Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Turnamen Mobile Legends Khusus Tuna Rungu Digelar, Buktiin Skill Tanpa Suara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Turnamen Mobile Legends Khusus Tuna Rungu Digelar, Buktiin Skill Tanpa Suara

Siapa bilang main game harus ribut-ribut? Di Semarang, justru ada turnamen Mobile Legends yang ngebuktiin kalau skill nggak butuh suara, yang penting mekanik dan insting jalan.

T. Budianto
Last updated: April 17, 2026 2:22 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Pamflet turnamen Mobile Legends khusus tuli. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Komunitas e-sport di Semarang bakal punya event beda dari biasanya. Turnamen Mobile Legends: Bang Bang ini khusus diikuti pemain tuna rungu. Jadi bukan sekadar tanding, tapi juga panggung pembuktian.

Event bertajuk DLT x RIKAS ini digelar offline pada 19 April 2026 di Warmindo Mayoritas, Jalan Medoho Raya, Kota Semarang. Pertandingan mulai pukul 13.00 WIB ini slotnya terbatas, cuma delapan tim.

Total hadiah yang diperebutkan Rp500 ribu. Pemenang juga dapat diamond, sertifikat, dan piala. Menariknya, registrasi dibuka gratis. Aturannya cukup simpel. Semua rank boleh ikut, khusus peserta dari Jawa Tengah. Satu tim berisi lima pemain plus satu cadangan.

Baca juga: Siber Polda Jateng Ungkap Ilegal Akses Cheat Platfom Mobile Legends

Perwakilan penyelenggara sekaligus CEO RIKAS, Setiawan Abdul Rouf bilang event ini bukan sekadar kompetisi. Ia melihat potensi besar dari teman-teman disabilitas, khususnya tuna rungu, di dunia e-sport.

“Ini event perdana kami untuk teman-teman tuna rungu. Kami lihat mereka punya bakat dan bisa setara dengan atlet lain,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Kemampuan Individu

Menurutnya, skill di game seperti Mobile Legends sangat bergantung pada kemampuan individu. Mulai dari cara main hero sampai pengambilan keputusan di dalam game. “Memang ada kendala di komunikasi.

Tapi ternyata mereka tetap bisa bermain dengan baik. Itu yang bikin kami yakin potensinya besar,” lanjutnya. RIKAS didirikan Setiawan bersama Ibrahim untuk mengembangkan e-sport, baik di level daerah maupun nasional.

Baca juga: Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”

Mereka juga terbuka untuk siapa saja, tanpa batas usia atau kondisi. Harapannya, anak-anak muda yang suka game bisa punya arah jelas. Bukan cuma main, tapi juga bisa berprestasi dan membawa nama baik sekolah hingga daerah.

Di saat sebagian player masih sibuk nyalahin tim karena “nggak denger call”, turnamen ini justru nunjukin satu hal simpel, kadang yang paling berisik bukan yang paling jago. (bae)

You Might Also Like

Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Batu Ginjal Ukuran Berapa Sih Yang Sudah Bikin Bahaya?

Sering Tidur Saat Puasa? Jangan-jangan Lagi Terjebak Hadis Palsu

Debut di BRICS, Indonesia Tampil Bepengaruh Dan Tetap Nonblok

Nadiem Buka Suara, Bikin Ikut Sedih Nih.. Penjara Jadi Cermin Diri Panjang

TAGGED:dltMobile Legendsrikas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bangun Rumah Nempel Jalan? Siap-Siap ‘Disentil’ Perda Baru Jateng
Next Article Delapan Tim Siap Tanding di Turnamen Mobile Legends Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

NAIK KERETA--Turis asing sedang bertanya dengan petugas saat mau menaiki kereta sebagai moda transportasi. (ist)

Kereta Makin Diminati, 51 Ribu Turis Tercatat Naik KA Daop 4 Semarang

Murid SD Negeri Makin Sedikit, Komisi X DPR: “Jangan Langsung Salahkan Sekolah”

DUKUNG SENSUS--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat mendukung Sensus Ekonomi 2026, Kamis (16/7/2026). (ist)

Sensus Ekonomi Seret! Pendataan Baru 38 Persen, Ini yang Dilakukan Wali Kota Agustina

Saat SD Negeri Mulai Kehilangan Siswa

CEK KESEHATAN RUTIN - PLN Icon Plus memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) melalui pelaksanaan Daily Health Checking yang dilakukan secara rutin sebelum aktivitas kerja dimulai, agar semua lini dapat memberikan layanan yang andal kepada masyarakat.

Daily Health Checking Jadi Rutinitas, PLN Icon Plus Perkuat Budaya HSSE demi Layanan Andal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penolakannya terhadap rencana Tax Amnesty Jilid III. Ia menilai kebijakan itu bisa merusak kredibilitas pemerintah dan justru memberi insentif bagi wajib pajak nakal.
Info

BGN Kembalikan Dana Rp 70 Triliun, Presiden dan Menkeu Beda Respons

Oktober 23, 2025
Info

Besok Minggu Jalanan Semarang Disulap Jadi Panggung Budaya

April 25, 2026
Info

Jateng Jadi “Anak Kesayangan” Pusat Soal Halal

April 30, 2026
Olahraga

Marquez Siap Mengamuk di Sachsenring, Saatnya Ducati Bungkam Dunia!

Juli 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Turnamen Mobile Legends Khusus Tuna Rungu Digelar, Buktiin Skill Tanpa Suara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?