Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Anak Jadi Korban Daycare Jogja, IDAI Bergerak Fokus Pulihkan Trauma & Kawal Kasus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Anak Jadi Korban Daycare Jogja, IDAI Bergerak Fokus Pulihkan Trauma & Kawal Kasus

R. Izra
Last updated: April 30, 2026 7:48 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basar Yanuarso.
Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Piprim Basar Yanuarso.
SHARE

BACAAJA, JOGJA – Kasus dugaan kekerasan anak di sebuah daycare di Yogyakarta yang viral di media sosial bikin banyak pihak angkat suara. Salah satunya Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang langsung menyatakan siap ikut mengawal penanganan kasus ini.

Nggak main-main, IDAI bakal terlibat dari sisi medis sampai siap jadi saksi ahli kalau kasusnya masuk ke meja hijau.

Ketua Umum IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menegaskan kalau proses hukum sepenuhnya diserahkan ke pihak kepolisian. Sementara IDAI fokus di pendampingan korban.

Bacaaja: Indonesia Masuk 2 Besar Kasus Campak Tertinggi Dunia, IDAI: Jangan Tunda Imunisasi Anak
Bacaaja: Berkat Sang Mantan! Kisah Terbongkarnya Tragedi Mengerikan Daycare Little Aresha Jogja

“Ranah hukum biar polisi. Kami di sini bantu orang tua pasien, terutama untuk pemulihan pascatrauma. Kalau dibutuhkan, kami siap jadi saksi ahli di pengadilan,” jelasnya.

Fokus utama saat ini? Pemulihan kondisi anak. Karena dampak kekerasan nggak cuma fisik, tapi juga bisa nempel lama di mental dan tumbuh kembang mereka.

Hal ini juga ditegaskan Fitri Hartanto. Menurutnya, penanganan kasus seperti ini nggak bisa sendirian—harus pakai tim lintas disiplin.

“Kasus kekerasan anak itu ditangani tim. Ada dokter anak, psikolog, psikiater, tenaga kesehatan lain. Semua harus terlibat biar penanganannya maksimal,” ujarnya.

Saat ini, tim tumbuh kembang IDAI cabang Yogyakarta juga sudah bergerak buat memantau kondisi korban secara langsung. Pendekatannya dibuat terpadu, biar pemulihan anak bisa berjalan optimal, baik secara fisik maupun psikologis.

Kasus ini jadi pengingat keras: keamanan anak di tempat penitipan bukan hal sepele. Dan ketika terjadi sesuatu, penanganannya juga harus serius, cepat, dan menyeluruh. (*)

You Might Also Like

Jualan Bahan Petasan di TikTok, Pelaku Dibekuk di Jatim

Turunan Gombel Lama Ditutup April-November, Jalan Bakal Diperbaiki Total

Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Lengkap! Isi Surat Terbuka Pegawai Ditjen Pajak Minta Prabowo-Gibran Mundur

Ratusan Warga Terdampak Tanah Gerak Sirampog Direlokasi

TAGGED:anakdaycare jogjaheadlineidailittle aresha
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Jateng, Frans Kongi, memberi pemaparan dalam diskusi publik “Titik Kumpul 2 SKS” bersama perwakilan organisasi buruh dan Peradi SAI Semarang, yang di selenggarakan bacaaja.co, Rabu (29/4/2026). (dul) Pengusaha Jateng Tertekan Kenaikan BBM dan Bahan Baku, Produksi Terancam Turun
Next Article Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api. BREAKING NEWS: Pasar Kanjengan Semarang Terbakar, 480 Kios Hangus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

Tak Lagi Rata Semua, Duit Dapur MBG Kini Disetel

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru

SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)

Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi godaan mudahnya pencairan pinjaman online (pinjol).
Ekonomi

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

April 22, 2026
Ilustrasi Bitcoin atau BTC. JPMorgan menilai, tambang BTC lebih menjanjikan daripada tambang emas.
Ekonomi

Benarkah Bitcoin Lebih Bikin Untung dari Emas? Begini Kata JPMorgan soal BTC

Februari 7, 2026
Ketua Pengawas Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN), Nicolas Nyoto Prasetyo.
Hukum

Janji Manis Pengurus BLN: Mau Balikin Dana 41.000 Nasabah yang Tertahan

Maret 14, 2026
Chiko Radityatama Agung Putra (kemeja putih) ikut sidang pembacaan putusan di PN Semarang, Kamis (26/2/2026). (bae)
Hukum

Hakim Batal Bacain Vonis Chiko Pembuat Konten Cabul Smanse Pakai AI, Mengapa?

Februari 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Anak Jadi Korban Daycare Jogja, IDAI Bergerak Fokus Pulihkan Trauma & Kawal Kasus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?