Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang

R. Izra
Last updated: April 18, 2026 6:01 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Saeul dan Thiery, dua sopir bus profesional lulusan JIDS di bawah naungan LPK Hiro Karanganyar, yang saat ini diterima bekerja di perusahaan transportasi umum Jepang, Hiroshima Kotsu.
Saeul dan Thiery, dua sopir bus profesional lulusan JIDS di bawah naungan LPK Hiro Karanganyar, yang saat ini diterima bekerja di perusahaan transportasi umum Jepang, Hiroshima Kotsu.
SHARE

BACAAJA, HIROSHIMA – Krisis pekerja di Jepang kian nyata. Tak terkecuali dalam industri transportasi umum di Negeri Sakura.

Di Prefektur Hiroshima, sebuah langkah baru akhirnya diambil: merekrut driver bus profesional dari negara lain alias tenaga kerja asing. Nggak main-main, ini jadi yang pertama di wilayah tersebut.

Perusahaan transportasi Hiroshima Kotsu resmi menarik dua pekerja asal Indonesia, Saeful Ulum (48) dan Thiery Vando Amadeo Korompis (36), untuk dipersiapkan jadi sopir bus profesional.

Langkah ini diambil buat menjawab masalah klasik di Prefektur Hiroshima dan Jepang pada umum, sopir makin tua, yang muda makin jarang.

Bacaaja: Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang
Bacaaja: Dari Indonesia ke Jepang: Cerita Sopir Bus Lulusan JIDS Meraih Masa Depan di Negeri Sakura

Dari total 195 sopir yang dimiliki Hiroshima Kotsu, cuma 25 orang yang masih di usia 20–30 tahun. Sisanya? Didominasi usia 50-an.

Saeful dan Thiery merupakan driver bus profesional yang sebelumnya menimba ilmu dalam program Japan Indonesia Driving School (JIDS) di bawah naungan LPK Hiro di Karanganyar.

Saeful mengaku bangga sekaligus deg-degan dengan kesempatan ini.

“Saya masih merasa khawatir karena belum memiliki pengalaman mengemudi secara nyata (di Jepang). Tapi ke depannya saya ingin terus belajar sedikit demi sedikit,” kata Saeful, dilansir media Jepang FNN Online Prime, Kamis (16/4/2026).

Senada disampaikan Thiery. Ia bilang belum begitu familiar dengan rambu-rambu jalan di Negeri Matahari terbit.

“Saya masih belum mengenal rambu-rambu, dan juga sangat berbeda dibandingkan Indonesia, tapi saya pikir saya akan terbiasa mulai sekarang,” paparnya.

Kepala Divisi Manajemen Hiroshima Kotsu, Sasai Tatsuto, bilang kondisi kekuarangan sopir bus profesional sudah terasa sejak lama.

“Dibanding 10 tahun lalu, jumlah sopir turun sekitar 20 persen. Dampaknya, rute dan frekuensi perjalanan ikut dikurangi, dan ini bikin penumpang kurang nyaman,” jelasnya, dilansir Yahoo Japan.

Karena itu, Hiroshima Kotsu memanfaatkan momentum ditambahkannya bidang transportasi kendaraan ke dalam status izin tinggal bagi orang asing, yaitu Tokutei Ginou” (keterampilan khusus) jadi harapan baru.

Meski masih tahap awal dan penuh penyesuaian, perusahaan optimistis langkah ini bisa jadi solusi jangka panjang.

Sasai menyebut, pihaknya masih terus belajar dalam proses ini.

“Harapannya mereka bisa cepat mandiri dan langsung aktif di jalur operasional,” katanya, dikutip dari media Jepang, TBS News Dig.

Ke depan, Saeful dan Thiery akan menjalani proses untuk mendapatkan SIM khusus kendaraan besar. Jika semua berjalan lancar, mereka dijadwalkan mulai resmi mengaspal sebagai sopir bus pada musim gugur tahun ini.

Apa itu Tokutei Ginou?

Program Tokutei Ginou sendiri memang lagi jadi solusi Jepang buat mengatasi kekurangan tenaga kerja, termasuk di sektor transportasi seperti bus dan taksi yang baru masuk kategori ini beberapa tahun terakhir.

Menariknya, nggak cuma Saeful dan Thiery. Masih banyak calon driver profesional lulusan JIDS yang akan bekerja di Jepang.

Bukan cuma soal kerja, tapi juga soal kepercayaan, tanggung jawab, dan tentunya kebanggaan membawa nama Indonesia di level internasional.

Intinya: dari jalanan Indonesia ke rute bus di Jepang itu bukan hal yang mustahil. Peluangnya terbuka lebar. Bagus dan Mahatmi nunjukin kalau mimpi itu bisa ngebut sampai jauh.

Langkah ini jadi sinyal jelas: Jepang mulai membuka pintu lebih lebar bagi tenaga kerja asing, terutama di sektor yang mulai kekurangan SDM.

Direktur PT Hiro Sejahtera Bersama, Bowo Kristianto, menegaskan JIDS dibangun buat nyiapin pengemudi sejak nol sampai siap kerja di Jepang, bukan setengah-setengah. (*)

You Might Also Like

Banyak Gerai Indomaret Tutup, Wah Ada Apa Ini?

Niat Puasa Sekali atau Tiap Malam, Gimana Enaknya?

Jadi Tuan Rumah, Luthfi Targetin Jateng Juara Umum Pomnas XIX

Tim Kampus SCU Terjun ke Lokasi Bencana Sumatera, Paling Banyak Terima Keluhan Soal Ini

Catat Tanggal Mainnya! Keraton Siluman, Lawakan Berisi Kritik Sosial dan Sindiran Menohok

TAGGED:driver bus profesionalheadlinehiroshima kotsujepangjidssopir bus profesional
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Permainkan Harga Kedelai, Mentan Ancam Cabut Izin Usaha
Next Article Kader PMII mengikuti seremonial perayaan Harlah ke-66 PMII di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (17/4/2026). (ist) Harlah ke-66 PMII, Fathan Subkhi Dorong Kader di Jateng Ambil Peran Nyata

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Porprov Jateng 2026 Pakai Sistem Real-Time

Antisipasi Kebakaran Hutan, Jateng Bentuk Satgas Karhutla

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan. (Ist)

14 Daerah Jateng Siaga Kekeringan, BPBD Siapkan 129 Juta Liter Air Bersih

Cari Obat Nggak Perlu Pusing, Pemkot Semarang Luncurkan Pharma City

SAMBUT SISWA: Guru kelas dan badut menyambut 3 siswa baru SDN Purwoyoso 1 Semarang dalam rangkaian MPLS, Senin (13/7/2026). (Foto: bae)

SD Negeri Sepi Peminat, Disdik Semarang Petakan Ulang Sebaran Siswa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Bukan Sekadar Piala, Malamnya Perempuan Semarang Unjuk Karya

Desember 23, 2025
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Hukum

Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan

Maret 14, 2026
Pendidikan

UMKM Gedawang Level Up! Mahasiswa Undip Bantu Go Legal & Go Digital

Agustus 14, 2025
Info

Dapur MBG Sudah Kinclong Berdiri, Tapi Belum Bisa Jalan

Juni 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?