Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Akademisi UGM Sebut ART hingga BoP Berpotensi Gerus Kedaulatan Rakyat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Akademisi UGM Sebut ART hingga BoP Berpotensi Gerus Kedaulatan Rakyat

R. Izra
Last updated: Maret 4, 2026 10:40 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Akademisi UGM menyampaikan sikap, kritisi arah kebijakan politik luar negeri Indonesia. Mulai dari Bop hingga ART atau perjanjiang dagang dengan AS.
Akademisi UGM menyampaikan sikap, kritisi arah kebijakan politik luar negeri Indonesia. Mulai dari Bop hingga ART atau perjanjiang dagang dengan AS.
SHARE

BACAAJA, SLEMAN — Sejumlah akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) menyampaikan sikap kritis terhadap arah kebijakan luar negeri Indonesia.

Sorotan mereka tertuju pada dua hal: keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP) dan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat.

Pernyataan sikap itu dibacakan langsung oleh Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof. M. Baiquni.

Bacaaja: Sentil Keras Kesepakatan Dagang RI-AS, MUI: Ini Perjanjian atau Penjajahan?
Bacaaja: Mau Dagang Kok Minta Izin Dulu? DPR Sentil ART Prabowo-Trump

Menurut kalangan akademisi, dua kebijakan tersebut dikhawatirkan bisa menggerus kedaulatan negara dan menjauh dari prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini jadi identitas Indonesia.

UGM menilai, dalam kajian mereka, substansi perjanjian ART cenderung timpang. Keuntungan disebut lebih condong ke pihak Amerika Serikat, sementara Indonesia berpotensi menanggung kewajiban yang jauh lebih besar.

“Perlu dicermati kembali isi perjanjiannya,” tegas Baiquni, Senin (2/3/2026).

Perjanjian dagang bukan cuma soal tarif

Akademisi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Rimawan Pradiptyo, menyebut ada 211 frasa “Indonesia shall” dalam dokumen ART yang menunjukkan kewajiban Indonesia. Sementara kewajiban pihak Amerika Serikat jauh lebih sedikit.

Narasi publik mungkin mengira ART cuma soal tarif dagang. Tapi menurut kajian kampus, sebagian besar pasalnya justru mengatur kebijakan non-tarif, bahkan menyentuh ranah politik, keamanan, dan kedaulatan negara.

Artinya? Dampaknya bisa jauh lebih luas dari sekadar urusan ekspor-impor.

UGM juga menyoroti konsekuensi administratifnya. Disebutkan, implementasi ART bisa berdampak pada perubahan besar regulasi nasional. Mulai dari undang-undang, peraturan pemerintah, hingga aturan sektor keuangan.

Jumlahnya? Disebut bisa mencapai lebih dari 100 produk hukum yang perlu disesuaikan.

Rimawan bahkan menyebutnya sebagai “badai revolusi kelembagaan” karena butuh sumber daya besar dan waktu yang tidak singkat.

Desak kaji ulang kesepakatan

Selain itu, ada kekhawatiran terkait klausul yang memungkinkan kebijakan tertentu ditetapkan sepihak dan berpotensi memengaruhi posisi Indonesia dalam hubungan dengan negara lain.

Karena itu, Dewan Guru Besar UGM mendorong pemerintah untuk melakukan kajian komprehensif berbasis evidence sebelum mengambil keputusan final.

Opsi renegosiasi, penundaan, bahkan pembatalan disebut layak dipertimbangkan jika tidak selaras dengan kepentingan nasional maupun UUD 1945.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Wening Udasmoro, menegaskan bahwa sikap ini murni pertimbangan akademik.

UGM berharap hasil kajian nantinya bisa menjadi masukan konkret bagi pemerintah.

Pesannya simpel tapi tegas: kedaulatan jangan cuma jadi slogan. Harus benar-benar terasa dalam kebijakan nyata.

Dan menurut UGM, diskusi soal ART dan arah politik luar negeri ini belum selesai, justru baru mulai. (*)

You Might Also Like

Kasus Sudewo: KPK Cium Ada “Main Belakang” di Jalur Kereta

Saeful dan Thiery Deg-degan, 2 Sopir Bus Profesional Lulusan JIDS Bekerja di Hiroshima Kotsu Jepang

UMKM Jepara Diminta Naik Kelas

Runyam! Siswa Korban Keracunan MBG di Pamekasan Diminta Bikin Video Muntah karena Kekenyangan

ASN Setda Jateng Turun ke Selokan

TAGGED:akademisi ugmartbopkebijakanperjanjian dagangpolitik luar negeriugm
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi outfit couple saat lebaran. Inspirasi Outfit Couple Serasi untuk Keluarga saat Salat Id dan Lebaran
Next Article Ketika Manusia Dipandang Sebatas Angka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SAKSI SIDANG--Eks PPK Kemenhub,Ari Hendratno (kemeja putih) bersama saksi lain berjalan usai memberi keterangan di sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Nama Politikus Banjarnegara Anak Mantan Bupati Ikut Disebut dalam Sidang Korupsi Sudewo

Ilustrasi paket kuota internet. LP2K Jateng minta operator terapkan putusan MK.

LP2K Jateng Respons Putusan MK soal Kuota Hangus, Minta Operator Lakukan Ini

25 Daerah di Jateng Kekeringan, Pemprov Gelontorkan 6,8 Juta Liter Air Bersih

Batik Parang Bertemu Lung-lungan, Logo Hari Jadi ke-81 Jateng

Raffinha Balik Lagi, Misi Naikin PSIS ke Super League Belum Kelar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Pemain PSIS Tetap Dapat ‘PR’ Latihan Selama Jeda Liga

Maret 6, 2026
Info

Nikah Kok LDR, Kuat Nggak Hati dan Iman?

Maret 4, 2026
BUKAN SEKADAR LAYANAN INTERNET - Tak sekadar menghadirkan layanan internet berbasis fiber optik, ICONNET juga ingin menjadi bagian dari berbagai aktivitas masyarakat.
Info

PLN Icon Plus Perkuat Customer Experience melalui ‘Nobar Gembira ICONNET’ di Semarang

Juli 15, 2026
Politik

Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan

Juni 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Akademisi UGM Sebut ART hingga BoP Berpotensi Gerus Kedaulatan Rakyat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?