Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cara Ganjar Komunikasi dengan Demonstran ‘Bikin Kangen’ Aktivis Mahasiswa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cara Ganjar Komunikasi dengan Demonstran ‘Bikin Kangen’ Aktivis Mahasiswa

R. Izra
Last updated: April 12, 2026 6:30 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ganjar Pranowo menemui massa aksi dalam demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPRD Jateng, Jl. Pahlawan, Kota Semarang, pada 24 September 2019. (ist)
Ganjar Pranowo menemui massa aksi dalam demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPRD Jateng, Jl. Pahlawan, Kota Semarang, pada 24 September 2019. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Demo yang berujung ricuh belakangan ini bikin banyak pihak angkat suara. Tapi, menurut aktivis mahasiswa, sebenarnya ada cara simpel biar aksi nggak gampang chaos: pejabat turun langsung, temui massa, dan mau dengerin.

Hal itu disampaikan Bima, aktivis dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Semarang. Menurutnya, inti dari demo itu sederhana, menyampaikan tuntutan.

“Demo itu pasti ada tujuannya. Intinya ya menyampaikan poin tuntutan, sesederhana itu,” ujarnya dalam diskusi publik.

Bacaaja: Demo Panas di DPRD Jateng! Mahasiswa Soroti Kasus Andrie Yunus, Tolak Peradilan Militer

Bima menilai, salah satu pemicu demo jadi panas adalah karena pejabat atau wakil rakyat justru menghindar saat massa datang.

Padahal, kalau mau turun langsung dan berdialog, situasi bisa jauh lebih kondusif.

“Monggo, pejabat atau dewan datang langsung, temui massa, dengarkan. Kami yakin kalau itu dilakukan, nggak akan chaos,” tegasnya.

Cara Ganjar komunikasi dengan demonstran bikin kangen

Menariknya, Bima menyinggung cara lama yang dulu pernah dilakukan Ganjar Pranowo saat masih menjabat Gubernur Jawa Tengah.

Alih-alih menghindar, Ganjar justru turun langsung, duduk bareng massa aksi, dan mendengarkan keluhan mereka.

“Mungkin seperti Pak Ganjar dulu. Beliau pernah lakukan itu, dan terbukti nggak chaos,” katanya.

Bacaaja: Pelajar Boleh Ikut Demonstrasi, Peradi SAI Semarang Ingatkan Perlunya Paham Aturan Main

Gaya komunikasi yang terbuka dan langsung seperti itu, menurutnya, justru bikin tensi aksi lebih adem.

Meski begitu, Bima ngingetin satu hal penting: jangan sampai dialog cuma jadi formalitas buat meredam massa.

Aspirasi yang disampaikan tetap harus ditindaklanjuti secara nyata. Kalau nggak, kepercayaan publik justru bisa makin turun.

Bima juga menegaskan, mahasiswa nggak cuma turun aksi, tapi siap jadi mitra strategis. Mulai dari mengawal hasil kesepakatan sampai ikut terlibat dalam diskusi kebijakan, seperti rapat dengar pendapat.

Namun, ia mengingatkan, tanggung jawab utama tetap ada di tangan pemerintah sebagai pengambil kebijakan. Menurutnya, kalau komunikasi dua arah bisa dibuka sejak awal, potensi benturan bisa ditekan.

Intinya simpel: didengar, diajak dialog, dan ditindaklanjuti. Karena kadang, yang bikin demo meledak bukan tuntutannya—tapi karena merasa nggak dianggap.

You Might Also Like

Baleg DPR Dorong RUU Komoditas Strategis, Biar Produk Unggulan Indonesia Makin Kuat di Pasar Dunia!

Ada Batu Nisan Bertulis Prabowo-Gibran Terinjak di Jalanan Semarang

Kawasan Yos Sudarso Dibikin Wisata Jalanan ala Thailand, Wali Kota Solo: Pasti Libatkan Publik

Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia

Anak Zaman Scroll Harus Waras

TAGGED:aktivis mahasiwacara komunikasi ganjardemonstranGanjar PranowoheadlineSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Banjir merendam jalur pantura Kudus, Minggu (12/4/2026). BREAKING NEWS: Jalur Pantura Kudus Terendam Banjir, Motor Mogok Gak Bisa Lewat
Next Article Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat menyampaikan pernyataan publik kepada wartawan. (ist) Wali Kota Semarang Akui Jalur Silayur Tak Layak Dilintasi Truk Besar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TERIMA KUNJUNGAN - 96 siswa SMK Bina Utama Kendal didampingi enam guru melaksanakan kunjungan industri ke kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah di Semarang.

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah Terima Kunjungan Industri SMK Bina Utama Kendal

SIDANG KORUPSI--Para saksi dimintai keterangan dalam sidang korupsi terdakwa Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, Kamis (27/8/2026). (bae)

ART ‘Disulap’ Jadi Direktur Perusahaan Keluarga Fadia, Gelagapan saat Dicecar KPK

Pimpinan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (ist)

“Kami Pulang Dulu”, Warga Pati Pamit setelah Bikin Kesepakatan dengan Pimpinan DPR RI

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kasus Karhutla Jateng Melonjak 700 Persen, Timbulkan Kerugian Miliaran Rupiah

Gunung Ungaran Mau Dibor? Tenang, Jalannya Masih Panjang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Nataru Boleh Libur, Layanan Kesehatan Semarang Nggak Ikut Cuti

Desember 22, 2025
BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)
Fokus

BBM Naik, Pakar Ingatkan Melambungnya Harga Barang

Juni 12, 2026
Ekonomi

UMK Rp5 Jutaan Cuma di Jabodetabek, Jateng Masih Jaga Jarak

Desember 28, 2025
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Politik

Prabowo Ancam Copot Pejabat yang Tak Becus Kerja! Wah Banyak itu Pak!

Desember 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cara Ganjar Komunikasi dengan Demonstran ‘Bikin Kangen’ Aktivis Mahasiswa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?