Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sulap Sawah Jadi Tambak, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Sulap Sawah Jadi Tambak, Pengusaha Batang Jadi Tersangka

AMP diduga mengubah sekitar 7 hektare lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di Dukuh Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, menjadi tambak udang komersial.

R. Izra
Last updated: Juni 10, 2026 10:43 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
UANGKAP KASUS--Jajaran Polda Jateng merilis pengungkapan kasus alih fungsi lahan sawah jadi tambak udang, Rabu (10/6/2026). (ist)
UANGKAP KASUS--Jajaran Polda Jateng merilis pengungkapan kasus alih fungsi lahan sawah jadi tambak udang, Rabu (10/6/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Tambak udang boleh cuan miliaran, tapi kalau berdiri di atas sawah yang dilindungi negara, urusannya bisa panjang. Itulah yang kini dialami pengusaha berinisial AMP yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Tengah.

AMP diduga mengubah sekitar 7 hektare lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) di Dukuh Roban Timur, Desa Sengon, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, menjadi tambak udang komersial.

Kasus ini terbongkar setelah polisi menerima laporan warga yang curiga ada tambak udang berdiri di tengah hamparan sawah.

Bacaaja: Eks Pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto Jadi Tersangka Investasi Bodong
Bacaaja: Perempuan Ngaku Anak Polisi Diduga Bikin Konten Rasis Viral, Lagi Diselidiki Polda Jateng

Tim Ditreskrimsus Polda Jateng kemudian turun ke lokasi pada Februari 2026 dan menemukan budidaya udang vaname lengkap dengan gudang, kantor, hingga instalasi kincir air.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan lahan tersebut awalnya merupakan sawah produktif yang masuk kawasan pertanian pangan berkelanjutan.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap AMP selaku pemilik usaha, diketahui bahwa lahan tersebut dibeli kemudian diubah menjadi tambak udang,” ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Polisi menyebut tersangka sebenarnya mengantongi izin usaha. Namun lokasi tambak yang dibangun justru bergeser dari titik yang diizinkan hingga masuk ke kawasan sawah yang dilindungi.

Lahan yang terdampak mencapai 6,88 hektare LP2B dan 0,34 hektare lahan cadangan pertanian pangan berkelanjutan. Dari foto satelit, area itu masih terlihat hijau sebagai persawahan pada 2020, tetapi berubah menjadi petak-petak tambak pada 2025.

Usaha tersebut diketahui sudah berjalan sekitar lima tahun dengan omzet mencapai miliaran rupiah setiap tahun. Seluruh hasil panen udang vaname dipasarkan untuk kebutuhan pasar lokal.

Akibat alih fungsi itu, pemerintah diperkirakan harus menggelontorkan dana hingga Rp32 miliar untuk memulihkan tanah yang terkontaminasi air payau agar bisa kembali ditanami.

Kasi Prasarana Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Nugroho mengatakan berkurangnya sawah produktif bukan sekadar soal luas lahan, tetapi juga berdampak pada ketahanan pangan.

“Berkurangnya lahan produktif dapat mengancam ketersediaan pangan di Jawa Tengah serta meningkatkan ketergantungan terhadap impor,” tegasnya.

AMP dijerat Undang-Undang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dan Undang-Undang Penataan Ruang. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara dengan denda hingga Rp1 miliar. (bae)

You Might Also Like

Gelapkan Kredit, Pegawai BNI Semarang Dituntut 5,5 Tahun Bui

Pesta Nikah Berujung Duka, Akhirnya Pelaku Dikeler Polisi

Bandingnya Kandas, Aipda Robig Masih Ngotot Mau Kasasi?

BREAKING NEWS: Kader Gerindra Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

TAGGED:batangpengusahapolda jatengsulap sawahtambaktersangka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SAKSI SIDANG--Dua pengurus Tim Kampanye Prabowo-Gibran bersaksi di sidang pencucian uang hasil korupsi dengan terdakwa Gus Yazid, Rabu (10/6/2026). (bae) Tim Kampanye Prabowo-Gibran Dipanggil ke Persidangan, Kasus Korupsi BUMD Cilacap
Next Article Berawal dari Candaan, Dengan Satu Dorongan Siswa SMP Berujung Tewas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENUMPANG KA: Penumpang berjalan di peron Stasiun Semarang Tawang usai melakukan perjalanan dengan kereta api. (ist)

Veteran Bisa Dapat Diskon Tiket Kereta hingga 50 Persen, Ini Syaratnya

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Polemik Pembatasan Konten Karhutla di Medsos, Begini Respons Komdigi

Polres Banjarnegara Turun 14 Hari, Incar 15 Pelanggaran

LAYANAN ANDAL - Kualitas layanan yang andal mengantarkan PLN Icon Plus meraih peringkat ke-21 dari 100 perusahaan dalam Danantara Indonesia CX100 2026.

Kualitas Layanan Pelanggan Antarkan PLN Icon Plus Raih Penghargaan CX100 2026

Cuma Punya Waktu Sehari? Tetap Gas Liburan Tipis-Tipis!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Drama Nasi Dingin di Aceh: Emosi Wakil Bupati yang Berujung Tinju

November 1, 2025
Ilustrasi warga binaan dalam penjara.
Hukum

Wadidaw, Razia Gedean di Lapas, HP Disita, Narkoba Pun Kena

Oktober 21, 2025
Ekonomi

Cek Harga, Satgas Saber Pangan Jateng Blusukan ke Pasar Jatingaleh

Februari 23, 2026
Hukum

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

Juni 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sulap Sawah Jadi Tambak, Pengusaha Batang Jadi Tersangka
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?