Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kenalan Sama Pak Sururi, Orang Biasa dengan Aksi Luar Biasa Jaga Pesisir Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Lakon Lokal

Kenalan Sama Pak Sururi, Orang Biasa dengan Aksi Luar Biasa Jaga Pesisir Semarang

R. Izra
Last updated: Januari 4, 2026 3:58 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Sururi, pendekar penggerak penanaman mangrove di pesisir Semarang.
Sururi, pendekar penggerak penanaman mangrove di pesisir Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ketika abrasi bikin laut makin dekat dan tambak pelan-pelan lenyap, banyak orang memilih pindah.

Namun Sururi berani beda. Alih-alih pergi, ia memilih bertahan dan melawan, pakai cara yang sederhana: nanam mangrove.

Cerita ini dimulai awal 1990-an. Saat itu, abrasi di pesisir Semarang makin parah. Jalan dari rumah ke tambak yang dulu 70 meter, sekarang tinggal kenangan.

Bacaaja: Kata Mas Tri Sastra Nggak Bikin Kaya, tapi Kenapa Masih Banyak yang Bertahan?
Bacaaja: Pemuda Desa Ciptakan Wayang Raksasa di Kuwondogiri, Jadi Ikon Budaya Tahun Baru Hijriyah

“Yang penting kampung saya tidak hilang,” kata Pak Sururi.

Sekitar tahun 1995, tanpa modal besar dan tanpa dukungan ramai-ramai, ia menanam mangrove pertamanya. Sendiri. Pelan. Tapi konsisten.

Awalnya, perjuangannya sering dipandang sebelah mata. Dari warga sekitar sampai lembaga yang bergerak di isu lingkungan, banyak yang meragukan.

Tapi Sururi tetap jalan. Dengan bismillah dan keyakinan, ia terus menanam meski hasilnya belum kelihatan.

Tahun demi tahun berlalu, hasilnya mulai nyata. Mangrove tumbuh, menguat, dan menyebar dari Mangunharjo ke Mangkang Wetan, Mangkang Kulon, hingga Randugarut.

Sekarang, hampir 80 hektare pesisir Semarang terlindungi. Abrasi berkurang, tanah selamat, dan ekosistem laut kembali hidup.

Di balik keberhasilan itu, ada pengorbanan besar. Sururi pernah berutang ke bank, bahkan menggadaikan rumah demi beli bibit. Tapi semua itu terbayar: kampung tetap ada, warga lebih aman, dan alam kembali seimbang.

Hampir 30 tahun kemudian, mangrove yang ia tanam berdiri jadi tameng alami pesisir.

Sururi mungkin bukan siapa-siapa di headline besar, tapi jasanya nyata, menjaga Semarang supaya enggak tenggelam pelan-pelan. (dul)

You Might Also Like

Tampil Garang, Tim Enjoy Juarai Turnamen FF Clash Squad di Warmindo Mayoritas Semarang

Warga Kalap Borong Keramik di Bazar Sango: Mumpung Murah!

Agustina Tinjau Lokasi Kebakaran, Tekankan Pentingnya Kewaspadaan Masyarakat

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

Jejak Dwi Hartono di Semarang: Jebolan Fakultas Kedokteran, Residivis Ijazah Palsu, Kini Dinonaktifkan UGM

TAGGED:lakon lokalmangroveSemarangsururi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sastrawan kawakan asal Semarang, Triyanto Triwikromo (kiri), saat berbincang dengan host Lakon Lokal. Puisi Tak Kenal Nama: Cerita Triyanto Soal Meja Redaksi yang Sering Bikin Penyair Tersinggung
Next Article Petugas ngecek kondisi tanah longsor yang memutus akses jalan antardesa di Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jumat (2/1/2026) malam. Longsor di Gemawang Temanggung Bikin Jalan Putus Total, Warga Harus Memutar 15 Km

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Warga yang membungkus air warna warni buat gebyuran Bustaman. Minggu (15/02/2026). (dul)
Unik

Gebyuran Bustaman 2026: Ragam Tradisi Unik Sambut Ramadan di Semarang

Februari 15, 2026
Warung sembako Madura buka di ruko pinggir Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang. (bae)
Info

Warung Madura Menjamur di Semarang, Buka 24 Jam hingga Pelosok Permukiman

Oktober 17, 2025
Menaker, Yaseerli (kanan) menyapa peserta magang kerja di industri kreatif Semarang, Selasa (31/3/2026). (bae)
Info

Menaker Antusias Dengar Cerita Fresh Graduate yang Magang di Industri Kreatif Semarang

Maret 31, 2026
Bima Eka Sakti saat berbincang dengan Bacaaja.co dalam podcast Lakon Lokal.
Lakon Lokal

Plot Twist Bima Sakti: dari ASN ke Calon Bupati, Kini Bangun 4 Cabang Best Pangkas Rambut

Februari 23, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kenalan Sama Pak Sururi, Orang Biasa dengan Aksi Luar Biasa Jaga Pesisir Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?