BACAAJA, SEMARANG- Event turnamen Mobile Legends: Bang Bang khusus pemain tuna rungu di Semarang ternyata langsung disambut antusias. Meski baru pertama digelar, slot peserta langsung penuh.
Pendaftaran dibuka sejak 3 April 2026. Total sudah ada sekitar 40 orang yang mendaftar, dan terbagi jadi delapan tim. Jumlah ini langsung menutup slot yang memang dibatasi.
Setiawan Abdul Rouf selaku penyelenggara sekaligus CEO RIKAS mengakui angka itu sudah cukup bagus. Apalagi, membentuk tim di kalangan disabilitas bukan hal mudah.
Baca juga: Turnamen Mobile Legends Khusus Tuli Digelar, Buktiin Skill Tanpa Suara
“Delapan tim ini sudah jadi langkah bagus. Karena memang teman-teman disabilitas, khususnya tuna rungu, kadang kesulitan membentuk tim karena keterbatasan,” jelasnya, Kamis (16/4/2026).
Menariknya, peserta tak cuma dari Semarang. Ada juga yang datang dari luar kota, bahkan hingga Cilacap. Ini menunjukkan minat komunitas tuli terhadap e-sport ternyata cukup besar.
Sesuai Aturan
Turnamen ini memang wajib diikuti pemain tuna rungu sesuai aturan. Tujuannya agar jadi ruang kompetisi yang setara dan nyaman bagi mereka. RIKAS sendiri menggandeng komunitas tuna rungu setempat.
Komunikasi peserta banyak dilakukan lewat grup WhatsApp khusus e-sport tuna rungu, yang jadi wadah koordinasi sekaligus tempat berbagi info turnamen. “Turnamen seperti ini jarang sekali. Jadi kami bantu fasilitasi teman-teman tuna rungu di Semarang supaya bisa punya panggung,” kata Setiawan.
Baca juga: Siber Polda Jateng Ungkap Ilegal Akses Cheat Platfom Mobile Legends
Ke depan, RIKAS tak mau berhenti di sini. Mereka berencana bikin event serupa untuk berbagai jenis disabilitas, bahkan menyiapkan coach agar pemain bisa berkembang lebih serius.
Kadang yang bikin sepi itu bukan karena nggak ada pemain, tapi karena panggungnya yang jarang disiapin. Begitu dibuka, hasilnya jelas, slot penuh, tanpa perlu banyak suara. (bae)

