Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pelajar SMA di Semarang Babak Belur Dikeroyok Orang Ngaku Intel
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pelajar SMA di Semarang Babak Belur Dikeroyok Orang Ngaku Intel

T. Budianto
Last updated: Juli 8, 2026 5:38 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KASUS PENGANIAYAAN: Tim hukum PKBH Badko LPQ Kota Semarang bersama mahasiswa magang, melaporkan kasus dugaan penganiayaan pelajar. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Seorang pelajar SMA negeri di Kota Semarang berinisial IHP diduga jadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal. Yang bikin geram, salah satu terduga pelaku disebut sempat mengaku sebagai intel dari Polsek.

Kasus itu kini resmi diadukan ke Reskrim PPA dan PPO Polrestabes Semarang oleh tim kuasa hukum korban dari PKBH Badko LPQ Kota Semarang.  Kuasa hukum korban, Joko Susanto bilang, pihaknya mendorong kasus ini segera diproses. Soalnya, korban masih di bawah umur dan statusnya masih pelajar SMA.

Baca juga: Absurd! Oknum Polisi Curi Motor Polisi di Markas Polisi

Peristiwa penganiayaan disebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) dini hari di Jalan Puspowarno V, Semarang Barat. Saat itu IHP sedang dalam perjalanan pulang usai mengantar temannya, lalu tiba-tiba dipepet tiga orang, dipukuli, dan diinterogasi.

Masalahnya, salah satu orang yang diduga ikut menganiaya itu disebut mengaku sebagai anggota intelijen Polsek. Tak cuma itu, korban juga sempat dibawa ke Polsek Semarang Barat dan malah ikut diinterogasi sebelum akhirnya dipulangkan. “Korban ini masih anak, pelajar SMA, jadi harus ditangani serius,” kata Joko, Selasa (7/7/2026).

Identitas Pelaku

Kuasa hukum lainnya, Yanuar Habib, mengatakan timnya sudah menelusuri identitas salah satu terduga pelaku. Hasilnya, orang yang sempat mengaku anggota kepolisian itu diduga bukan polisi, melainkan relawan.

Ia sudah menyerahkan foto salah satu terduga pelaku ke penyidik Polrestabes Semarang. Mereka meminta proses penyidikan dipercepat supaya identitas dan peran masing-masing pelaku bisa dibuka terang-benderang.

Selain mendesak pengusutan pidana, tim pendamping korban juga menyoroti sikap anggota di Polsek Semarang Barat. Mereka meminta Propam ikut memeriksa dugaan kejanggalan karena korban sempat diinterogasi tanpa petugas lebih dulu memahami kronologi yang sebenarnya.

Baca juga: Diduga Aniaya Perempuan, Oknum Polisi Tegal Jalani Pemeriksaan Internal

PKBH Badko LPQ mendampingi korban karena IHP disebut merupakan alumni santri taman pendidikan Alquran, sementara ibunya adalah anggota Badko LPQ Kota Semarang.

Di zaman serba digital, identitas bisa dicek dalam hitungan detik. Tapi ketika ada yang mengaku “intel” lalu berakhir dengan bogem mentah, publik tentu berhak bertanya: yang sedang bekerja sebenarnya hukum, atau sekadar pengakuan? Sebab rasa aman tak boleh kalah hanya karena ada yang pandai mengaku. (bae)

You Might Also Like

ASN Pemprov Jateng Tersangka Korupsi Gak Jadi Diadili, Meninggal saat Jadi Tahanan Kota

BST Terjepit Saat BBM Makin Bikin Dompet Menjerit

Propam Dalami Keterlibatan Perwira Polisi di Kasus Dosen Untag

Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang

Tujuh Juta Batang Rokok Ilegal & Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Bea Cukai Semarang

TAGGED:penganiayaanPolrestabes Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PEMBURU MOMEN - Sejumlah orang menunggu untuk mengabadikan momen di pinggir Jalan Untung Suropati, Semarang, saat menjelang senja, Selasa (7/7/2026). (dul) Kisah Street Photographer, Pemburu Momen di Pinggir Jalan Semarang
Next Article SPMB, Pemprov Jemput Bola 5.000 Siswa Miskin Ekstrem

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Fakta-Fakta dari Kasus Rektor Unsoed

Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.

Riset UI Ungkap Pemicu Banjir Bandang di Bandang Toru, Singgung Siklon Senyar

PENYIRAM OTOMATIS--Penyiram otomatis sedang difungsikan di Taman Brilian, Jalan Pandanaran, Kota Semarang. (ist)

Taman Kota Semarang Mulai Disiram Otomatis saat Kemarau

BEASISWA KHUSUS - Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Prof Hasyim Muhammad, memberikan keterangan mengenai beasiswa khusus untuk santri, Sabtu (22/8/2026). (dul)

Tinggal di Pesantren dan Aktif di Kampus, Syarat Dapat Beasiswa Pemprov Jateng

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng) Sumarno. (dul)

Pemprov Jateng Dukung Pengembangan Geotermal, Sekda: Suara Warga Gak Boleh Diabaikan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Eks-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut langsung ditahan KPK setelah diperiksa sebagai tersangka, Kamis (12/3/2026).
Hukum

BREAKING NEWS: Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK, Eks-Menag Pakai Rompi Orange

Maret 12, 2026
Sidang kasus penyekapan intel saat demo May Day, di PN Semarang. (bae)
Hukum

Mahasiswa Terdakwa Penyekap Intel Polisi: Hukuman Penjara Bukan untuk Balas Dendam

September 29, 2025
Hukum

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

November 4, 2025
Hukum

Pegawai Honorer Nyolong Mobil DPRD, Aksi Panik Berujung Apes

Januari 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pelajar SMA di Semarang Babak Belur Dikeroyok Orang Ngaku Intel
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?