Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Americano ‘Disingkirkan’ dari Menu Coffee Shop, Dampak Sentimen Anti-AS Menguat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Americano ‘Disingkirkan’ dari Menu Coffee Shop, Dampak Sentimen Anti-AS Menguat

R. Izra
Last updated: Maret 9, 2026 8:47 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi pecinta kopi 'menyingkirkan' menu Americano, dengan mengganti namanya.
Ilustrasi pecinta kopi 'menyingkirkan' menu Americano, dengan mengganti namanya.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Menu Americano pelan-pelan menghilang dari berbagai coffe shop, di Tanah Air. Mengapa?

Ada yang beda dari papan menu beberapa coffee shop belakangan ini. Nama Americano pelan-pelan mulai menghilang. Bukan karena minuman ini nggak laku, tapi karena sebagian kedai kopi memilih mengganti namanya.

Sekarang, di beberapa tempat kamu mungkin bakal nemu menu dengan nama hot black, ice black, atau long black. Padahal sebenarnya minumannya tetap sama: espresso yang ditambah air panas.

Bacaaja: Respati Janji Kawal Kepulangan, 120 Jemaah Umrah Solo Tertahan Imbas Perang Iran-AS
Bacaaja: Bupati Kepahiang Rela Terbang Jauh ke Temanggung, Mau Bongkar Rahasia Kopi!

Fenomena ini yang muncul di tengah situasi politik global yang lagi panas, terutama setelah konflik besar yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel ini diungkap oleh akun Instagram (IG) @larka2294.

Kata dia, sentimen anti-Amerika ikut menguat di berbagai tempat, dan ternyata efeknya sampai ke dunia perkopian.

Beberapa pemilik coffee shop merasa nama “Americano” terlalu identik dengan Amerika. Di tengah kritik terhadap kebijakan Presiden Donald Trump dan peran Washington dalam konflik global, sebagian kedai memilih langkah kecil: mengganti nama minuman di menu.

“Sebenarnya bukan menghapus, tapi mengubah namanya,” kata pemilik nama asli Riyanto itu, dalam unggahannya, belum lama ini.

Buat mereka, ini bukan gerakan politik besar. Tapi setidaknya jadi bentuk sindiran halus terhadap situasi dunia yang makin panas.

Menariknya, tren ganti nama Americano sebenarnya sudah sempat muncul sebelumnya di Kanada. Beberapa coffee shop di sana mengganti nama minuman itu jadi “Canadiano.”

Langkah itu muncul sebagai bentuk protes ringan terhadap kebijakan tarif impor dari Amerika Serikat yang sempat memicu ketegangan dagang antara dua negara.

Cerita soal “Canadiano” kemudian viral di media sosial. Banyak yang melihatnya sebagai bentuk satire politik yang kreatif. Dari situ, beberapa kedai di tempat lain ikut-ikutan mengganti nama Americano dengan istilah yang lebih netral seperti black coffee atau hot black.

Padahal kalau ditarik ke belakang, nama Americano sendiri punya cerita sejarah.

Minuman ini populer sejak World War II. Saat itu tentara Amerika yang berada di Italia merasa espresso terlalu kuat. Akhirnya mereka menambahkan air panas supaya rasanya lebih ringan.

Dari situlah muncul istilah caffè Americano, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia dan jadi salah satu menu kopi paling umum di coffee shop.

Tapi sekarang, di tengah tensi geopolitik yang lagi tinggi, bahkan nama kopi pun bisa ikut terseret arus politik.

Jadi kalau suatu hari kamu datang ke coffee shop dan nggak nemu Americano di menu, jangan kaget. Kemungkinan besar kopinya masih sama—cuma namanya aja yang “rebranding” karena dunia lagi panas. (dul)

You Might Also Like

Industri Gelap Buzzer Politik: Bisnis Manipulasi Opini di Medsos

Longsor di Gemawang Temanggung Bikin Jalan Putus Total, Warga Harus Memutar 15 Km

Media Asing Sorot IKN, Disebut Calon ‘Kota Hantu’

Kabur ke Petilasan dan Semedi, Bos Narkoba Kelab Malah Tetap Tertangkap Weleh-weleh…

Baru Launching, Lapor Menaker Langsung Diserbu Aduan!

TAGGED:americanoamerikaanti-amerikaanti-ascoffee shopheadlineperang iransentimen anti amerika
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Proyek Tanggul Laut Semarang Udah Jalan, Mengapa Walhi Konsisten Mengkritik?
Next Article Keliling SPBU Naik Vespa, Taj Yasin Pastikan Stok BBM Aman

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Mahfud MD Kritik Keras Polri setelah Dilantik Prabowo: Masalahnya Banyak Banget!

November 15, 2025
Dari kiri ke kanan: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Gus Yahya, dan Sekjen PBNU Gus Ipul.
Info

Final Islah! PBNU Adem Lagi, Gus Yahya & Gus Ipul Kembali Gojegan

Desember 29, 2025
DEMO BURUH: Ratusan buruh Sritex demo di depan kantor Gubernur Jateng, beberapa waktu lalu.(bae)
Ekonomi

Lagi Ngeri, 126 Ribu Pekerja Kena PHK!

November 11, 2025
Unik

Ekspor 300 Ton Lada ke Jepang, Pemkab Purbalingga Gaspol Replikasi Program UPLAND!

September 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Americano ‘Disingkirkan’ dari Menu Coffee Shop, Dampak Sentimen Anti-AS Menguat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?