Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Demi Kamu Bisa Tidur di Kereta, Ada yang Rela Gempor Jalan Kaki
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Demi Kamu Bisa Tidur di Kereta, Ada yang Rela Gempor Jalan Kaki

Tidur nyenyak di kereta itu kadang terasa biasa aja. Tinggal duduk, pasang headset, terus tahu-tahu udah sampai tujuan. Tapi di balik perjalanan yang kelihatannya mulus itu, ada orang-orang yang tiap hari rela jalan kaki berkilometer di atas rel, kepanasan, kehujanan, bahkan kadang cuma ditemani suara kereta lewat super kencang. Mereka bukan konten kreator survival, tapi Petugas Pemeriksa Jalur alias PPJ.

T. Budianto
Last updated: Mei 11, 2026 9:24 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MEMERIKSA REL: Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) mengecek kondisi rel untuk memastikan kelancaran arus kereta. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pernah nggak sih kepikiran pas lagi asyik tidur pulas di gerbong, ada orang yang lagi keringetan jalan kaki di atas rel demi mastiin kamu selamat? Kenalin nih, pasukan Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ).

PPJ di Daop 4 Semarang jumlahnya ada 118 orang. Tiap hari, mereka punya misi khusus, dibagi tugas, menyusuri rel sepanjang 677 kilometer yang membentang dari Tegal, Semarang, sampai Blora.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif bilang, kalau para petugas ini adalah garda terdepan buat urusan keselamatan.  Sebelum bertugas di lapangan, setiap PPJ wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus, termasuk sertifikasi pemeriksa jalur yang diterbitkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Baca juga: 13 Titik Rawan Bencana dan 39 Perlintasan KA Tanpa Penjaga jadi Perhatian Serius Daop 4

Saat bekerja, mereka harus teliti banget liat kondisi rel, bantalan, sambungan rel, wesel, baut pengikat, drainase, hingga potensi gangguan eksternal seperti longsoran, genangan air, pohon tumbang, maupun aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel.

“Mereka setiap hari melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi rel dan lingkungan sekitar jalur guna memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Luqman, Minggu (10/5/2026).

Bayangin aja, satu orang petugas harus jalan kaki sekitar tujuh kilometer setiap sifnya. Mau cuacanya lagi panas menyengat sampai bikin kulit legam atau hujan badai sekalipun, mereka nggak boleh absen ngecek rel.

“Tugas PPJ tidak mengenal cuaca. Mereka tetap menjalankan pemeriksaan demi memastikan keselamatan operasional kereta api tetap terjaga,” tambah Luqman.

Penanganan Cepat

Apabila ditemukan potensi gangguan atau kerusakan pada jalur rel, petugas akan segera melaporkan kepada unit terkait untuk dilakukan penanganan cepat.

Dalam kondisi tertentu, petugas juga dapat melakukan pengamanan awal maupun pembatasan kecepatan perjalanan kereta api sebagai langkah antisipatif menjaga keselamatan operasional.

Baca juga: Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah

Selain modal mata dan fisik yang kuat, mereka juga dibantu kendaraan perawatan buat deteksi masalah ketidaksempurnaan jalur yang nggak kelihatan secara kasat mata.

Jadi lain kali kalau bisa tidur pulas di kereta tanpa drama, ingat aja… ada orang yang mungkin lagi pegal jalan kaki di atas rel supaya perjalananmu tetap aman. Karena kadang, keselamatan penumpang memang dibayar pakai langkah kaki orang lain yang jarang terlihat kamera. (bae)

You Might Also Like

Tabrakan di Runway LaGuardia, Pesawat dan Damkar Berujung Tragis

Satu Desa Heboh, Sembilan Perangkat Resmi Dicoret Kades

Dua Pekan Jelang Lebaran, 400 Ribu Orang Sudah Amankan Tiket Kereta

Aktivis: Biar Demo Nggak Chaos, Temui Massa Seperti Ganjar

Tiga Hari Hilang, Nenek Wakijem Ketemu Lemas di Hutan

TAGGED:daop 4PPJpt kai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agustina: Laut Jangan Cuma “Diperas”, Tapi Dijaga
Next Article Pemprov Dukung Satgas Antikekerasan di Ponpes

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto. (dul)

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

Ratusan Perusahaan di Semarang Nunggak BPJS, Utangnya Tembus Rp13,7 Miliar

Salatiga Bakal Jadi “Istana” Dadakan, 100 Lebih Raja dan Sultan Siap Kumpul

Perundungan di SMP Nasima Disorot, FPDI-P Minta Disdik Jangan Diam

Ilustrasi gempa bumi.

Gempa Kembar Guncang Venezuela, Perkiraan Korban Capai 100.000 Jiwa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri HAM, Natalius Pigai.
Hukum

Pegawai Kementrian HAM, Gugat Menteri Pigai, Nah Loh…..

Maret 14, 2026
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan jajarannya meresmikan SMANKO Jateng, Senin (19/5/2025)
Olahraga

Luthfi Resmikan SMA Negeri Khusus Olahraga di Jateng: Siap Cetak Atlet Berprestasi

Mei 20, 2025
Info

MBG di Grobogan Bikin Sekolah Masuk Mode Darurat

Januari 11, 2026
Polisi tangkap WNA yang ketahuan nyolong Hp di Kota Lama Semarang.
Hukum

Turis Asing Keciduk Nyolong Hp di Kota Lama Semarang, Gak Punya Paspor Pula

Agustus 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Demi Kamu Bisa Tidur di Kereta, Ada yang Rela Gempor Jalan Kaki
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?