Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Plot Twist Bima Sakti: dari ASN ke Calon Bupati, Kini Bangun 4 Cabang Best Pangkas Rambut
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Lakon Lokal

Plot Twist Bima Sakti: dari ASN ke Calon Bupati, Kini Bangun 4 Cabang Best Pangkas Rambut

R. Izra
Last updated: Februari 23, 2026 2:39 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Bima Eka Sakti saat berbincang dengan Bacaaja.co dalam podcast Lakon Lokal.
Bima Eka Sakti saat berbincang dengan Bacaaja.co dalam podcast Lakon Lokal.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ninggalin status Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah 13 tahun kerja? Buat banyak orang, itu keputusan yang bikin mikir seribu kali.

Namun, Bima Eka Sakti berani ngambil jalan itu. Bukan karena ada masalah, tapi karena pengin cari bentuk pengabdian lain, lewat jalur politik.

Di podcast Lakon Lokal yang tayang di bacaaja.co, pria yang akrab disapa Bima Sakti atau Bima cerita blak-blakan soal turning point hidupnya. Katanya, hidup sebagai ASN sebenarnya sudah nyaman. Gaji rutin aman, rumah ada, kendaraan ada.

“Kalau dibilang lumayan? Sangat lumayan,” ujarnya santai.

Bacaaja: Kata Mas Tri Sastra Nggak Bikin Kaya, tapi Kenapa Masih Banyak yang Bertahan?

Lepas stasus ASN demi impian mengabdi di tanah kelahiran

Kesempatan datang saat ia maju di pilkada Kabupaten Tegal, kampung halamannya. Konsekuensinya jelas: harus mundur dari ASN.

Keputusan itu sempat jadi bahan diskusi panjang di keluarga. Wajar. Ia meninggalkan kepastian demi pertarungan politik yang belum tentu menang.

Hasilnya? Sekitar 33 persen suara. Belum cukup untuk menang.

Bacaaja: Petuah Sururi Mangrove: saat Dirawat, Alam Membayar Balik dengan Rezeki bagi Keluarga

Mas Bima menyebut kekalahannya karena tiga faktor yang ia rangkum dalam istilah 3W: waktu persiapan mepet, kekuatan organisasi (wong) kalah solid, dan faktor wi alias modal.

“Kalau kalah waktu, wong, dan wi (modal), ya kalah semuanya,” katanya. Realistis, tanpa drama.

Gagal di Pilkada Tegal 2024, ngegas di bisnis

Alih-alih balik lagi ke birokrasi, Bima pilih banting setir ke dunia usaha. Ia mendirikan Best Pangkas Rambut, dan sengaja pakai istilah “pangkas rambut”, bukan barbershop.

Menurutnya, istilah lokal itu lebih membumi. Tapi konsepnya tetap naik kelas: pelayanan modern, tempat nyaman, manajemen rapi.

Cabang pertama berdiri Juli 2024. Kurang dari dua tahun, sudah berkembang jadi empat cabang dengan total sekitar 30 karyawan.

Dari yang dulu terima gaji tetap tiap bulan, sekarang penghasilannya fluktuatif. Tapi sejauh ini, usahanya terus tumbuh dan belum pernah tekor besar.

Nggak Mau Hidup dari Politik

Selain bisnis, Bima juga sempat aktif nyanyi dari panggung ke panggung. Sekarang aktivitas itu mulai dikurangi, fokus ke pengembangan usaha.

Soal politik? Ia nggak menutup pintu, tapi juga nggak buru-buru balik gelanggang.

“Saya tidak ingin hidup dari organisasi. Saya ingin menghidupi organisasi,” tegasnya.

Kalimat itu jadi garis bawah. Ia ingin punya kekuatan ekonomi dulu, supaya nggak tergantung pada kekuasaan atau partai.

Kini, Bima juga sering jadi narasumber di kampus dan sekolah. Topiknya bukan soal jabatan, tapi soal mimpi, kegagalan, dan konsistensi.

Perjalanannya dari ASN, calon kepala daerah, sampai pengusaha pangkas rambut adalah cerita tentang risiko. Tentang berani lepas zona nyaman. Tentang gagal, tapi nggak tumbang.

Karena buat Bima, pengabdian nggak harus lewat kursi kekuasaan. Bisa juga lewat buka lapangan kerja, dan bikin pangkas rambut lokal naik kelas. (*)

You Might Also Like

WFH Jumat Santai, Tapi ASN Bandung Tetap Diawasi Ketat

Ketika AI Ikut Nulis, Sastra Masih Perlu Manusia? Simak Kata Sastrawan Semarang

Isu Pangkas PPPK Bikin Deg-degan, Bali Bilang Masih Aman

Kata Mas Tri Sastra Nggak Bikin Kaya, tapi Kenapa Masih Banyak yang Bertahan?

WFH ASN Bikin Listrik Kantor Irit, tapi Listrik Rumah Jadi Boros

TAGGED:asnbest pangkas rambutbima eka saktibima saktipilkada tegal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Swasembada Pangan Takluk di Kaki Donald Trump? RI akan Impor 1.000 Ton Beras dari AS
Next Article Kubah Raksasa sampai Iznik Cakep, Masjid Turki Ini Bikin Melongo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Bersholawat, Ribuan Warga Kirim Doa untuk Korban Bencana

DIJUAL - Pulau Menjangan Kecil di kawasan Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diiklankan untuk dijual.

Bupati Jepara Temukan Fakta Berbeda, Ihwal Pulau Menjangan Kecil Dijual Rp500 Miliar

BANGUNAN ROBOH - Sebuah bangunan di NTT roboh setelah diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Update Gempa NTT: Ada 7.029 Gempa Susulan, Korban Tewas Tembus 100 Jiwa

Kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Gerindra Terseret Pusaran Korupsi Rektorat Unsoed

BERUARA KERAS - PWNU Jateng bersuara keras jelang Muktamar NU di Jombang. Deklarasikan 6 poin penting, dari tolak politik uang hingga intervensi istana.

Keras! PWNU Jateng Deklarasi Tolak Money Politics hingga Intervensi Istana Jelang Muktamar NU di Jombang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sururi sang 'Profesor Mangrove' berbincang dengan host Lakol Lokal Bacaajadotco.
Lakon Lokal

Sururi ‘Profesor Mangrove’ Semarang: Wariskan Kelestarian Alam untuk Anak-Cucu

Januari 6, 2026
Pendidikan

Guru Honorer Belum Pergi, Sekolah Negeri Masih Tetap Bergantung Mereka

Mei 26, 2026
Info

ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!

April 1, 2026
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jawa Tengah Dwianto Priyonugroho. (ai)
Info

18 Daerah di Jateng Dapat Suntikan Dana Tambahan Rp268 Miliar

Agustus 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Plot Twist Bima Sakti: dari ASN ke Calon Bupati, Kini Bangun 4 Cabang Best Pangkas Rambut
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?