BACAAJA, SOLO – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, bilang Soekarno Run SOC 2026 menjadi tonggak baru bagi Kota Solo dalam mengembangkan sport tourism.
Menurutnya, untuk pertama kalinya event lari berskala besar digelar di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta.
Soekarno Run SOC 2026 sendiri diikuti sekitar 7.500 pelari dari berbagai daerah di Indonesia. Panitia membuka empat kategori, yakni 10K, 5K Speed, 5K Fun Run, dan Kids Dash.
Bacaaja: Solo Pagi Ini Disambut Ribuan Pelari Soekarno Run 2026
Bacaaja: Soekarno Run SOC 2026 Pecah! 7.500 Pelari Disambut Prajurit Keraton Solo
Respati mengapresiasi panitia yang berhasil menghadirkan event olahraga dengan konsep berbeda di pusat Kota Solo.
Ia berharap Soekarno Run menjadi pembuka lahirnya lebih banyak agenda olahraga berskala nasional di Kota Bengawan.
“Hari ini luar biasa. Selanjutnya Kota Solo terus berkembang untuk pengembangan sport tourism. Dan semoga ini menjadi awal untuk event-event olahraga,” kata Respati.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengajak ribuan pelari menjadikan Soekarno Run sebagai momentum membangkitkan semangat, sesuai pesan Presiden Soekarno.
Menurutnya, ribuan peserta yang berlari bersama di Solo menunjukkan optimisme dan energi positif yang mampu menggerakkan Jawa Tengah.
“Hari ini kita semua menggetarkan Kota Solo dan seluruh Provinsi Jawa Tengah dan Indonesia dengan melakukan lari bersama-sama. Karena hidup kita adalah pelarian bukan perjalanan,” ucapnya.
Soekarno Run SOC 2026 dihadiri sejumlah tokoh daerah seperti wali kota dan bupati hingga tokoh nasional.
Hadir pula Wakil Ketua Komisi XI DPR RI yang juga Ketua Pengarah Soekarno Run, Dolfie Othniel Frederic Palit, serta Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arya Bima yang menjadi Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026. (bae)

