Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OTT KPK di Bogor: Presdir Summarecon dan Anak Buah Nusron Ditangkap, Puluhan Koper Uang Disita
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

OTT KPK di Bogor: Presdir Summarecon dan Anak Buah Nusron Ditangkap, Puluhan Koper Uang Disita

R. Izra
Last updated: September 15, 2026 4:21 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini di Bogor. OTT KPK terkait dugaan korupsi di lingkungan Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Dalam OTT di Bogor ini, KPK mengamankan 17 orang. Selain anak buah Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, KPK juga mengamankan Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi.

Di lingkup ATR/BPN KPK mengamankan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, Sontang Coin Manurung; Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang, Tardi; serta Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri.

Selain itu, KPK juga turut mengamakan politikus Golkar Fahd Arafiq yang merupakan saudara kandung Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Fadia Arafiq adalah Bupati Pekalongan nonaktif yang juga terjaring OTT KPK dan saat ini jadi terdakwa korupsi, serta menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang.

Bacaaja: Bupati Fadia Arafiq Ngaku Kaya Sejak Lahir, Lha Kok Korupsi?
Bacaaja: Balada Keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Istri Terdakwa, Suami dan Anak Jadi Saksi Sidang Korupsi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan OTT tersebut berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Selain itu, KPK juga tengah mendalami dugaan penerimaan lainnya.

Informasi yang beredar menyebut Fahd dan Arif diduga memiliki kepentingan yang berkaitan dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Namun, keterkaitan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan KPK.

Puluhan koper berisi uang disita

Yang bikin perhatian makin besar, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam rupiah dan valuta asing.

Uang tersebut ditemukan dalam berbagai kemasan. Mulai dari boks, kardus, hingga koper. Jumlahnya disebut mencapai sekitar 20-an koper.

“Masih proses hitung dan estimasi nominalnya mencapai ratusan miliar rupiah,” kata Budi, Senin (14/9/2026) malam.

Setelah OTT, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan sesuai ketentuan KUHAP.

Artinya, belum semua orang yang ditangkap otomatis berstatus tersangka.

KPK masih harus melakukan pemeriksaan dan menentukan siapa saja yang nantinya akan dimintai pertanggungjawaban hukum dalam perkara tersebut.

Kasus ini pun masih terus bergulir dan KPK dijadwalkan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pemeriksaan selesai. (*)

You Might Also Like

Kasus Keracunan MBG 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Selesai? Kepala SPPG Minta Maaf

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Robig si Pembunuh Gamma Dipecat dari Polri, Irwan Anwar Melenggang Kangkung

Djarum Bangun Peternakan Sapi Terbesar di Brebes

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 90 Ton Kratom

TAGGED:anak buahatr/bpnbogorfadia arafiqfahd arafiqheadlinenusron wahidOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi parkir mobil valet. Parkir Valet Bukan Berarti Aman 100 Persen, LP2K: Konsumen Tetap Harus Waspada
Next Article Kuasa Hukum Pertanyakan Penetapan Status Tersangka, Ari PM: Saya Cuma Bilang “Aduh”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Mau Kalah dari Game Online, Xiangqi Kudus Bidik Pelajar

Warga Ambal Diajak Sigap Hadapi Ancaman Longsor

Bupati Nonaktif Cilacap Minta Dibebaskan: “Saya Tak Pernah Perintah Kumpulkan THR”

Agustina Ajak Kafilah MTQ Keliling Semarang

PTUN Semarang Buka Bantuan Hukum Gratis

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng

Februari 10, 2026
Info

Natalan Sambil Ingat Bumi

Desember 25, 2025
Hukum

New Zealand Ninggal Janji: Korban TPPO Akhirnya Bicara

Januari 12, 2026
MENKEU BARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet lagi. Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).
Info

BREAKING NEWS: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

September 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OTT KPK di Bogor: Presdir Summarecon dan Anak Buah Nusron Ditangkap, Puluhan Koper Uang Disita
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?