Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah

Ngabuburit sambil nongkrong sore memang vibes Ramadan banget. Tapi kalau lokasinya di pinggir rel kereta? Big no. PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang tegas melarang warga beraktivitas di jalur rel, karena risikonya bukan cuma ditegur, tapi bisa kehilangan nyawa.

T. Budianto
Last updated: Februari 26, 2026 3:49 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERIKAN PERINGATAN: Petugas PT KAI memberikan peringatan kepada sekelompok anak yang menjadikan jalur kereta api sebagai tempat menunggu waktu berbuka puasa. (Foto: KAI Daop4)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kebiasaan sebagian warga yang menjadikan jalur rel sebagai spot ngabuburit kini jadi perhatian serius. PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 4 Semarang menegaskan, area rel adalah zona steril yang nggak boleh dipakai untuk aktivitas apa pun di luar operasional kereta.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menyebut, selama Ramadan masih ditemukan warga yang berkumpul, duduk santai, bahkan bermain di sekitar rel, baik saat sahur maupun menjelang berbuka.

Baca juga: Belum Genap 10 Hari Puasa, Tiket Lebaran di Daop 4 Semarang Sudah Terjual 305 Ribu!

“KAI dengan tegas melarang masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apa pun selain kepentingan operasional kereta api,” tegas Luqman, Kamis (26/2/2026). Menurutnya, larangan ini bukan sekadar imbauan biasa.

Aturannya jelas tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pelanggar bisa kena sanksi pidana hingga tiga bulan penjara atau denda maksimal Rp15 juta. Urgensi larangan makin kuat menjelang masa angkutan Lebaran, ketika frekuensi perjalanan kereta meningkat drastis.

Data Kecelakaan

Data hingga 26 Februari 2026 mencatat sudah terjadi 10 kecelakaan di jalur KA dan perlintasan sebidang. Korbannya nggak sedikit: 16 orang meninggal dunia, satu luka berat, dan satu luka ringan.

Sepanjang 2025 bahkan tercatat 61 kecelakaan, dengan 52 korban meninggal dunia. Angka-angka ini jadi alarm keras bahwa rel bukan tempat santai. Sekali lengah, konsekuensinya fatal. Untuk menekan pelanggaran, KAI gencar sosialisasi ke sekolah dan komunitas sekitar rel.

Patroli juga diperketat di titik rawan, termasuk perlintasan sebidang tak terjaga yang lalu lintasnya padat. KAI juga bekerja sama dengan aparat setempat demi memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtib) tetap terjaga selama Ramadan hingga Lebaran.

Baca juga: 23 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir Pekalongan 

“KAI berharap dapat menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak. Keamanan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” tutup Luqman.

Ngabuburit boleh, cari spot estetik juga sah-sah saja. Tapi jangan jadikan rel kereta sebagai latar senja. Karena kereta nggak bisa ngerem mendadak cuma demi kasih ruang buat nongkrong. (tb)

You Might Also Like

Cara Ganjar Komunikasi dengan Demonstran ‘Bikin Kangen’ Aktivis Mahasiswa

Kasus Dapur MBG Anak Wakil DPRD, Obsudsman Cuma Bilang Begini!

Luthfi Klaim Tak Ada Desa Tertinggal di Jateng

JPPI: Anggaran Pendidikan Dipotong Demi MBG, “Pengkhianatan Konstitusi”

Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo

TAGGED:daop 4headlinekereta apingabuburit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Ngebut Beresin Backlog
Next Article Razia narkoba di tempat hiburan malam oleh BNN Jateng. Luthfi: Perang Narkoba Jangan Cuma Seremoni!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Hakim ‘Nyerempet Batin’ Eks Dirut Bank Jateng di Kasus Kredit Sritex

Janji Vonis Ringan Berujung Duit Rp140 Juta? Oknum Jaksa Rembang Disorot

Anglomerasi, Cara Jateng Hapus Sistem Open Dumping Sampah

Tekan Sampah MBG, Pemprov Gandeng Perguruan Tinggi

Kronologi Pikap Ngantuk Seruduk Santriwati Jalan Pagi Indramayu

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tangkapan layar mobil lapis baja Brimob melindas ojol lalu kabur ke mako.
Unik

Mengerikan! Detik-detik Ojol Tewas Dilindas Mobil Lapis Baja Brimob, Pelaku Kabur ke Mako

Agustus 28, 2025
Tumpukan uang sitaan korupsi BUMD Cilacap dipamerkan Kejati Jateng. (bae)
Hukum

Top Korupsi di Jateng, Kasus Sritex dan BUMD Cilacap Masih Bertakhta

Desember 27, 2025
Hukum

Sekda Jateng: Inspektorat Harus Jadi “Alarm Dini” Korupsi

Maret 31, 2026
Ilustrasi petugas mengekuasi korban kecelakaan bus. (grafis/wahyu)
Info

Fakta Baru Kecelakaan Bus di Tol Krapyak: Pengemudi Sopir Cadangan, Korban Jadi 16 Orang

Desember 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?