Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: ART ‘Disulap’ Jadi Direktur Perusahaan Keluarga Fadia, Gelagapan saat Dicecar KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

ART ‘Disulap’ Jadi Direktur Perusahaan Keluarga Fadia, Gelagapan saat Dicecar KPK

R. Izra
Last updated: Agustus 27, 2026 5:34 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SIDANG KORUPSI--Para saksi dimintai keterangan dalam sidang korupsi terdakwa Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, Kamis (27/8/2026). (bae)
SIDANG KORUPSI--Para saksi dimintai keterangan dalam sidang korupsi terdakwa Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, Kamis (27/8/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Rul Bayatun gelagapan saat dicecar menjadi saksi sidang kasus dugaan korupsi Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan nonaktif, Kamis (27/8/2026).

Rul Bayatun merupakan eks-asisten rumah tangga (ART) yang jadi Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), perusahaan keluarga Fadia.

Dia mulai menjadi direktur RNB pada akhir 2024. Ia juga membeli saham perusahaan tersebut dari Muhammad Sabiq Ashraff, anak Fadia, senilai Rp150 juta.

Saat ditanya soal pengelolaan perusahaan, Rul mengaku tidak pernah mengecek ke mana uang RNB digunakan. Ia bahkan tak tau saat ditanya besaran gaji komisaris.

Bacaaja: Wakil Ketua DPRD Pekalongan Terseret Kasus Fadia, Pernah Jadi Wadir Perusahaannya Fadia
Bacaaja: Duit ‘Haram’ Bupati Fadia Arafiq Mengalir ke Golkar Pekalongan, Ruben: untuk Kegiatan Partai

“Kurang tahu. Saya tidak pernah tanya,” jawab Rul saat ditanya jaksa.

Dalam operasional perusahaan, Rul mengaku berstatus direktur. Namun, ia menyebut Linkan Anggi lebih dominan mengurus kegiatan sehari-hari meski hanya selaku staf keuangan.

“Yang dominan saudara Anggi. Yang menawarkan kerja sama, Anggi. Yang ngurus kontrak, Anggi,” ujarnya.

Keterangan Rul juga berbeda dengan BAP. Dalam BAP, ia disebut mengaku ditunjuk menjadi direktur RNB oleh Fadia melalui Anggi. Namun di persidangan, Rul membantah dan menyebut Sabiq yang menawarinya.

“Saya ingatnya tidak pernah menyatakan itu. Yang menawarkan Sabiq,” ujarnya.

Saat ditanya apakah dirinya benar-benar menguasai perusahaan atau hanya dipasang sebagai direktur, Rul menjawab, “Kalau saya tidak menguasai perusahaan, mungkin hanya dipasang.”

PT RNB menjadi bagian dalam perkara Fadia. KPK mendakwa Fadia melakukan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa. (bae)

You Might Also Like

Nama Besar Bekasi Tersandung, Ade Kuswara Dijemput KPK, Segini Hartanya

Bupati Fadia Ngaku Pernah Ditodong Rp1 M untuk Urus Kasus di Kejaksaan

Candaan yang Kebablasan, Saat Tawa Pandji Bikin Luka Toraja

Banding Aipda Robig Tak Berguna, Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

Empat Pemuda Banyumas Diciduk Bawa Tembakau Sinte di Cilacap

TAGGED:artbupati pekalongandirektur perusahaanfadia arafiqsidang fadia arafiqsidang korupsi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pimpinan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (ist) “Kami Pulang Dulu”, Warga Pati Pamit setelah Bikin Kesepakatan dengan Pimpinan DPR RI
Next Article TERIMA KUNJUNGAN - 96 siswa SMK Bina Utama Kendal didampingi enam guru melaksanakan kunjungan industri ke kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah di Semarang. PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah Terima Kunjungan Industri SMK Bina Utama Kendal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TERIMA KUNJUNGAN - 96 siswa SMK Bina Utama Kendal didampingi enam guru melaksanakan kunjungan industri ke kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah di Semarang.

PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah Terima Kunjungan Industri SMK Bina Utama Kendal

SIDANG KORUPSI--Para saksi dimintai keterangan dalam sidang korupsi terdakwa Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, Kamis (27/8/2026). (bae)

ART ‘Disulap’ Jadi Direktur Perusahaan Keluarga Fadia, Gelagapan saat Dicecar KPK

Pimpinan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (ist)

“Kami Pulang Dulu”, Warga Pati Pamit setelah Bikin Kesepakatan dengan Pimpinan DPR RI

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kasus Karhutla Jateng Melonjak 700 Persen, Timbulkan Kerugian Miliaran Rupiah

Gunung Ungaran Mau Dibor? Tenang, Jalannya Masih Panjang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Dua Jari Siswa Putus: Sekolah Bilang Kecelakaan, Keluarga Yakin Ada Bully

Agustus 3, 2026
Hukum

Sudewo Patok Tarif Calon Perangkat Desa Rp150 Juta, Anak Buahnya Mark-up Jadi Rp225 Juta

Januari 21, 2026
RSI Sultan Agung di Jalan Kaligawe, Kota Semarang. (google streat view)
Hukum

Dosen Hukum Unissula Tinju Dokter Anestesi, Gara-gara Istrinya Merasa Kesakitan saat Mau Lahiran

September 8, 2025
Hukum

Sidang MK Memanas, MBG Disebut Geser Prioritas Pendidikan

Juni 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ART ‘Disulap’ Jadi Direktur Perusahaan Keluarga Fadia, Gelagapan saat Dicecar KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?