Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Purbalingga Kulon Tembus 5 Besar KASAD Award 2025, Bukti Hidupnya Semangat Pancasila
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Purbalingga Kulon Tembus 5 Besar KASAD Award 2025, Bukti Hidupnya Semangat Pancasila

Dengan keberhasilan ini, Purbalingga Kulon diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Bahwa di tengah arus modernisasi, nilai luhur bangsa tetap bisa dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Nugroho P.
Last updated: Agustus 19, 2025 5:04 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Sejak dicanangkan pada 26 April 2025 lalu, Purbalingga Kulon aktif menggelar berbagai kegiatan bernuansa kebangsaan. Mulai dari program pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial keagamaan lintas iman, hingga edukasi nilai Pancasila untuk generasi muda.
SHARE

BACA AJA, PURBALINGGA – Suasana bangga menyelimuti warga Purbalingga Kulon. Kelurahan ini resmi masuk dalam lima besar nasional pada ajang KASAD Award Lomba Kampung Pancasila 2025. Penilaian dilakukan langsung oleh tim pusat pada Selasa (19/8/2025) di Klenteng Hok Tek Bio, salah satu ikon sejarah yang sarat makna toleransi di Purbalingga.

Kedatangan tim juri yang dipimpin Paban III/Tahwil Sterad Kolonel Inf Shofanudin disambut penuh hangat oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif. Turut hadir Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Untung Iswahyudi, jajaran Forkopimda, camat, hingga lurah Purbalingga Kulon.

Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menekankan bahwa pencapaian ini bukan sekadar gelar lomba. Lebih dari itu, Kampung Pancasila adalah upaya bersama untuk menanamkan nilai-nilai dasar bangsa dalam kehidupan masyarakat.

“Prestasi ini adalah buah kerja keras semua pihak. Namun yang paling penting adalah bagaimana Pancasila benar-benar hadir dalam sikap dan perilaku kita sehari-hari,” ujar Fahmi.

Ia mengajak seluruh warga Purbalingga untuk terus menjaga persatuan, merawat toleransi, dan memperkuat kerukunan. Menurutnya, kemenangan sejati bukan hanya di panggung lomba, tetapi ketika nilai-nilai Pancasila terasa nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

“Menang atau kalah hanyalah bonus. Yang utama, Pancasila harus hidup dan diamalkan dalam keseharian,” tegasnya.

Senada dengan itu, Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Untung Iswahyudi menyebut Kampung Pancasila sebagai wujud nyata gotong royong di era modern. Baginya, predikat ini bukan hanya label, melainkan cermin dari semangat kebersamaan warga.

“Kampung Pancasila adalah ruang untuk menumbuhkan toleransi, solidaritas, dan kepedulian sosial. Inilah modal utama kita menghadapi tantangan zaman,” jelasnya.

Dari sisi teknis, Ketua Tim Penilai Pusat, Kolonel Inf Shofanudin, mengungkapkan bahwa ada empat indikator utama dalam penilaian: ketahanan pangan, penguatan UMKM, peran karang taruna, dan kesiapan Wanra (Perlawanan Rakyat). Empat hal ini dinilai sebagai pilar penting dalam menjaga kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“Indikator-indikator tersebut merefleksikan semangat Pancasila dalam pembangunan yang merata dan berkeadilan,” ujarnya.

Sejak dicanangkan pada 26 April 2025 lalu, Purbalingga Kulon aktif menggelar berbagai kegiatan bernuansa kebangsaan. Mulai dari program pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial keagamaan lintas iman, hingga edukasi nilai Pancasila untuk generasi muda.

Keterlibatan masyarakat juga menjadi kunci. Warga, tokoh agama, pemuda, hingga TNI-Polri bersatu padu menjaga harmoni. Kolaborasi inilah yang membuat Purbalingga Kulon berhasil menjadi contoh implementasi Pancasila yang hidup, bukan sekadar slogan.

Dengan keberhasilan ini, Purbalingga Kulon diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Bahwa di tengah arus modernisasi, nilai luhur bangsa tetap bisa dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (*)

You Might Also Like

Duit RT Rp25 Juta Bikin Senyum, Tapi Cairnya Bikin Deg-degan

Cek Kesehatan Gratis Dukung Generasi Emas 2045

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

Semarang Lagi Jadi Pusat Anak Muda Keren, Wali Kota: Masa Depan Lagi Dibentuk di Sini!

DPRD Kota Semarang Minta Lubang Jalan Segera Diperbaiki

TAGGED:kampung pancasilakasad awardpurbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Fashion Hacks Cewek Mungil, Biar Tampil Stylish dan Terlihat Lebih Jenjang
Next Article Hercules Indonesia Hujani Gaza dengan 28 Ton Bantuan Kemanusiaan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

November 20, 2025
Daerah

UMK Semarang Nggak Bisa Seenaknya, Semua Harus Ikut Aturan Pusat

November 8, 2025
Mantan karyawan RSUD Soewondo, Pati, Siti Masruhah (kerudung kuning) menangis saat menceritakan nasib pemecatan, dalam rapat Pansus Pemakzulan Bupati, Kamis (14/8/2025). (bae)
Daerah

Eks Karyawan RS Soewondo Menangis saat Rapat Pansus Pemakzulan Bupati Pati

Agustus 14, 2025
Daerah

Lawan Stunting dari Hulu, Pemprov Jateng Gandeng BKKBN

Juli 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Purbalingga Kulon Tembus 5 Besar KASAD Award 2025, Bukti Hidupnya Semangat Pancasila
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?