Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng

Koperasi nggak cuma soal simpan-pinjam, UMKM juga nggak harus jalan sendirian. Di Semarang, dua-duanya dipertemukan di satu meja, hasilnya pasar rame, warga senyum, ekonomi muter. Bangetayu Kulon jadi contoh kalau kolaborasi itu bukan wacana.

T. Budianto
Last updated: Februari 10, 2026 9:25 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BAZAR KKMP: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat menghadiri Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (8/2/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang terus mendorong Koperasi Merah Putih agar aktif berkolaborasi dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal di wilayah masing-masing. Tujuannya jelas: ekonomi warga jalan, daya beli naik, dan pasar makin hidup.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mencontohkan kolaborasi tersebut lewat gelaran Bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pasar Rakyat Bangetayu Kulon. Kegiatan ini menggabungkan ratusan pelaku UMKM dengan program pangan murah dari Koperasi Merah Putih.

Baca juga: Kopdes Merah Putih di Jateng Sudah Beroperasi, Ini Kata Gubernur Luthfi

“Apresiasi setinggi-tingginya untuk warga Bangetayu Kulon dan Koperasi Merah Putih. Kolaborasi seperti ini layak jadi percontohan wilayah lain, karena koperasi dan ekonomi kerakyatan bisa saling menguatkan,” kata Agustina di sela kegiatan, Minggu (8/2/2026).

Selain soal pasar rakyat, Agustina juga menanggapi aspirasi pedagang terkait kondisi wilayah Genuk. Ia mendorong percepatan pembangunan fisik, terutama infrastruktur jalan, agar aktivitas UMKM makin lancar. Menurutnya, pasar rakyat yang rutin digelar tiap pekan menciptakan ekonomi sirkular yang efektif. Uang berputar di warga, inflasi bisa ditekan, dan daya beli tetap terjaga.

Perputaran Ekonomi

“Setiap minggu pasar jalan, ekonomi juga ikut muter. Warga bisa jalan sehat, lalu jajan. Ini cara sederhana tapi efektif untuk menekan inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. Untuk mendukung kenyamanan aktivitas ekonomi warga, Pemkot Semarang juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar khusus penanganan banjir di wilayah Genuk.

“Saya minta Pak Camat segera ajukan usulan pengerasan jalan, supaya lapak UMKM bisa dimanfaatkan maksimal,” tambah Agustina. Kawasan Bangetayu Kulon yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Demak kini berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi lokal yang dinamis. Ratusan pelaku UMKM dari Genuk dan sekitarnya ikut ambil bagian, menjajakan beragam produk mulai dari kuliner hingga kebutuhan rumah tangga.

Baca juga: Wali Kota Semarang Dorong Koperasi Merah Putih Jadi “Gudang Kulakan” Kios Warga

Ketua Paguyuban Pasar Rakyat, Walid, menyebut kegiatan ini sebagai hasil sinergi antara pasar rakyat yang sudah berjalan empat tahun dengan koperasi yang baru terbentuk. “Awalnya cuma ingin mengumpulkan UMKM di satu tempat. Dari 20 lapak, sekarang sudah 250. Bahkan masih ada sekitar 75 pelapak yang antre karena tempat terbatas,” katanya.

Dalam bazar tersebut, warga juga bisa mendapatkan paket sembako murah seharga Rp30.000 dan Rp75.000, serta Minyakita di kisaran Rp15.000-an. Program ini sekaligus jadi penyangga harga jelang Ramadhan 1447 Hijriah. Kalau koperasi dan UMKM sudah duduk bareng, pasar jadi rame tanpa perlu jargon panjang. Tinggal satu PR: jangan cuma rame pas bazar, ekonominya juga harus konsisten rame sepanjang tahun. (tebe)

You Might Also Like

Lampung Tuan Rumah Porwanas 2027

Tahun Baru, Pemkot Skip Kembang Api

Jateng Media Summit 2026: Jurnalisme Kini Harus Cari “Nafkah” Sendiri

Jateng Juara Sertifikasi Tanah Wakaf, Mohammad Saleh: Jangan Berhenti Sebelum Tuntas

Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

TAGGED:agustina wilujengheadlinekoperasipemkot semarangUMKMwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah. Densus Masuk Sekolah Mau Cari Apa? Ternyata Bahas Ini, Bikin Heboh SMAN 6 Semarang
Next Article Tangkapalan layar tembang 'Yogyakarta' dari KLA Project. Kamu Harus Tahu Fakta Lagu ‘Yogyakarta’ KLA Project: Lahir di Kamar Mandi, Nyaris Tanpa Kata ‘Jogja’

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

HADANG MOBIL--Ribuan massa pendukung Sudewo, Bupati Pati nonaktif, menghadang mobil tahanan yang mengangkut junjungannya di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (29/6/2026). (bae)

Eksepsi Sudewo Ditolak Hakim, Massa Pendukung Ngamuk Cegat Mobil Tahanan

Ngaji Pancasila: IKAL Lemhannas Ajak Anak Muda Jadikan Pancasila Gaya Hidup

MINTA MAAF--Pengawal tahanan KPK, Rusli minta maaf kepada massa jika tangannya tak sengaja mengenai Sudewo, Senin (29/6/2026). (bae)

Isu Sudewo Dipukul Bikin Pendukung Marah, Pengawal KPK Minta Maaf: Bukan Maksud Saya Sengaja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Lagi Cari Jodoh: Tiga Orang Utan Jantan Semarang Zoo Masih Jomblo

Januari 28, 2026
Ekonomi

Warung Madura Nggak Kenal “Surut”

Oktober 29, 2025
Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.
Info

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Februari 11, 2026
KORBAN TREATMENT KECANTIKAN - Peradi SAI Semarang menegaskan, korban yang wajahnya rusak setelah melakukan treatment kecantikan, bisa menggugat klinik kecantikan yang bersangkutan. (dul)
Info

Wajah Rusak Setelah Treatmen Kecantikan? Peradi SAI Tegaskan Korban Bisa Gugat Klinik

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Koperasi Gandeng UMKM, Bangetayu Kulon Jadi Bukti Ekonomi Bisa Jalan Bareng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?