Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

Hampir tiga pekan kematian satu keluarga asal Kabupaten Semarang di kawasan Glamping Posong, Temanggung, menjadi teka-teki. Berbagai spekulasi bermunculan, mulai dari keracunan makanan hingga dugaan tindak kriminal. Kini polisi memastikan penyebabnya bukan keduanya, melainkan gas tak terlihat yang dikenal sebagai silent killer.

T. Budianto
Last updated: Juni 15, 2026 11:16 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KASUS POSONG: Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini (paling kanan) bersama pejabat utama Polda Jateng memberikan keterangan pers kasus tewasnya satu keluarga saat glamping di Posong, Temanggung di Mapolda Jateng, Senin (15/6/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Polda Jateng akhirnya mengungkap penyebab kematian empat anggota keluarga yang ditemukan meninggal dunia di Glamping Posong, Kabupaten Temanggung, pada 27 Mei 2026 lalu.

Korban yakni M.A.M (52), istrinya M (43), serta dua anak mereka, B.A.H (21) dan A.E.H (16). Hasil penyelidikan menyimpulkan mereka meninggal akibat keracunan gas karbon monoksida (CO) yang menyebabkan kekurangan oksigen hingga mati lemas di dalam tenda.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir mengatakan penyidik telah melakukan autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, analisis toksikologi, hingga pemeriksaan barang bukti dan telepon genggam korban.

Baca juga: Lagi Glamping, Satu Keluarga Tewas di Posong Temanggung

“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya keracunan karbon monoksida dan tidak ditemukan keracunan sianida,” ujar Nasir, Senin (15/6/2026). Polisi juga memastikan tidak ada unsur pidana, bunuh diri, maupun keracunan makanan dalam peristiwa tersebut. Dari hasil autopsi, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

Penyelidikan kemudian mengarah pada sebuah tungku tanah liat yang ditemukan berada di dalam tenda. Padahal, menurut Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini, pengelola telah mengingatkan agar tungku pembakaran tidak digunakan di dalam ruang tertutup. “Tungku seharusnya diletakkan di luar sesuai instruksi pengelola, tetapi ditemukan berada di dalam tenda,” katanya.

Batas Aman

Hasil simulasi Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng menunjukkan tungku tersebut dapat menghasilkan kadar karbon monoksida hingga 2.000 ppm di dalam tenda tertutup, jauh di atas batas aman bagi manusia.

Kasubbid Kimia Biologi Forensik Bidlabfor Polda Jateng, AKBP Ibnu Sutarto menjelaskan, karbon monoksida merupakan gas tanpa warna, bau, maupun rasa yang sering disebut sebagai silent killer.

Diduga para korban tertidur saat kadar gas terus meningkat di dalam tenda hingga akhirnya kehilangan kesadaran dan meninggal dunia. Dengan hasil tersebut, polisi memastikan tragedi yang sempat menyita perhatian publik itu murni merupakan kecelakaan akibat paparan karbon monoksida dan tidak terkait tindak pidana.

Baca juga: Misteri Glamping Belum Usai, Hasil Labfor Ditunggu Publik

Tragedi Posong mengingatkan bahwa bahaya tidak selalu datang dengan suara keras atau tanda mencolok. Kadang yang paling mematikan justru yang tak terlihat dan tak terasa.

Saat banyak orang sibuk mewaspadai ancaman di luar, sebuah tungku kecil di ruang tertutup ternyata mampu mengakhiri liburan menjadi tragedi dalam satu malam. (tebe)

You Might Also Like

Fakta Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Ada Jatah untuk Kasatreskrim dan Pejabat Kejari

Sukses Bertahan, COO PSIS Apresiasi Kerja Keras Tim

Empat Stasiun KAI di Jateng Kini “Panen” Matahari

Tragis! Sopir Ambulans Semarang Dipecat Lewat Chat dan Tak Dapat Kompensasi

Mahesa Jenar vs Joko Tingkir, Siapa Menang?

TAGGED:glamping posongheadlinepolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tak Lagi Rata Semua, Duit Dapur MBG Kini Disetel
Next Article Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Detik-detik Purbaya ‘Dipecat’ Prabowo, Masih Pimpin Rapat hingga Telepon dari ‘Bapak’ Berdering

BERSIAP LOMBA - Tiga peserta MTQ Nasional Cabang Fahmil Qur'an dari Maluku Utara sedang menyiapkan diri untuk lomba, Senin (14/9/2026). Satu di antaranya adalah Saifullah, yang mengaku jatuh cinta akan indahnya Semarang. (dul)

Peserta MTQ Nasional dari Ternate Jatuh Cinta Keindahan Semarang

MENKEU BARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet lagi. Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).

BREAKING NEWS: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)

Ponpes Abah Khan Tak Berizin, Perberat Tuntutan Hukuman Kiai Cabul Semarang

JUARA TURNAMEN--Tim dari SMAN 4 Semarang menerima sertifikat juara pertandingan Free Fire (FF) Battle Royale Mayoritas Tournament, Minggu (13/9/2026). (ist)

SMAN 4 Semarang Juara Turnamen Free Fire Battle Royale Mayoritas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kemenkum Jateng Gas Sinkronisasi Perda dengan UU Ciptaker

Februari 8, 2026
Seorang WBP Lapas Besi Nusakambangan menerima Remisi Khusus Imlek, Selasa (17/2/2026). Foto: Dok. Kanwil Ditjenpas Jateng.
HukumInfo

Hari Raya Imlek: Narapidana Nusakambangan Terbanyak Penerima Remisi

Februari 17, 2026
WADUK MENGERING: Dampak kemarau panjang di Waduk Botok, Kedawung, Sragen, Jateng beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
Info

BMKG Sebut Kemarau 2026 Punya Pola Tak Biasa

Juli 23, 2026
Info

Soal Hantavirus, Puan Minta Pemerintah Transparan

Mei 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?