Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cerita Pedagang Kecil Raup Cuan di Sela Aksi May Day: Saling Support
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cerita Pedagang Kecil Raup Cuan di Sela Aksi May Day: Saling Support

R. Izra
Last updated: Mei 1, 2026 9:43 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Buruh peserta aksi May Day turut melarisi dagangan pedagang kaki lima di lokasi aksi, Jl Pahlawan, Kota Semarang, Jum'at (1/5/2026). (dul)
Buruh peserta aksi May Day turut melarisi dagangan pedagang kaki lima di lokasi aksi, Jl Pahlawan, Kota Semarang, Jum'at (1/5/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Aksi Hari Buruh alias May Day di kawasan Gubernuran Semarang, Jumat (1/5/2026) sore, nggak cuma dipenuhi orasi dan lautan massa. Di balik ramainya aksi, ada cerita lain yang ikut hidup, para pedagang kecil yang kebagian rezeki dadakan.

Salah satunya Ghufron (62), pedagang kaki lima yang tampak sibuk melayani pembeli di pinggir aksi. Dengan gerobak sederhana, ia memanfaatkan momen keramaian ini buat nambah pemasukan.

“Kalau hari biasa paling dapat sekitar Rp50 ribu. Tapi kalau ada event kayak gini ya lumayan naik,” ujarnya sambil tetap sigap melayani pembeli.

Bacaaja: Peradi SAI Semarang Sorot Potensi Kericuhan Aksi May Day, Singgung Risiko Salah Tangkap
Bacaaja: Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Buat Ghufron, kenaikan harga bukan sekadar cari untung lebih. Ia bilang, itu juga bentuk penyesuaian dengan kondisi di lapangan, mulai dari lonjakan pembeli sampai kebutuhan stok yang lebih banyak. Kalau biasanya jual Rp5.000, saat ramai bisa jadi Rp7.000.

Ia juga mengaku sudah langganan jualan tiap ada acara besar di kawasan tersebut, termasuk aksi demo. Buatnya, keramaian seperti May Day bukan cuma soal aksi, tapi juga peluang.

“Kalau ada aksi ya saya pasti jualan di sini,” katanya santai.

Nggak sendirian, Ghufron juga tergabung dalam Paguyuban UMKM Kota Semarang. Lewat komunitas ini, para pedagang saling berbagi info dan saling support biar tetap bisa bertahan di tengah persaingan.

Cerita Ghufron jadi gambaran kecil kalau di balik riuhnya aksi jalanan, roda ekonomi tetap berputar. Saat sebagian orang menyuarakan haknya, yang lain tetap berjuang di pinggir jalan, menjemput rezeki dengan cara mereka sendiri. (dul)

You Might Also Like

Samuel Wattimena: Stop Jalan Sendiri, Yuk Kolaborasi Biar Budaya Lokal Bisa Mendunia!

Banjir Nggak Bisa Diatasi Sendiri, Bro…

Langkah Kecil Jemaah Haji Sering Terganggu Penyakit Datang Mendadak Sekali

Laga Hidup Mati di Jatidiri

Prabowo di PBB: Indonesia Siap Jadi “Player” Global

TAGGED:buruhcuanMay Daypkl
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Buruh dan mahasiswa menggelar aksi May Day di Semarang, Jumat (1/5/2026). (bae) Tuntut Upah Layak, KASBI Jateng: Buruh Lajang Minimal Rp9 Juta Per Bulan
Next Article Aksi buruh memperingati May Day di depan kantor Gubernuran, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul) Gubernur Jateng Bersyukur May Day Berjalan Tertib, Luthfi: Sinyal Positif untuk Investasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ANTRE LOKET--Penumpang kereta api mengantre di stasiun Daop 4 Semarang. (ist)

Libur Tahun Baru Islam, 198 Ribu Penumpang Serbu KA Daop 4 Semarang

Ilustrasi aksi penganiayaan.

Tiga Tahun Hilang Kabar, Perempuan Bandung Muncul Terluka Parah

Ratusan Calon Dokter Mentok Ujian, Kampus Ikut Disorot

Kontainer Numpuk Bukan Bea Cukai, Importir Malah Santai Dulu

Kereen, Maling Buat Surat Permohonan Maaf, Eh Dimaafkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis.
Info

Sentil Keras Kesepakatan Dagang RI-AS, MUI: Ini Perjanjian atau Penjajahan?

Februari 24, 2026
Eks-Kapolri yang kini menjabat Mendagri, Tito Karnavian.
Info

Di Tengah Bencana, Mendagri Janjikan ‘Hadiah’ Rp 1 Triliun untuk Daerah, Begini Syaratnya

Desember 6, 2025
Daerah

Bye Non-ASN, Halo PPPK! Pemkot Semarang Bereskan Status Pegawai

Agustus 20, 2025
Daerah

Buruh Semarang Ngudoroso UMR, Wali Kota: Tenang, Tak Kawal…

November 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cerita Pedagang Kecil Raup Cuan di Sela Aksi May Day: Saling Support
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?