juga: Peradi SAI Semarang Cari Nahkoda Baru

“Saat ini kesejahteraan hakim sudah cukup baik. Dengan penghasilan yang lebih layak, harapannya tidak ada lagi mafia peradilan maupun praktik peradilan yang bersifat transaksional,” tegasnya.

Kalau masih ada pelanggaran, Komisi Yudisial bersama Mahkamah Agung siap bertindak. Sanksinya juga bukan main-main, mulai dari pemberhentian tidak dengan hormat sampai proses pidana.

Awasi Peradilan

Abhan juga mengajak masyarakat ikut mengawasi jalannya peradilan. Siapa pun yang menemukan dugaan mafia peradilan atau penyimpangan proses hukum diminta tidak ragu melapor.

Selain soal integritas, dia mengingatkan kualitas putusan hakim juga harus terus dievaluasi. Sebab, putusan adalah mahkota seorang hakim yang menjadi ukuran saat promosi jabatan.

Baca juga: Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit

Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) Peradi SAI Kota Semarang yang digelar di Hotel Santika Premiere Semarang.  Pelaksanaan kegiatan itu bekerja sama dengan media BacaAja.

Kenaikan gaji memang bisa memperbaiki kesejahteraan, tetapi tidak otomatis memperbaiki nurani. Sebab keadilan tidak pernah diukur dari tebalnya slip penghasilan, melainkan dari tipis atau tebalnya keberanian menolak godaan di ruang sidang. Jika gaji sudah naik ratusan persen, publik tentu berharap integritas naik lebih tinggi lagi.  (bae)

You Might Also Like

Bye-bye Tunjangan Rumah, Gaji DPR Sekarang “Cuma” Rp65 Juta per Bulan

Gak Terima Dituding Korupsi, Bekas Bos Sritex Salahkan Pandemi Covid-19 saat Sidang

Budi Prakosa Resmi Jadi Pj Sekda Semarang, Ditantang Kendalikan 16 Ribu ASN dan Program Strategis

ESDM Jateng: Lereng Slamet Longsor Karena Hujan Terlalu Niat

Menkeu Purbaya Tolak Tax Amnesty Jilid III: “Udah Dua Kali, Masa Mau Diulang Lagi?”

TAGGED:headlinemuscab peradi sai semarangperadi sai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Gaji Hakim Naik, Mafia Peradilan Jangan Ikut Naik

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit

Peradi SAI Semarang Cari Nahkoda Baru

Tiga Hari Ditunggu Pulang, Sakim Ditemukan Membisu di Sungai

Miris!! Rusa Taman Sriwedari Makan Sampah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Setahun Agustina-Iswar: Wifi RT Gratis Banyak yang Mati, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkot

Februari 28, 2026
Info

Luthfi Ajak Kadin Jateng Perangi Kemiskinan

April 18, 2026
Sidang perdana kasus pengadaan tanah BUMD Cilacap yang rugikan negara Rp 237 miliar.
Hukum

Kodam IV/Diponegoro Terseret Kasus Korupsi BUMD Cilacap Rp 237 M, Bagaimana Duduk Perkaranya?

Oktober 3, 2025
Ekonomi

Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

Juli 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gaji Hakim Naik, Mafia Peradilan Jangan Ikut Naik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?