Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?

R. Izra
Last updated: Maret 10, 2026 9:32 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
NARASUMBER PODCAST: Manajer Kampanye dan Media Walhi Jawa Tengah, Zalya Tilaar (kanan) sedang berbincang dengan host dalam podcast bacaajadotco, Jumat (6/3/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Tengah nggak bosan-bosan mengkritik proyek Tol dan Tanggul Laut Semarang-Demak.

Proyek tersebut merupakan bagian integral dari proyek strategis nasional giant sea wall atau tanggul laut raksasa di Pantai Utara Jawa.

Meski proyek sudah jalan lama, kritikan terus ia lempar. Manajer Kampanye dan Media Walhi Jateng, Zalya Tilaar menyinggung giant sea wall yang konsepnya sering dibandingkan dengan tanggul laut di Belanda.

Bacaaja: Walhi: Pembangunan di Hulu Bikin Semarang Bawah Tambah Banjir
Bacaaja: Banjir Lereng Muria Bukan Takdir Ilahi, Walhi Sorot Krisis Lingkungan

Menurut Zalya, kondisi Indonesia tidak bisa disamakan begitu saja dengan Belanda. Karakteristik geografi, tanah, dan sistem sungainya berbeda jauh.

“Tidak bisa langsung copy paste. Karakteristik Belanda dengan Indonesia jelas beda,” ujar Zalya saat menjadi narasumber Podcast Ruang Baca untuk kanal YouTube bacaajadotco, Jumat (6/3/2026).

Ia juga mengingatkan ancaman tenggelamnya wilayah pesisir jika penurunan tanah dan naiknya muka air laut terus terjadi. Contohnya sudah terlihat di wilayah pesisir Kabupaten Demak.

Desa Bedono di Demak, sebagian wilayah sudah hilang karena terendam laut. Desa itu dulu memiliki sekitar tujuh dusun, namun kini tinggal beberapa dusun yang tersisa.

“Dari tujuh dusun, sekarang tinggal tiga atau empat. Sisanya sudah tenggelam,” kata Zalya.

Ia menambahkan perubahan itu juga terlihat jelas dari citra satelit. Jika gambar dimundurkan ke tahun-tahun sebelumnya, garis daratan tampak terus mundur.

Menurut Zalya, tanggul laut raksasa bukanlah solusi tapi masalah baru. Sebab, keberadaannya bikin beban pesisir tambah berat dan makin ambles.

Jika pola pembangunan seperti ini terus berlanjut, kondisi kota bisa makin berat dalam 10 sampai 20 tahun ke depan. (bae)

You Might Also Like

PDIP Kasih Instruksi Tegas, MBG Bukan Ladang Cuan, Jangan Main-Main!

2.700 Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026

PADI Temanggung Didorong Jadi Event Wisata

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

Lari Pagi, Rebut Mobil Listrik: PSMTI Jateng Gelar Fun Run 2026

TAGGED:Belandagiant sea wallheadlinepanturaSemarangtanggul laut raksanawalhi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Guru Paruh Waktu, Luka Penuh Waktu
Next Article Ilustrasi pecinta kopi 'menyingkirkan' menu Americano, dengan mengganti namanya. Americano ‘Disingkirkan’ dari Menu Coffee Shop, Dampak Sentimen Anti-AS Menguat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAMPAIKAN PERNYATAAN PUBLIK - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memberi keterangan pers di kantornya. (ist)

Ihwal BOP Rp25 Juta Buat RT, Agustina: Cair Akhir Juni 2026 dan LPJ Dipermudah!

AKADEMISI - Pengamat ekonomi dan kebijakan publik, sekaligus akademisi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Nugroho SBM.

Rupiah Melemah UMKM Menjerit, Pengamat Ekonomi Undip Singgung Tahu dan Tempe

TAGIH MAKAM--Suhadi, ahli waris keluarga KGPH Soetodjo Harjonagoro, mempertanyakam makam leluhirnya yang diduga ditimbun mal Semarang, Selasa (9/6/2026). (bae)

Suhadi Pertanyakan Makam Leluhur yang Diduga Tertimbun Mal Semarang

MINYAK GORENG - Ilustrasi Minyakita yang semakin sulit didapat di pasaran.

Minyakita Tiba-tiba Hilang dari Pasaran Bikin Panik, Pedagang: Tiap Hari Ada yang Nanyain

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Panas Dingin! Dua Nama Resmi Ambil Formulir Calon Ketum KONI Jateng

September 19, 2025
Ilustrasi judi online (judol). (grafis/tera).
Hukum

320 WNA Sindikat Judol Internasional Digulung Polisi, Siapa Beking Mereka?

Mei 11, 2026
Pendidikan

Dari Dapur ke FYP: UMKM Jabungan Belajar Ngonten

November 11, 2025
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Info

Ucapan Trump Makin Panas, Iran Malah Kian Susah Ditekan

Mei 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?