Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti gerak cepat. Bukan cuma mikirin air yang belum surut, tapi juga tenaga kesehatan yang mulai tumbang karena kelelahan. Solusinya? Tambah pasukan nakes dari puskesmas yang masih “aman dari genangan.”

T. Budianto
Last updated: November 3, 2025 3:34 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LOKASI EVAKUASI: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat meninjau salah satu lokasi evakuasi korban banjir di Genuk, kemarin. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Banjir di Kota Semarang ternyata nggak cuma bikin rumah warga tergenang, tapi juga bikin relawan dan tenaga kesehatan megap-megap. Banyak yang udah kerja nonstop berhari-hari, sampai akhirnya tumbang juga.

Melihat kondisi itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, langsung ambil langkah cepat. Ia minta bantuan tambahan dari puskesmas yang wilayahnya nggak terdampak banjir buat turun langsung bantu di lokasi-lokasi yang masih terendam, seperti Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari.

“Saya tadi minta tenaga kesehatan dan puskesmas yang nggak terdampak banjir untuk bantu keliling di wilayah yang masih tergenang,” kata Agustina, Jumat (31/10). Menurutnya, langkah itu penting biar para petugas di daerah banjir bisa istirahat dulu.

“Mereka udah capek banget, bahkan ada yang mulai sakit. Jadi gantian dulu biar tenaga tetap terjaga,” tambahnya. Dari data BPBD Kota Semarang, genangan air di beberapa titik masih cukup tinggi.

Di Terboyo Wetan dan Jalan Kaligawe, air masih sekitar 60 sentimeter, sementara di Trimulyo kisarannya 40-60 sentimeter. Akses warga pun masih pakai perahu karet buat lewat. “Pompa masih terus jalan, airnya memang susah ke laut. Tapi kebutuhan warga kayak makanan, air bersih, dan logistik tetap kami penuhi,” ujar Agustina.

Modifikasi Cuaca

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono bilang, kalau operasi modifikasi cuaca (OMC) masih terus dilakukan buat ngurangin curah hujan. “Udah masuk sortie ketiga. Jadi bukan gagal, cuma cuacanya lagi nggak bisa diajak kompromi,” katanya.

Endro juga memastikan semua level pemerintahan, dari kota, provinsi, sampai pusat lagi all-out fokus menanggulangi banjir di wilayah Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari.

Kalau nakes aja udah mulai sakit, jangan-jangan banjirnya juga butuh perawatan. Tapi tenang, Semarang nggak bakal menyerah cuma gara-gara air. Soalnya, seperti kata Wali Kota, genangan bisa surut, tapi semangat warga nggak boleh ikut tenggelam. (tebe)

You Might Also Like

Ibu Bukan Cuma Urus Rumah, Tapi Juga Bumi: Pesan Megawati di Hari Ibu

Pesan Tegas Ganjar Pranowo: Jangan Takut Bersuara, Akal Sehat Harus Tetap Terjaga!

Purbalingga Kulon Tembus 5 Besar KASAD Award 2025, Bukti Hidupnya Semangat Pancasila

Baru Tahu Ada Lapor Semar? Sama, Bro!

Gerindra Siap Coret Noel dari Keanggotaan Usai Jadi Tersangka KPK

TAGGED:agustina wilujengbanjir semarangheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjir Nggak Bisa Diatasi Sendiri, Bro…
Next Article Tanah Geser, Warga Waspada: Pejawaran dan Pagentan Siaga Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

TEKEN KERJA SAMA--Prosesi penandatanganan oleh Kadaop 4 Semarang dan Kadaop lain dalam rangka pengamanan aset, Selasa (12/5/2206). (ist)

Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN

LCC BERMASALAH - Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalbar yang berujung polemik.

Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa ke Tiongkok

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Orang Jawa Itu Manusia Kerja Sekaligus Manusia Doa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pemkot Evakuasi 86 Pohon Tumbang dalam Semalam

Maret 6, 2026
Ekonomi

Kejari Bantu Tagih Tunggakan BPJS

Maret 10, 2026
Ekonomi

UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Juli 9, 2025
Ilustrasi penumpang bersiap naik gerbong kereta api di Stasin Tawang Semarang.
Info

Stasiun Tawang Lagi Ramai-Ramainya: 42 Ribu Orang Pilih Pergi Naik KA

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Tambah Nakes, Banjir Nggak Boleh Bikin Loyo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?