Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tewas Tertembak saat Aksi Bubar, Remaja Makassar Jadi Sorotan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Tewas Tertembak saat Aksi Bubar, Remaja Makassar Jadi Sorotan

Nama pelaku penembakan disebut berinisial Iptu N, seorang perwira polisi yang datang ke lokasi setelah ada laporan soal sekelompok pemuda yang diduga membuat keributan di jalan.

Nugroho P.
Last updated: Maret 5, 2026 4:00 am
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).
SHARE

BACAAJA, MAKASSAR – Pagi yang mestinya biasa saja di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Makassar, berubah jadi kabar duka.

Bertrand Eka Prasetyo (18) meninggal dunia usai terkena tembakan senjata api milik seorang polisi saat insiden pembubaran aksi, Minggu (1/3/2026).

Nama pelaku penembakan disebut berinisial Iptu N, seorang perwira polisi yang datang ke lokasi setelah ada laporan soal sekelompok pemuda yang diduga membuat keributan di jalan.

Menurut keterangan Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Awalnya ada laporan via HT bahwa sekelompok pemuda bermain senapan angin dan mencegat pengendara yang melintas.

Iptu N kemudian datang seorang diri menggunakan mobil pribadi. Saat tiba di lokasi, disebutkan korban sedang terlibat aksi yang dinilai membahayakan pengendara. Polisi mengaku sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Namun dalam situasi tegang itu, saat korban disebut berusaha meronta dan kabur, senjata yang masih dipegang Iptu N dilaporkan meletus dan pelurunya mengenai bagian belakang tubuh Bertrand.

Korban langsung dilarikan ke RS Grestelina sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar. Sayangnya, nyawanya tak tertolong.

Pihak kepolisian menyatakan senjata dan anggota yang terlibat sudah diamankan. Proses pemeriksaan oleh Propam dan Satreskrim juga berjalan. Hasil autopsi resmi masih menunggu keterangan dokter.

Di sisi lain, cerita dari saksi di lokasi menambah lapisan cerita. Seorang saksi berinisial DN (21) mengaku melihat rombongan pemuda sebelumnya sempat terlibat gesekan antarkelompok. Ia juga mendengar satu kali letusan sebelum situasi makin kacau.

Sementara itu, ibu korban, Desi Manuhutu, menerima kabar duka saat berada di Jakarta. Ia awalnya hanya diberi tahu anaknya dibawa ke rumah sakit. Tak lama kemudian, kabar paling pahit datang: putranya meninggal dunia.

Dengan mata berkaca-kaca, ia mempertanyakan bagaimana tembakan peringatan bisa berujung mengenai anaknya.

“Kalau tembak ke atas, kenapa anak saya bisa kena?” ucapnya lirih.

Keluarga meminta proses hukum berjalan transparan dan tuntas. Publik pun ikut menyorot penggunaan senjata api oleh aparat di lapangan, karena sekali peluru lepas, nyawa jadi taruhannya.

Kini, satu keluarga berduka. Dan satu pertanyaan besar masih menggantung: apa yang sebenarnya terjadi di pagi itu? (*)

You Might Also Like

Berani Banget! Di Depan Hakim, Gus Yazid Minta Presiden Prabowo Ikut Dijadikan Tersangka

Husein Pati ‘Si Penjilat’ Teriak Lantang di Tipikor Semarang: Sudewo Korban Politik!

Masih Ingat Dias, Dosen Unissula Ribut dengan Dokter? PN Semarang Jatuhkan Denda Rp8 Juta

Indra Kenz Terseret Skandal Kontainer Lapas Cibinong, Bebas Bersyarat Dicabut

Dosen Hukum Unissula Tinju Dokter Anestesi, Gara-gara Istrinya Merasa Kesakitan saat Mau Lahiran

TAGGED:Bertrand Eka Prasetyodemo makassarmakassarpolisitembak warga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Awas! Minum Sembarangan Saat Mudik, Fokus Bisa Buyar Total
Next Article Uang Palsu Rp300 Juta Digerebek, Mesin Masih Nyala

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Akankah Kita Benar-Benar Kehabisan Udara Segar?

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)

PCNU Nias Serahkan Uang Rp250 Juta ke KPK, Diduga Terkait Risywah Muktamar NU di Jombang

PENANGKAPAN EKS-NAPITER -- Kolase foto eks-napiter pelaku pembakaran mi babi di Sukoharjo (kiri) dan petugas yang melakukan penangkapan. (ist)

Dua Polisi Terluka saat Tangkap Eks-Napiter Pembakar Warung Mi Babi di Sukoharjo

DEMO BERUJUNG RUSUH - Polisi menangkap peserta aksi demonstrasi di depan gedung DPRD DIY, kawasan Malioboro, Selasa (21/10/2026) malam.

Suara Petasan dan Aba-aba Serbu: Demonstrasi di Malioboro Berujung Ricuh, Massa Aksi Dikeroyok Ormas

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Disdikpora Wonosobo bakal Dipecah, Afif: 2027 Dispora Jadi OPD Sendiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Nadiem Buka Suara, Bikin Ikut Sedih Nih.. Penjara Jadi Cermin Diri Panjang

April 15, 2026
Hukum

Jalan Pagi Berujung Petaka, Santriwati Ditabrak Pikap Koperasi Merah putih

April 13, 2026
Napi Lapas Semarang (kaus biru) mengikuti rangkaian tes urine mengecek narkotika. *(ist)
Hukum

Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine

Januari 11, 2026
PAKAI ROMPI--Petugas kejaksaan memakaikan rompi tahanan AKPB Basuki usia sidang vonis. (bae)
Hukum

AKBP Basuki Dihukum 6 Tahun Penjara, Polri Didesak Segera Lakukan Pemecatan

Mei 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tewas Tertembak saat Aksi Bubar, Remaja Makassar Jadi Sorotan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?